• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 21 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

OPINI: Dinamika PBAK Kampus di Tengah Pandemi yang Belum Usai

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
29 Agustus 2021
di Opini
Muhlis

Muhlis

 

Oleh: Muhlis

(Sekretaris PBAK FEBI UIN Alauddin Makassar)

PENYAMBUTAN mahasiswa baru dua tahun belakangan ini, keadaannya  berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Masih mewabahnya pademi virus Covid-19 di Indonesia yang belum bisa berdamai menjakiti manusia, bahkan bisa menular baik interaksi secara langsung dengan orang yang positif atau menyentuh benda yang telah disentuh orang positif tersebut.

Akibat yang bisa ditimbulkan seperti menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, bahkan hingga kematian. Pemerintah masih terus berupaya untuk mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mengikuti protokol kesehatan dan tidak lalai dari aturan tersebut demi kepentingan bersama.

Berita Terkait

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Hilangnya Wibawa Guru, Generasi Tergerus Sistem Buruk

Kemudian  agar bisa memutus penyebaran virus tersebut kegiatan untuk mengumpulkan orang-orang dalam satu tempat sebisa mungkin untuk dikurangi agar tidak terjadi kerumunan yang bisa memantik terjadinya penyebaran virus.

Walaupun masih mewabahnya pandemic virus Covid-19, namun pelaksanaan kegiatan terkait kepentingan pengenalan mahasiswa baru tetap dilakukan via daring.

Berbagai kampus di Indonesia melakukan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan Kampus (PBAK) melalui daring di tengah pandemic wabah virus Covid-19. Di tengah pandemic Covid-19 yang belum usai Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, sukses melaksanakan PBAK. Kegiatan tersebut sejatinya hampir tiap tahun pelaksanaannya dilakukan di kampus masing-masing, melalui berbagai aneka kegiatan secara langsung. Namun, untuk tahun ini kegiatan tersebut lebih banyak di lakukan secara daring.

Penyambutan mahasiswa baru dengan kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan Kampus (PBAK) dimaksudkan untuk memberikan pemahaman dan pembekalan bagi mahasiswa baru untuk memperkenalkan terkait dengan keadaan sistem akademik, kemahasiswaan dan pembelajaran, serta budaya kampus yang akan ditempatinya selama menuntut ilmu.

Pengenalan tersebut juga memperoleh sejumlah perkenalan struktur organisasi kampus mulai dari tingkat universitas, fakultas sampai kepada jurusan, SEMA, DEMA, dan HMJ masing-masing.

Mahasiswa pun diupayakan untuk mendapat perkenalan dari unsur pimpinan seperti dari rektor, wakil rektor, sampai kepada tingkat dekan, ketua jurusan dan pejabat struktural lainnya hingga pengurus organisasi kemahasiswaan.

Mahasiswa memperoleh arahan dan masukan dari para pimpinan sebagai bagian dari tahap komunikasi awal untuk mengenalkan stakeholder kampus terutama para pimpinan agar terjalin hubungan silaturahmi.

Tentu hal ini dimaksudkan untuk memberikan pengenalan serta memotivasi para mahasiswa agar tetap semangat dalam menjalani proses pelaksanaan perkuliahan di tengah pandemic Covid-19.

Pandemic tidak boleh menjadi alasan untuk memutus tali silaturahmi komunikasi harus terus efektif. Saat ini, sebagai calon intelektual kita dituntut untuk lebih bertanggungjawab terhadap setiap aktivitas yang dilakukan, kooperatif dalam melaksanakan aturan terutama untuk menekan angka korban Covid-19.

Semoga Indonesia semakin hari makin menujukkan siatuasi yang normal, merajuk asa dalam bingkai persatuan dan kesatuan diilhami dengan raga dan jiwa yang sehat. Berangkat dari kampus peradaban yang kita cintai menuju masa depan yang cerah.

Febi UIN Alauddin Makassar Unggul dan Berperadaban. (*)

 

Tulisan opini yang dipublikasikan di media online ini menjadi tanggung jawab penulis secara pribadi. PIJARNEWS.COM tidak bertanggung jawab atas persoalan hukum yang muncul atas tulisan yang dipublikasikan.

 

 

 

 

 

 

Terkait: OpiniUIN Alauddin Makasar

TerkaitBerita

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2026

...

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Editor: Muhammad Tohir
11 Mei 2026

...

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Mei 2026

...

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Mei 2026

...

Berita Terkini

Bupati Sidrap ke Siswa SMPN 1 Watang Pulu: Pendidikan adalah Jalan Meraih Kesuksesan

Bupati Sidrap ke Siswa SMPN 1 Watang Pulu: Pendidikan adalah Jalan Meraih Kesuksesan

Editor: Muhammad Tohir
20 Mei 2026

Jelang Idul Adha, Wabup Pinrang Pimpin Rapat TPID Antisipasi Lonjakan Harga Bahan Pokok

Jelang Idul Adha, Wabup Pinrang Pimpin Rapat TPID Antisipasi Lonjakan Harga Bahan Pokok

Editor: Muhammad Tohir
20 Mei 2026

Pimpin Upacara Harkitnas ke-118, Wali Kota Parepare Tekankan Kedaulatan Digital

Pimpin Upacara Harkitnas ke-118, Wali Kota Parepare Tekankan Kedaulatan Digital

Editor: Muhammad Tohir
20 Mei 2026

Layanan Kilat Paspor Imigrasi Parepare: Bukan Soal Gengsi, Tapi Solusi untuk Warga Tak Punya Kemewahan Waktu

Layanan Kilat Paspor Imigrasi Parepare: Bukan Soal Gengsi, Tapi Solusi untuk Warga Tak Punya Kemewahan Waktu

Editor: Muhammad Tohir
19 Mei 2026

Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Pinrang

Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Pinrang

Editor: Muhammad Tohir
19 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan