• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 15 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Budayawan Parepare Sesalkan ‘Batu Makiki’e’ Minim Perhatian Pemerintah

Adil Abdillah Editor: Adil Abdillah
17 Maret 2018
di Budaya dan Sastra, Sulselbar
budayawan

PAREPARE,PIJARNEWS.COM — Hadirnya cagar budaya di suatu daerah, tentu menjadi salah satu media untuk mengenal sejarah. Di setiap cagar budaya, terdapat kisah yang menjadi daya tarik bagi banyak orang. Seperti halnya keberadaan situs budaya ‘Batu Makiki’e’ atau batu meringkik yang ada di Watang Bacukiki, Kota Parepare, yang dianggap tidak terlalu mendapat perhatian.

Padahal Batu Makiki’e ini, adalah salah satu yang menjadi daya tarik wisata Kota Parepare. Batu tersebut dianggap keramat bagi penduduk sekitar dan menjadi simbol dari penamaan wilayah ini. Bacukiki berasal dari kosa kata Bugis ‘Batukiki’ yang bermakna batu meringkik, seperti layaknya suara kuda.

Hal inilah yang sangat disayangkan oleh Pallemui, salah seorang budayawan yang juga tokoh masyarakat Bacukiki, saat ditemui Pijar, di sela-sela kegiatan Festival Mallipa yang digelar oleh Dinas Olahraga Pemuda dan Pariwisata (DOPP) Kota Parepare, Sabtu (17/3/2018).

Menurut Pallemui, seharusnya pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap situs-situs tua yang menjadi cagar budaya, khususnya di wilayah Bacukiki, Kota Parepare. Seperti halnya ‘Batu Makikie’.

“Kami sangat menyesalkan minimnya perhatian terhadap cagar budaya kita. Baru diperhatikan jika ada kegiatan seperti ini. Jadi boleh saya katakan kalau Festival ini, hanya sekadar menggugurkan kewajiban saja,” sesalnya.

Berita Terkait

Wisuda Santri LPPTKA-BPKRMI, Tasming Hamid: Kemampuan Baca Al-Qur’an Harus Terus Diasah

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Wawali Parepare Paparkan Success Story Pengelolaan Sampah di Raker APEKSI Komwil VI Kendari

Selain itu, sambung Pallemui, pemerintah boleh membangun tempat wisata baru, akan tetapi, jangan sampai melupakan kearifan lokal yang ada di Parepare, dia juga menginginkan adanya campur tangan pihak ketiga, agar destinasi wisata yang ada di Parepare ini bisa menarik sejumlah wisatawan, baik lokal, maupun mancanegara

Sekadar dikethui, Festival Mallipa tahun 2018 ini, adalah kali ke empat digelar di Watang Bacukiki, acara kali ini, dibuka langsung oleh Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Parepare, Luthfi Nasir, yang juga turut dihadiri pula oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulsel, Kepala Dinas DOPP Parepare, Dandim 1405 Mallusetasi, Camat Bacukiki, dan para tamu undangan lainnya. (amr/abd)

Terkait: batu makikieParepare

TerkaitBerita

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

Editor: Muhammad Tohir
15 Juni 2026

...

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Berita Terkini

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

Editor: Muhammad Tohir
15 Juni 2026

Nasab Ba‘alawi

Menempatkan Kontroversi Penelitian Nasab Ba‘alawi dalam Kerangka Keilmuan

Editor: Tim Redaksi
15 Juni 2026

Imigrasi Parepare Layani 38 Pemohon Paspor di CFD Lewat Program PASPORIA

Imigrasi Parepare Layani 38 Pemohon Paspor di CFD Lewat Program PASPORIA

Editor: Muhammad Tohir
14 Juni 2026

Revolusi Techno-Moral di Gerbang Tahun Ajaran Baru

Revolusi Techno-Moral di Gerbang Tahun Ajaran Baru

Editor: Tim Redaksi
13 Juni 2026

Jelang Porsenijar Tingkat Provinsi, Wabup Sidrap Pimpin Pembenahan Stadion Ganggawa

Jelang Porsenijar Tingkat Provinsi, Wabup Sidrap Pimpin Pembenahan Stadion Ganggawa

Editor: Muhammad Tohir
13 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan