• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Pendidikan

Kelola Layanan Publik Berbasis IT, UMS Rappang Sukses Dampingi 11 Desa di Sidrap

Editor: Alfiansyah Anwar
19 Juni 2019
di Pendidikan, Teknologi
Rektor UMS Rappang, Dr H Jamaluddin Ahmad (pakai baju batik) didampingi Ahwan Ali, Dosen UMS Rappang saat memperlihatkan keunggulan aplikasi layanan publik pemdes kepada Agus Salim, Praktisi  Penyiaran asal Parepare. --foto alfiansyah anwar/ pijarnews--

Rektor UMS Rappang, Dr H Jamaluddin Ahmad (pakai baju batik) didampingi Ahwan Ali, Dosen UMS Rappang saat memperlihatkan keunggulan aplikasi layanan publik pemdes kepada Agus Salim, Praktisi Penyiaran asal Parepare. --foto alfiansyah anwar/ pijarnews--

SIDRAP, PIJARNEWS.COM — Kemajuan Informasi dan Tekhnologi (IT)  dewasa ini tidak membuat desa harus ketinggalan zaman. Tengok saja, aktivitas pelayanan publik berbasis IT di 11 desa di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Inovasi ini dicetuskan Civitas Akademik Universitas Muhammadiyah Sidenreng (UMS) Rappang. Warga di 11 desa dari 106 desa di Kabupaten Sidrap kini telah memanfaatkan teknologi informasi tersebut.

Bila ada warga yang hendak membuat surat keterangan seperti surat keterangan penduduk, warga cukup datang ke kantor desa atau menghubungi petugas desa untuk dibuatkan surat keterangan tersebut.

Dalam waktu sekejap, surat keterangan tersebut bisa diperoleh tanpa menunggu berlama-lama atau antre.

Hal ini terjadi, lantaran 11 desa di Sidrap tersebut sudah mendapat software pembuatan seluruh adminstrasi persuratan. Diantaranya Desa Belawae dan Desa Lagading, Kecamatan Pitu Riase, Sidrap. Wilayah ini berada di Pegunungan Sidrap.

BeritaTerkait

SMA Negeri 5 Parepare Gelar SEKSOS.COM 2026, Diikuti 270 Pelajar

SMA Negeri 5 Parepare Gelar SEKSOS.COM 2026, Diikuti 270 Pelajar

30 September 2026
Wabup Sidrap Minta Guru Terus Upgrade Kompetensi dan Profesionalisme

Wabup Sidrap Minta Guru Terus Upgrade Kompetensi dan Profesionalisme

28 September 2026
Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

25 September 2026
UMS Rappang Siapkan English Competition 2026, Bupati Sidrap Ajak Pelajar Ikut Mendaftar

UMS Rappang Siapkan English Competition 2026, Bupati Sidrap Ajak Pelajar Ikut Mendaftar

24 September 2026

Bukan hanya itu, pemerintah desa juga sudah memiliki website khusus untuk memudahkan pelayanan publik dengan menggunakan smartphone.

Foto tangkap layar, 34 item layanan surat berbasis IT yang dirancang bangun UMS Rappang untuk Desa Belawae, Sidrap. –fiand/pijarnews–

Jika kebetulan kepala desa atau sekretaris desa tak berada di kantor, maka aplikasi ini sangat bermanfaat. Caranya petugas desa mengirimkan surat keterangan tersebut ke kepala desa atau sekretaris desa untuk dibaca lalu ditandatangani secara elektronik. Setelah itu, kepala desa atau sekretaris desa kembali mengirim surat yang sudah diteken melalui email ke petugas desa. Selanjutnya diprint lalu diberikan kepada warga. Aplikasi ini tentu memudahkan warga dalam mengurus adminstrasi layanan publik.

Rektor UMS Rappang, Dr Jamaluddin Ahmad mengatakan, selain layanan publik berbasis informasi teknologi, website desa juga menampilkan potensi desa termasuk jumlah warga dengan berbagai latar belakang profesi serta penghasilan. Sehingga pemerintah desa bisa lebih mudah mengajukan pemberdayaan masyarakat melalui Musrembang.

“Selain itu, mahasiswa yang magang sebagai pengganti KKN juga membuatkan vidio pendek profil desa termasuk potensi sumber daya alamnya. Diantaranya sektor perkebunan dan potensi wisata air terjun,” ujar Jamaluddin Ahmad kepada PIJARNEWS saat ditemui di ruang kerjanya, Senin 17 Juni 2019.

Jamaluddin mengatakan, pendataan dari rumah ke rumah ini dilakukan oleh mahasiswa UMS selama berbulan-bulan di desa. Para mahasiswa tersebut umumnya magang sebagai pengganti Kuliah Kerja Nyata (KKN).

“Jadi mahasiswa UMS Rappang yang magang bukan sekadar datang mengecat kantor desa atau layanan publik lainnya, tapi sudah melakukan langkah riil kepada Pemerintah Desa dan warganya. Salah satunya mendata jumlah warga miskin di desa tersebut,” kata Jamaluddin.  

Aplikasi layanan publik karya UMS Rappang ini kemudian disampaikan ke Pemerintah Kabupaten Sidrap.

Wakil Bupati Sidrap, Mahmud Yusuf bersama Sekretaris Kabupaten, Sudirman Bungi yang menerima kunjungan silaturahmi civitas akademik UMS Rappang merespon baik kerja nyata pengabdian masyarakat dari UMS Rappang.

“Karena itu, dalam waktu dekat, Pemkab Sidrap bersama UMS Rappang akan menandatangani kerjasama layanan publik berbasis informasi teknologi di jajaran Pemkab Sidrap,” ujar Mahmud.

Menurut Mahmud, layanan ini efisien dan efektif dalam mendukung program-program pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain mendampingi 11 desa di Sidrap, UMS Rappang juga kini mendampingi satu desa di Kabupaten Enrekang terkait layanan public berbasis IT. (*)

Penulis : Alfiansyah Anwar

 

Terkait: Berbasis ITUMS Rappang

Berita Terkait

Wabup Sidrap Minta Guru Terus Upgrade Kompetensi dan Profesionalisme

Wabup Sidrap Minta Guru Terus Upgrade Kompetensi dan Profesionalisme

Editor: Tohir Muhammad
28 September 2026

...

UMS Rappang Siapkan English Competition 2026, Bupati Sidrap Ajak Pelajar Ikut Mendaftar

UMS Rappang Siapkan English Competition 2026, Bupati Sidrap Ajak Pelajar Ikut Mendaftar

Editor: Tohir Muhammad
24 September 2026

...

Lepas Mahasiswa Adminkes UMS Rappang Terjun ke Enrekang, WR I Ungkap Sejarah La Kamummu (warna ungu)

Lepas Mahasiswa Adminkes UMS Rappang Terjun ke Enrekang, WR I Ungkap Sejarah La Kamummu (warna ungu)

Editor: Tohir Muhammad
28 Juli 2026

...

Berita Populer

  • Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

    Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SMA Negeri 5 Parepare Gelar SEKSOS.COM 2026, Diikuti 270 Pelajar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaga Produksi Pertanian, Bupati Pinrang Tinjau Panen hingga Pompanisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi