• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Internasional

Keren, Tenaga Hidrogen Hidupkan Olimpiade Tokyo Untuk Sumber Panas dan Listrik Sebagai Model Inovasi Terkini

Editor: Tim Redaksi
31 Juli 2021
di Internasional, Olahraga, Teknologi
Stadion Nasional Jepang. Sumber: arne-mueseler.com

Stadion Nasional Jepang. Sumber: arne-mueseler.com

TOKYO – PIJARNEWS.COM — Olimpiade Tokyo pada tahun 1964 lalu meninggalkan jejak di dunia yang luar biasa dalam bentuk kereta api berkecepatan tinggi ‘Shinkansen‘, menjadi prestasi untuk Jepang yang kembali menjadi tuan rumah lagi di tahun ini yang menyelaraskan visi masa depan perencanaan sipil.

Meskipun mendapat kritik karena menjalani pertandingan selama pandemi COVID-19, Tokyo telah mempersembahkan kepada dunia event Olimpiade bertenaga hidrogen pertama, lengkap dengan seluruh armada kendaraan bahan bakar hidrogen, 2 stadion megah bertenaga hidrogen, sebuah hotel, dan juga kompleks atlit Olimpiade.

Tenaga hidrogen diramalkan oleh beberapa ahli sebagai energi terbarukan yang cerah di masa depan. Sebagai elemen paling melimpah di alam semesta, sel bahan bakar hidrogen tidak menghasilkan emisi apa pun kecuali air, yang dapat digunakan untuk mengairi pertanian atau kebun.

Tokyo Metropolitan Gymnasium. Sumber: IOC

Seperti kebanyakan teknologi terbarukan, tenaga hidrogen memiliki beberapa hal yang masih perlu kajian seirinig pengembangannya, namun dengan bantuan dari Pusat Penelitian Tokyo untuk Masyarakat Berbasis Energi Hidrogen (ReHES), yang didirikan oleh pemerintah kota menjelang laga Olimpiade, masalah ini dapat diatasi.

BeritaTerkait

Bone BerAmal FC Juara Piala Gubernur Sulsel 2026, Tekuk Sidrap United Lewat Adu Penalti

Bone BerAmal FC Juara Piala Gubernur Sulsel 2026, Tekuk Sidrap United Lewat Adu Penalti

22 September 2026
Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

20 September 2026
ITH Kenalkan VAWT Mini, Solusi Energi Alternatif bagi Nelayan Parepare

ITH Kenalkan VAWT Mini, Solusi Energi Alternatif bagi Nelayan Parepare

14 Juli 2026
Open Pickleball Cahaya Mario Cup 2026 Siap Digelar, Diikuti 500 Atlet dari Dalam dan Luar Sulsel

Open Pickleball Cahaya Mario Cup 2026 Siap Digelar, Diikuti 500 Atlet dari Dalam dan Luar Sulsel

12 Mei 2026

Mengutip wawancara dari media Euronews, Direktur Keberlanjutan di Komite Olimpiade Internasional, Marie Sallois, mengatakan bahwa dengan jangkauan dan visibilitas yang luas, Olimpiade menjadi kesempatan besar untuk mendemonstrasikan teknologi yang dapat membantu mengatasi tantangan saat ini, seperti perubahan iklim.

“Pameran hidrogen di Tokyo 2020 hanyalah salah satu contoh bagaimana perhelatan ini akan berkontribusi pada tujuan ini.” Jelasnya.

Kendaraan e-Palette Versi Tokyo 2020 yang dirancang khusus dari Toyota untuk mendukung mobilitas atlet di Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020. Sumber: IOC

Mulai tahun 2017, Jepang menjadi negara-bangsa pertama yang mengadopsi strategi hidrogen nasional, dan meningkatkan R&D tenaga hidrogen mereka menjadi sekitar US $300 juta untuk tahun 2018 dan 2019. Sebagai bagian dari dukungan ini, mereka membangun salah satu pabrik bahan bakar hidrogen terbesar di dunia di kota Namie di Fukushima.

Di kota tersebut itu, 10.000 kilowatt energi bersih menghasilkan 900 metrik ton hidrogen per tahun dan dapat digunakan untuk menggerakkan armada 500 mobil hidrogen, 100 bus hidrogen, dan bahkan forklift hidrogen. Ditambah lagi berdirinya 35 stasiun pengisian bahan bakar di beberapa kota.

Hebatnya lagi kompleks atlit Olimpiade Internasional menjadi infrastruktur hidrogen total pertama di Tokyo yang mana bahan bakar hidrogen menyalakan lampu, air panas ke asrama dan kafetaria yang untuk sementara menampung 11.000 atlet.

Setelah permainan selesai, kompleks atlit ini rencananya akan diubah menjadi apartemen bertenaga hidrogen, sekolah, pusat perbelanjaan, dan banyak lagi.

Sumber:  EuroNews
Editor: Tim Redaksi

Terkait: HidrogenOlimpiade Tokyo 2020

Berita Terkait

Medali Emas Apriyani dan Greysia Tingkatkan Imun Pecinta Olahraga

Medali Emas Apriyani dan Greysia Tingkatkan Imun Pecinta Olahraga

Editor: Tohir Muhammad
3 Agustus 2021

...

Berita Populer

  • SMA Negeri 5 Parepare Gelar SEKSOS.COM 2026, Diikuti 270 Pelajar

    SMA Negeri 5 Parepare Gelar SEKSOS.COM 2026, Diikuti 270 Pelajar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemarau Panjang, Pemkab Pinrang Suplai Air di Dua Desa yang Mulai Kesulitan Air Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Pertama SEKSOS.COM 2026 SMA Negeri 5 Parepare, Ratusan Peserta dari Sulsel-Sulbar Ikuti Registrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Petani di Sidrap Bawa Dua Karung Gabah ke Rujab

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Battle of Brain Jadi Cabang Baru di SEKSOS.COM 2026, Uji Logika hingga Memori Siswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi