• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Opini

OPINI : Beda Pilihan Bukan Berarti Silahtuhrahmi Terputus

Oleh : Yulinar (Mahasiswa KPI IAIN Parepare)

Editor: Amrihani
19 Mei 2023
di Opini
Foto : Yulinar (Mahasiswa KPI IAIN Parepare)

Foto : Yulinar (Mahasiswa KPI IAIN Parepare)

OPINI-Silaturahmi bisa mengikat persahabatan atau persaudaraan. Silaturahmi berarti mengunjungi atau bertemu dengan seseorang, sanak saudara atau bukan, untuk menjaga kekerabatan.

Perbedaan pendapat sering dijadikan alasan untuk merusak persahabatan. Permusuhan atas pilihan politik yang berbeda tidak ada gunanya. Jangan merusak hubungan dan persahabatan dengan memilih kandidat yang berbeda, tidak peduli seberapa besar perbedaannya. Meski pilihannya berbeda, kita tetap harus menjaga persahabatan. Dalam lingkungan masyarakat perbedaan memang sering kali terjadi, hal tersebut dapat dihadapi dengan meluruskan mindset bahwa perbedaan itu hal yang lumrah yang artinya setiap orang mempunyai opini yang berbeda termasuk dalam politik.

Jangan berdebat hanya karena berbeda pilihan, cukup sampaikan bahwa kita sepakat memilih pilihan yang berbeda. Hargailah pilihan setiap orang, jangan membatasi atau menyerang pilihannya karena hal tersebut akan membuat sakit hati dan memancing pertengkaran sehingga dapat memutus silaturahmi. Oleh karena itu sangat penting menjaga hubungan silaturahmi dan menghargai perbedaan pendapat dalam masyarakat yang sering kali terjadinya perbedaan pilihan dalam politik.

Keterlibatan masyarakat di politik adalah proses Pemilihan Umum (Pemilu) yang mana dengan adanya pemilu, masyarakat bisa menjadikannya sebagai sarana  untuk menentukan arah kepemimpinan dalam negara atau daerah. Indonesia ialah negara demokrasi yang tidak dapat dipungkiri lagi ideologis dan faktualnya. Keharusan negara demokrasi terlihat dari diadakannya setiap lima tahun pemilu, mulai dari tingkat kota dan berakhir ditingkat pusat. Pemilihan ini dapat berupa pemilihan Gubernur, Presiden dan lain-lain. Sangat penting diadakannya pemilu agar dapat menghasilkan kepemimpinan yang benar-benar mendekati kehendak rakyat.

BeritaTerkait

Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

24 September 2026
Senyum Di Balik Truk Batu Bara

Senyum Di Balik Truk Batu Bara

20 September 2026
Moderasi Beragama di Ruang Digital: Menjaga Perbedaan di Tengah Derasnya Informasi

Moderasi Beragama di Ruang Digital: Menjaga Perbedaan di Tengah Derasnya Informasi

16 September 2026
Politik Viral dan Krisis Kepercayaan Publik

Politik Viral dan Krisis Kepercayaan Publik

29 Agustus 2026

Pemilu ialah salah satu sarana legitimasi dalam kekuasaan. Oleh karena itu, masyarakat harus menentukan pilihannya tanpa paksaan. Misalnya paksaan dari orang-orang atau kerabatnya. Meskipun demikian, masih ada masyarakat yang memilih sesuai dengan pilihan tetangga atau kerabatnya serta masih ada masyarakat yang memaksakan orang lain untuk memilih apa yang dipilihnya hanya karena agar orang yang dipilihnya disaat pemilu dapat menang.

Hal itulah yang perlu diubah dari pemikiran masyarakat bahwa memilih bukan sembarang memilih, artinya pilihlah sesuai dengan apa yang ada di hati nurani bukan memilih atas pendapat orang lain. Karena masyarakat dapat mencoblos dengan bebas, tanpa paksaan dari partai politik. Sehingga pemilu dapat terselenggara dengan lancar. Dengan demikian, pemilu yang damai dapat terselenggara dan memilih pemimpin yang bertanggung jawab.

Pasal 43 ayat 1 dan 2 Undang-undang Hak Asasi Manusia (HAM) No. 39 Tahun 1999 (HAM) berbunyi: “Setiap warga negara berhak untuk dipilih dan memilih dalam pemilihan umum berdasarkan persamaan hak melalui pemungutan suara yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil”

Hukum memberi kita kebebasan untuk memilih. Jadi bagaimana perbedaan pilihan dapat merusak silaturahmi? Pada voting, sangat umum untuk memilih siapa yang terbaik berdasarkan pengamatannya, memilih pendapatnya sendiri dalam menilai seseorang.

Setiap orang memiliki hak untuk memilih siapa yang ingin mereka pilih dan hak untuk tidak memaksakan diri atau orang lain untuk memilih di luar kehendak mereka. Kita tahu pentingnya keramahan, tetapi Islam juga menyebutkan kebajikan seperti kemuliaan. Keutamaan ini dapat menjadikan seseorang sangat mulia di mata Allah SWT. Jika kita menjaga hubungan baik sesama manusia, Allah akan senang bahkan jika orang lain memutuskan untuk tetap berhubungan baik. Ini seperti memilih calon Presiden. Bahkan jika anda tidak memilih calon Presiden yang sama, tetaplah berhubungan.

Berdasarkan penjelasan diatas bahwa jangan memutus silaturahmi anda hanya karena perbedaan pendapat. Masyarakat cerdas adalah masyarakat yang tidak mengucilkan orang lain hanya karena berbeda pilihan dalam pemilihan umum. (*)

Opini yang dipublikasikan di media online ini menjadi tanggung jawab penulis secara pribadi. PIJARNEWS.COM tidak bertanggung jawab atas persoalan hukum yang muncul atas tulisan yang dipublikasikan.

Terkait: Opini

Berita Terkait

Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

Editor: Tim Redaksi
24 September 2026

...

Senyum Di Balik Truk Batu Bara

Senyum Di Balik Truk Batu Bara

Editor: Tim Redaksi
20 September 2026

...

Politik Viral dan Krisis Kepercayaan Publik

Politik Viral dan Krisis Kepercayaan Publik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
29 Agustus 2026

...

Berita Populer

  • Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masjid Al-Hijrah dan Rumah Tahfidz Muhammadiyah Akan Dibangun di Manisa, Butuhkan Anggaran Rp905 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaga Produksi Pertanian, Bupati Pinrang Tinjau Panen hingga Pompanisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi