• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Esai

Belajar Bersama (4)

Editor: Tim Redaksi
4 Juni 2021
di Esai, Sulselbar
Ibrahim Fattah 2

Oleh : Ibrahim Fattah*

Ibrahim Fattah 2
Oleh : Ibrahim Fattah*

Dua cerita di atas, bukan untuk mempersamakan pribadi Rasulullah dengan sahabat saya karena pasti bedanya antara bumi dan langit. Tetapi yang ingin saya kemukakan bahwa tindakan atau respon kita atas suatu stimulus sebaiknya kita berupaya sekeras mungkin meneladani pribadi Rasulullah agar kita istiqomah (konsisten) sebagai pengikut beliau. Tindakan atau respon seseorang sangat tergantung dari kualitas karakternya, terlebih melawan ego dan itu bukan perkara mudah, ketika anda mendapat fitnah, suatu tuduhan yang sama sekali anda tidak pernah melakukannya tetapi anda dituduh sebagai pelakunya.

Tentu sangat manusiawi jika seseorang marah, jengkel atau bahkan dendam kesumat kepada si penyebar fitnah itu. Tetapi faktanya ada orang yang mengambil pilihan yang justru keluar dari alasan yang manusiawi itu. Tentu ini menarik untuk ditelusuri, apa rahasia dibalik respon positifnya?.

Jika hidup ini adalah pilihan, maka pilihannya hanya dua, yaitu memilih  antara pilihan yang baik (respon positif) dan pilihan yang buruk (respon negatif). Tentu sangat manusiawi jika seseorang memilih pilihan yang baik (respon positif).  Secara teori, tak ada seorang pun yang menghendaki pilihan yang buruk (respon negatif) tetapi dalam praktek kehidupan nyata, pilihan yang buruk  (respon negatif) inilah yang paling banyak yang dipilih atau yang paling banyak pengikutnya.

Meski para pendakwah agama menawarkan pilihan yang baik (respon posistif) agar hubungan antar manusia itu hidup damai tanpa konflik berkepanjangan, tetapi rupanya sebagian besar orang baru sebatas mendengar saja dakwah itu dan hanya sebagian kecil yang konsisten melaksanakan antara apa yang didengarnya dari pendakwah dengan apa yang dilakukannya dalam kehidupan sehari-harinya.

BeritaTerkait

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

20 September 2026
Dosen Unhas Latih Kelompok Peternak Auliah Unggas Olah Kotoran Ayam Jadi Pupuk Organik Cair

Dosen Unhas Latih Kelompok Peternak Auliah Unggas Olah Kotoran Ayam Jadi Pupuk Organik Cair

16 September 2026
Pengurus IKAPI Sulsel Resmi Dilantik, Nur Amin Saleh: Rumah Penerbit Tumbuh Bersama

Pengurus IKAPI Sulsel Resmi Dilantik, Nur Amin Saleh: Rumah Penerbit Tumbuh Bersama

1 September 2026
Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

22 Agustus 2026

Bahkan ada yang lebih tragis, yaitu tidak konsisten antara apa yang didakwahkannya kepada pendengar dengan apa yang dilakukannya. Orang pertama itu disebut tidak istiqomah (tidak konsisten) dan orang kedua disebut munafik. Tuhan-pun benci kepada orang yang kedua itu. Bagi anda yang pernah difitnah atau pernah dijahati oleh orang lain, apa tindakan atau respon anda kepada orang itu?

*Penulis adalah Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah (UM) Kota Parepare dan Direktur YLP2EM Parepare. HP/WA 08124265292. 

 

Laman 2 dari 2
sebelumnya12
Terkait: Dekan Fakultas Hukum UM ParepareFH UM ParepareIbrahim FattahKorban FitnahKota Parepare

BeritaTerkait

Aklamasi di Musda VI, Prof Mahsyar Idris Kembali Pimpin ICMI Parepare

Aklamasi di Musda VI, Prof Mahsyar Idris Kembali Pimpin ICMI Parepare

Editor: Tim Redaksi
3 Mei 2026

...

Menuju Musda VI, ICMI Parepare Perkuat Sinergi Orsat dan Banom

Menuju Musda VI, ICMI Parepare Perkuat Sinergi Orsat dan Banom

Editor: Tim Redaksi
1 Mei 2026

...

Delapan Akademisi Masuk Bursa Calon Rektor UMPAR 2025-2029

Delapan Akademisi Masuk Bursa Calon Rektor UMPAR 2025-2029

Editor: Tim Redaksi
29 Agustus 2025

...

Berita Populer

  • Dr Hamka Dg Ruppa Terpilih Pimpin KKBP Paraikatte Parepare Periode 2026–2031

    Dr Hamka Dg Ruppa Terpilih Pimpin KKBP Paraikatte Parepare Periode 2026–2031

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Asah Jiwa Pemimpin dan Talenta, PARENTA 2026 Digelar di SMAN 5 Parepare

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bosowa Education Resmikan Bilik Curhat, Hadirkan Ruang Aman untuk Dukung Kesejahteraan Karyawan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sang Vespa, Si Saksi Perjuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Judol Menghilangkan Nyawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi