• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 16 Agustus 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Pendidikan

613 Peneliti dari 21 PTNBH dan Mitra Hadiri Seminar Akhir Riset Kolaborasi Indonesia di Unhas

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Desember 2024
di Pendidikan, Penelitian
613 Peneliti dari 21 PTNBH dan Mitra Hadiri Seminar Akhir Riset Kolaborasi Indonesia di Unhas

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Seminar dan Monitoring Evaluasi (Monev) Akhir Riset Kolaborasi Indonesia (RKI) Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) di Unhas Hotel and Convention, pada Kamis (5/12/2024)

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Seminar dan Monitoring Evaluasi (Monev) Akhir Riset Kolaborasi Indonesia (RKI) Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH). Kegiatan ini berlangsung di Unhas Hotel and Convention, pada Kamis (5/12/2024).

Seminar dan Monev RKI tahun 2024 dihadiri oleh 613 peneliti dari 21 PTNBH serta mitra, yang memaparkan hasil dari 192 judul riset kolaborasi. Program RKI, yang telah berjalan sejak tahun 2018, diinisiasi oleh empat PTNBH yaitu ITB, UGM, UNAIR, dan IPB. Kini, program ini telah melibatkan 21 PTNBH dan menjadi salah satu program unggulan untuk meningkatkan pengakuan global terhadap peneliti dan penelitian Indonesia.

Ketua LPPM Unhas, Prof. dr. Muh. Nasrum Massi, Ph.D., Sp.MK(K), dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas penyelenggaraan kegiatan ini.

“Kami di wilayah Indonesia Timur merasa terhormat menjadi tuan rumah kegiatan yang luar biasa ini. Setiap universitas menyediakan anggaran untuk membentuk tim kolaborasi dengan minimal dua perguruan tinggi lainnya. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas penelitian menuju standar internasional,” jelas Prof. Nasrum.

BeritaTerkait

Kepala SMA Negeri 5 Parepare Raih Gelar Doktor UNM Lewat Riset Media Pembelajaran Google Sites

Kepala SMA Negeri 5 Parepare Raih Gelar Doktor UNM Lewat Riset Media Pembelajaran Google Sites

7 Agustus 2026
Kepala SMAN 5 Parepare Raih Gelar Doktor Ilmu Bahasa Indonesia di UNM

Kepala SMAN 5 Parepare Raih Gelar Doktor Ilmu Bahasa Indonesia di UNM

7 Agustus 2026
Ombudsman RI di Unsulbar: Mahasiswa sebagai Garda Depan Pengawal Pelayanan Publik

Ombudsman RI di Unsulbar: Mahasiswa sebagai Garda Depan Pengawal Pelayanan Publik

31 Juli 2026
Prof. Mustaqim Pabbajah Masuk Jajaran Nominator Ilmuwan Muda Nasional

Prof. Mustaqim Pabbajah Masuk Jajaran Nominator Ilmuwan Muda Nasional

25 Juli 2026

Menurutnya, kehadiran 613 peneliti di Unhas merupakan langkah besar dalam memperkuat jejaring kolaborasi lintas fakultas dan universitas, sekaligus memacu penyusunan proposal riset selanjutnya. “Bersama, kita dapat berkontribusi bagi kemajuan Indonesia,” tambahnya.

Koordinator Forum LPPM PTNBH, Dr. Yuli Setyo Indartono, yang juga Ketua LPPM ITB, dalam sambutannya menekankan pentingnya pengembangan keilmuan.

“Kita menghadapi tantangan besar dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah. Untuk itu, riset kolaborasi seperti ini menjadi krusial dalam mendukung kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia. Dengan kolaborasi yang solid, kita bisa menciptakan riset-riset unggulan yang berdampak global,” kata Dr. Yuli.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro, dalam sambutan yang disampaikan melalui cuplikan video, menyampaikan penelitian berkualitas tinggi adalah kunci untuk menjawab tantangan global.  Indonesia harus terus memperbaiki kualitas risetnya, tidak hanya untuk kebutuhan domestik tetapi juga untuk bersaing di tingkat internasional. Tahun 2045 adalah momen penting bagi Indonesia. Dengan kerja keras selama dua dekade mendatang, kita dapat mencapai visi menjadi negara maju yang ditopang oleh riset dan inovasi.

Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat sinergi antara peneliti dan institusi, memperkuat reputasi ilmiah Indonesia, serta mendorong pengembangan riset inovatif untuk masa depan. (rls)

Terkait: Universitas Hasanuddin

BeritaTerkait

Kemenko Pangan RI Kunjungi Lahan Tambak Garam Binaan Unhas di Maros

Kemenko Pangan RI Kunjungi Lahan Tambak Garam Binaan Unhas di Maros

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
8 Agustus 2026

...

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi