• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ajatappareng

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Editor: Tohir Muhammad
18 Maret 2026
di Ajatappareng

PINRANG, PIJARNEWS.COM — Aliran Sungai Pekkabata–Lampa di Kabupaten Pinrang tersumbat karena dipenuhi tumpukan sampah. Kondisi tersebut terpantau langsung oleh tim Pijarnews.com saat melakukan penelusuran lapangan pada Ahad, 15 Maret 2026.

Hasil pemantauan menunjukkan, penumpukan sampah paling parah berada di sekitar Pasar Sentral Pekkabata, khususnya di area Pasar Ikan dan lapak penjualan sayur. Sampah yang menumpuk terdiri dari plastik, sisa sayuran, daun-daunan, serta limbah rumah tangga yang menyebabkan aliran air sungai tersumbat.

Berdasarkan temuan di lapangan, sebagian sampah diduga berasal dari aktivitas pasar dan permukiman warga di sekitar bantaran sungai. Padahal, layanan pengangkutan sampah oleh petugas disebut telah berjalan rutin di wilayah tersebut.
Informasi yang dihimpun Pijarnews.com menyebutkan, pengangkutan sampah dilakukan hingga tiga kali dalam sepekan. Warga juga dikenakan retribusi sebesar Rp20 ribu per bulan untuk rumah tangga dan Rp25 ribu untuk pelaku usaha atau warung.

Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengaku kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama.
“Kalau air tidak mengalir, sampah menumpuk. Biasanya juga muncul bau dan banyak nyamuk,” ujarnya kepada Pijarnews.com.

BeritaTerkait

Kapolsek Ujung Parepare Berganti, AKP Sukri Diminta Perkuat Deteksi Kebakaran

Kapolsek Ujung Parepare Berganti, AKP Sukri Diminta Perkuat Deteksi Kebakaran

14 Agustus 2026
Festival Literasi Pinrang Digelar 5 Hari, Dorong Budaya Baca dan Gerakkan Ekonomi UMKM

Festival Literasi Pinrang Digelar 5 Hari, Dorong Budaya Baca dan Gerakkan Ekonomi UMKM

12 Agustus 2026
Kompetisi Basket 3×3 di Pinrang Berakhir, Bupati Dorong Jadi Agenda Tahunan

Kompetisi Basket 3×3 di Pinrang Berakhir, Bupati Dorong Jadi Agenda Tahunan

10 Agustus 2026
Bupati Pinrang Tinjau Pembangunan Jalan Lembang, Akses Hasil Pertanian Diperkuat

Bupati Pinrang Tinjau Pembangunan Jalan Lembang, Akses Hasil Pertanian Diperkuat

4 Agustus 2026

Kondisi ini menunjukkan masih adanya praktik pembuangan sampah ke sungai, meskipun layanan pengangkutan telah tersedia.

Direktur Bank Sampah Induk Peduli Pinrang, Ali Topan, saat dikonfirmasi mengaku telah melihat dokumentasi kondisi sungai tersebut. Ia menyebut pihaknya memiliki layanan pengangkutan sampah rumah tangga, termasuk proses pemilahan sebelum dibawa ke tempat pembuangan akhir di Malimpung.

“Ada petugas kami yang siap mengangkut sampah rumah tangga. Namun, partisipasi warga masih terbatas,” ujarnya melalui sambungan telepon, Rabu, 18 Maret 2026.

Ia juga menyarankan agar pemerintah menyediakan fasilitas penampungan sampah, khususnya di sekitar area pasar, untuk mengurangi potensi pembuangan langsung ke sungai.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (Perindag ESDM) Kabupaten Pinrang, Nasruddin, menyatakan akan menindaklanjuti informasi tersebut.
“Terima kasih informasinya. Akan kami teruskan ke pengelola pasar untuk pengecekan lokasi dan klarifikasi,” tulisnya melalui pesan WhatsApp kepada Pijarnews.com, Rabu, 18 Maret 2026.

Upaya konfirmasi juga dilakukan kepada Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Pinrang, Muhadir Muddin. Namun, hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi yang dikirimkan melalui pesan WhatsApp maupun panggilan telepon.

Pijarnews.com akan terus menelusuri penanganan persoalan sampah di aliran Sungai Pekkabata–Lampa, termasuk langkah yang akan diambil oleh pemerintah daerah dan pihak terkait.(*)

Penulis: Alfiansyah Anwar

Terkait: PekabataPinrangSampahSungai

BeritaTerkait

Festival Literasi Pinrang Digelar 5 Hari, Dorong Budaya Baca dan Gerakkan Ekonomi UMKM

Festival Literasi Pinrang Digelar 5 Hari, Dorong Budaya Baca dan Gerakkan Ekonomi UMKM

Editor: Tohir Muhammad
12 Agustus 2026

...

Kompetisi Basket 3×3 di Pinrang Berakhir, Bupati Dorong Jadi Agenda Tahunan

Kompetisi Basket 3×3 di Pinrang Berakhir, Bupati Dorong Jadi Agenda Tahunan

Editor: Tohir Muhammad
10 Agustus 2026

...

Tasming Hamid Perintahkan Pengerukan Sungai Dipercepat, Kurangi Risiko Luapan Air ke Permukiman

Tasming Hamid Perintahkan Pengerukan Sungai Dipercepat, Kurangi Risiko Luapan Air ke Permukiman

Editor: Tohir Muhammad
10 Agustus 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi