• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 8 Agustus 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ajatappareng

Legislator Gerindra Parepare Sesalkan Kualitas Bantuan Rendah, Disdag: Kami Sesuaikan Anggaran

Editor: Mulyadi Ma'ruf
28 Desember 2021
di Ajatappareng, Peristiwa
Legislator Gerindra Parepare Sesalkan Kualitas Bantuan Rendah, Disdag: Kami Sesuaikan Anggaran

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Legislator Partai Gerindra Parepare, Yusuf Lapanna menyesalkan Dinas Perdagangan Kota Parepare yang menyalurkan bantuan berkualitas rendah dan tidak sesuai permintaan warga. Sementara anggaran bantuan itu melalui Pokok Pikiran (Pokir) miliknya.

Yusuf menjelaskan, Warga mengeluh karena bantuan alat pertukangan yang mereka terima, kualitasnya rendah dan mereknya tidak sesuai permintaan mereka.

“Ada merek alat pertukangan yang diminta warga. Tapi ternyata yang datang tidak sesuai permintaan. katanya alat ini yang paling rendah kualitaisnya. Tidak cukup seminggu digunakan pasti rusak,” beber Yusuf kepada PIJARNEWS.COM, Selasa (28/12/2021).

Karena tidak sesuai permintaan warga, sambung Yusuf, alat itu pun tidak digunakan. Bahkan, kata dia, warga yang menerima bantuan pertukangan itu akan mengembalikan ke Dinas Perdagangan Kota Parepare.

BeritaTerkait

Bupati Pinrang Tinjau Pembangunan Jalan Lembang, Akses Hasil Pertanian Diperkuat

Bupati Pinrang Tinjau Pembangunan Jalan Lembang, Akses Hasil Pertanian Diperkuat

4 Agustus 2026
Bupati Pinrang Sampaikan Aspirasi Daerah di RDPU Komisi II DPR RI

Bupati Pinrang Sampaikan Aspirasi Daerah di RDPU Komisi II DPR RI

30 Juli 2026
UMPAR Sosialisasikan PMB di Enrekang, Ajak Guru Lanjut S2-S3 dan Perluas Akses Pendidikan Tinggi

UMPAR Sosialisasikan PMB di Enrekang, Ajak Guru Lanjut S2-S3 dan Perluas Akses Pendidikan Tinggi

30 Juli 2026
Ratusan Mahasiswa UMPAR Diterjunkan ke Lokasi KKN, Dibekali Pesan Pengabdian dan Integritas

Ratusan Mahasiswa UMPAR Diterjunkan ke Lokasi KKN, Dibekali Pesan Pengabdian dan Integritas

30 Juli 2026

“Ada juga warga yang melaporkan jika ada satu jenis barang yang mereka minta, tapi tidak diberikan oleh Dinas Perdangan,” tambahnya.

Anggota Komisi I DPRD Parepare itu juga membeberkan, jika ada bantuan yang disalurkan dalam keadaan tidak lengkap. Yakni, bantuan mesin jahit.

“Ada warga yang terima mesin jahit, tapi tidak ada dinamonya. Ini seperti kalau setengah-setengah bantu warga. Sia-sia saja itu bantuan karena tidak bisa langsung digunakan,” sesalnya.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Parepare, Prasetyo menjelaskankan, jika hal itu terjadi lantaran tidak sesuainya alokasi anggaran yang tersedia dengan jumlah warga yang diberikan bantuan.

Prasetyo menjelaskan, jumlah pagu anggaran yang tersedia Rp125 juta. Sedangkan, jumlah warga yang diberi bantuan sebanyak 47 orang. Jika dibagi, tiap warga hanya kebagian anggaran sekira Rp2.6 juta. Kata Prasetyo, itu belum potong pajak.

“Tiap-tiap warga yang terima bantuan berbeda-beda permintaannya. Karena jenis usahanya juga beda-beda. Sedangkan anggarannya segitu. kami hanya menyesuaikan dengan anggaran,” jelas Prasetyo.

Soal kualitas bantuan yang dinilai rendah, Prasetyo mengatakan jika itu diluar wewenang dinasnya. Yang bisa ia pertanggungjawabkan, jika bantuan yang disalurkan tidak sesuai spesifikasi.

“Kami tidak bisa menyebut merek. Itu diluar wewenang kami. Yang bisa kami pertanggungjawabkan jika spesifikasi barang tidak sesuai. Bahkan, kami juga sampaikan, jangan terima barang kalau kondisi rusak,” paparnya.

Soal mesin jahit yang tidak lengkap, kata Prasetyo, itu juga sudah sesuai dengan permintaan. Sebab, mesin jahit yang diminta warga adalah tipe barang yang perlengkapannya dijual terpisah.

“Mesin jahit itu banyak macam. Ada memang yang satu set. Ada juga yang kelengkapannya dijual terpisah. Nah, yang diminta warga itu mesin jahit yang memang harus dibeli terpisah kelengkapannya. Tapi, kita sudah penuhi mesin jahitnya,” tambahnya.

Adanya kejadian itu, Prasetyo akan berupaya mengkomunikasikan kembali ke Legislator Gerindra Yusuf Lapanna dan juga warga yang merasa menerima bantuan tidak sesuai permintaan.

“Kami akan komunikasikan baik-baik persoalan ini. Kalau bisa kami akan duduk bersama membahas perosalan ini lebih bijak lagi,” imbuhnya.(B)

Reporter : Mulyadi Ma’ruf

Terkait: Alat TukangDisdagGerindraPareparePokir

BeritaTerkait

Pelatihan Parepare Keren Tahap II Rampung, Target 250 Warga Jadi Wirausaha Tercapai

Pelatihan Parepare Keren Tahap II Rampung, Target 250 Warga Jadi Wirausaha Tercapai

Editor: Tohir Muhammad
7 Agustus 2026

...

Lewat Imigrasi Goes to School, Imigrasi Parepare Kenalkan Keimigrasian dan Sekolah Kedinasan

Lewat Imigrasi Goes to School, Imigrasi Parepare Kenalkan Keimigrasian dan Sekolah Kedinasan

Editor: Tohir Muhammad
7 Agustus 2026

...

Pengawasan Dua Hari di Wajo, Imigrasi Parepare Pastikan WNA Taat Aturan

Pengawasan Dua Hari di Wajo, Imigrasi Parepare Pastikan WNA Taat Aturan

Editor: Tohir Muhammad
5 Agustus 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi