• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 8 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Belajar Bersama (4)

Tim Redaksi Editor: Tim Redaksi
4 Juni 2021
di Esai, Sulselbar
Ibrahim Fattah 2

Oleh : Ibrahim Fattah*

Ibrahim Fattah 2
Oleh : Ibrahim Fattah*

Dua cerita di atas, bukan untuk mempersamakan pribadi Rasulullah dengan sahabat saya karena pasti bedanya antara bumi dan langit. Tetapi yang ingin saya kemukakan bahwa tindakan atau respon kita atas suatu stimulus sebaiknya kita berupaya sekeras mungkin meneladani pribadi Rasulullah agar kita istiqomah (konsisten) sebagai pengikut beliau. Tindakan atau respon seseorang sangat tergantung dari kualitas karakternya, terlebih melawan ego dan itu bukan perkara mudah, ketika anda mendapat fitnah, suatu tuduhan yang sama sekali anda tidak pernah melakukannya tetapi anda dituduh sebagai pelakunya.

Tentu sangat manusiawi jika seseorang marah, jengkel atau bahkan dendam kesumat kepada si penyebar fitnah itu. Tetapi faktanya ada orang yang mengambil pilihan yang justru keluar dari alasan yang manusiawi itu. Tentu ini menarik untuk ditelusuri, apa rahasia dibalik respon positifnya?.

Jika hidup ini adalah pilihan, maka pilihannya hanya dua, yaitu memilih  antara pilihan yang baik (respon positif) dan pilihan yang buruk (respon negatif). Tentu sangat manusiawi jika seseorang memilih pilihan yang baik (respon positif).  Secara teori, tak ada seorang pun yang menghendaki pilihan yang buruk (respon negatif) tetapi dalam praktek kehidupan nyata, pilihan yang buruk  (respon negatif) inilah yang paling banyak yang dipilih atau yang paling banyak pengikutnya.

Meski para pendakwah agama menawarkan pilihan yang baik (respon posistif) agar hubungan antar manusia itu hidup damai tanpa konflik berkepanjangan, tetapi rupanya sebagian besar orang baru sebatas mendengar saja dakwah itu dan hanya sebagian kecil yang konsisten melaksanakan antara apa yang didengarnya dari pendakwah dengan apa yang dilakukannya dalam kehidupan sehari-harinya.

Bahkan ada yang lebih tragis, yaitu tidak konsisten antara apa yang didakwahkannya kepada pendengar dengan apa yang dilakukannya. Orang pertama itu disebut tidak istiqomah (tidak konsisten) dan orang kedua disebut munafik. Tuhan-pun benci kepada orang yang kedua itu. Bagi anda yang pernah difitnah atau pernah dijahati oleh orang lain, apa tindakan atau respon anda kepada orang itu?

Berita Terkait

Aklamasi di Musda VI, Prof Mahsyar Idris Kembali Pimpin ICMI Parepare

Menuju Musda VI, ICMI Parepare Perkuat Sinergi Orsat dan Banom

Delapan Akademisi Masuk Bursa Calon Rektor UMPAR 2025-2029

Lapekom Gagas Gerakan Parepare Mengaji, Wali Kota Beri Dukungan Penuh

*Penulis adalah Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah (UM) Kota Parepare dan Direktur YLP2EM Parepare. HP/WA 08124265292. 

 

Laman 2 dari 2
sebelumnya12
Terkait: Dekan Fakultas Hukum UM ParepareFH UM ParepareIbrahim FattahKorban FitnahKota Parepare

TerkaitBerita

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Berita Terkini

Wisuda Santri LPPTKA-BPKRMI, Tasming Hamid: Kemampuan Baca Al-Qur’an Harus Terus Diasah

Wisuda Santri LPPTKA-BPKRMI, Tasming Hamid: Kemampuan Baca Al-Qur’an Harus Terus Diasah

Editor: Muhammad Tohir
8 Juni 2026

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

ASN Pemkab Sidrap Terima Gaji ke-13, Total Anggaran Rp28 Miliar

ASN Pemkab Sidrap Terima Gaji ke-13, Total Anggaran Rp28 Miliar

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan