• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 2 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Cegah Penyakit Jembrana Jelang Idul Adha, Pemkot Parepare Perketat Pengawasan Hewan Ternak

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
11 Juni 2023
di Pemkot Parepare
Menjelang Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriyah, Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan (PKP) memperketat pengawasan lalu lintas hewan ternak di Parepare. Salah satunya, lalu lintas sapi ternak

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriyah, Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan (PKP) memperketat pengawasan lalu lintas hewan ternak di Parepare. Salah satunya, lalu lintas sapi ternak

PAREPARE, PIJARNEWS.COM— Menjelang Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriyah, Pemkot Parepare melalui Dinas pertanian, Kelautan dan Perikanan (PKP) memperketat pengawasan lalu lintas hewan ternak di Parepare. Salah satunya, lalu lintas sapi ternak.

Hal itu dilakukan sebagai langkah kewaspadaan dalam upaya pencegahaan masuknya dan penanggulangan penyakit Jembrana di Parepare.

Kepala Dinas PKP Parepare, Wildana mengatakan, terus melakukan langkah antisipasi  jelang Hari Raya Idul Adha terhadap lalu lintas hewan ternak, salah satunya sapi ternak untuk kewaspadaan masuknya penyakit Jembrana.

Dia menegaskan, pengawasan sapi menjelang Hari Raya Idul Adha tahun ini akan lebih ekstra ketat. “Kita perketat melebihi tahun tahun sebelumnya. Karena tahun ini, Sulsel tengah dilanda wabah Jembrana. Karena itu, kami akan menggandeng pihak- pihak terkait untuk memastikan bahwa peredaran ternak antar daerah, khususnya yang melintas di Parepare berlangsung efektif,” ungkap Wildana dikutip dari artikel.news.

Dia mengaku, melakukan isolasi secara ketat terhadap hewan yang menunjukkan tanda klinis dengan memisahkan hewan rentan di sekitar lokasi dan melakukan desinfeksi terhadap sarana dan prasarana yang ada di lokasi kasus.

Berita Terkait

Resmikan Masjid Anas Bin Malik dan SIT An Naas, Tasming Hamid Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid

Pemkot Parepare Lepas 1.000 Paket Sembako Pasar Murah Ramadan

PKK Parepare Sebar Takjil di Empat Titik Strategis, Andi Arfiah: Momentum Perkuat Ukhuwah

Kota Parepare Terima Sertifikat dan Bantuan 3 Unit Motor Sampah dari Kementerian

Juga menerapkan biosekuriti secara ketat serta pengawasan terhadap aktivitas keluar dan masuk ke lokasi kasus, baik pada orang maupun peralatan yang digunakan.

Wildana juga mengaku, melakukan terapi pengobatan berupa pemberian vitamin, antibiotika dan atau antihistamin pada ternak yang masih menunjukkan gejala klinis Jembrana.

“Termasuk kita melakukan pengendalian vektor dengan melakukan pengasapan, penyemprotan insektisida secara berkala untuk mencegah penularan. Serta setiap penyuntikan yang dilakukan harus menggunakan jarum baru untuk masing-masing ternak yang diobati,” kata Wildana.

Dinas PKP bersama tim terpadu Pemkot Parepare juga melakukan monitoring secara berkala kepada hewan rentan (Sapi Bali) di sekitar lokasi kasus dengan cara melakukan surveilans klinis disertai pengambilan sampel untuk mendeteksi dini dan pemetaan kasus penyakit.

Tak hanya itu, Dinas PKP juga mengoptimalkan vaksinasi dengan persedian vaksin yang secara optimal. “Petugas iSIKHNAS terus melakukan pembaharuan data perkembangan kasus dan melaporkan ke iSIKHNAS. Membuat pemetaan lokasi untuk persiapan penentuan zona vaksinasi di wilayah yang berbatasan dengan lokasi kasus,” tegas Wildana.

“Kami dari Dinas PKP meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang menghadapi endemi ini. Karena sejauh ini penanganan yang telah dilakukan berjalan sesuai perencanaan. Dan penyakit Jembrana optimis tetap dapat dikendalikan,” tandas Wildana. (adv/art)

 

Terkait: Pemkot Parepare

TerkaitBerita

Wali Kota Parepare dan Wakilnya Hadiri Latsarmil Komcad di Gowa

Wali Kota Parepare dan Wakilnya Hadiri Latsarmil Komcad di Gowa

Editor: Muhammad Tohir
31 Maret 2026

...

Wali Kota Parepare Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan

Editor: Muhammad Tohir
31 Maret 2026

...

Pemkot Parepare Mulai Susun Strategi Pembangunan 2027

Editor: Muhammad Tohir
30 Maret 2026

...

Penurunan Kemiskinan dan Raihan Sertifikat Menuju Kota Bersih Pemkot Parepare Diapresiasi Pemprov

Editor: Muhammad Tohir
30 Maret 2026

...

BeritaTerkini

Menteri Imipas Lantik Dirjen Imigrasi dan Staf Ahli Menteri Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum

Editor: Muhammad Tohir
1 April 2026

Top! 27 Siswa SMAN 5 Parepare Lolos SNBP 2026, 9 Orang Tembus UI

Editor: Muhammad Tohir
1 April 2026

Bupati dan Wabup Dampingi Wagub Tinjau Pengolahan Pakan Ternak dari Ikan Sapu-sapu

Editor: Muhammad Tohir
1 April 2026

Wali Kota Parepare dan Wakilnya Hadiri Latsarmil Komcad di Gowa

Wali Kota Parepare dan Wakilnya Hadiri Latsarmil Komcad di Gowa

Editor: Muhammad Tohir
31 Maret 2026

Wali Kota Parepare Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan

Editor: Muhammad Tohir
31 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan