• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 29 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Honorer Jeneponto Melahirkan di Kamar Mandi, Bayinya Ditemukan di Selokan

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
4 Mei 2018
di Kriminal
Kabid Humas Polda Sulsel tentang kasus sosok bayi di jeneponto

Kabid Humas Polda Sulsel memberi keterangan kepada sejumlah awak media

JENEPONTO, PIJARNEWS.COM — Warga Jeneponto digemparkan dengan penemuan sosok bayi di selokan belakang rumah warga Je’ne Tallasa, Desa Kayuloe Barat, Kecamatan Turatea.

Kejadian berawal pada Selasa (2/5), sekitar pukul 06.30 Wita, Baso Dg Bundu (60) hendak ke sawahnya yang berada tepat di belakang rumahnya. Saat berada di samping rumahnya, ia kaget karena mengaku melihat boneka mirip bayi berada di dalam selokan. Dengan mata sedikit rabun, ia lalu kembali masuk ke rumahnya, lalu memanggil sang istri.

Penasaran keduanya lalu kembali ke selokan samping rumah mereka. Sampai di lokasi mereka memeriksa selokan dan akhirnya kaget lantaran yang dilihat sang suami bukan boneka, melainkan sosok bayi berjenis kelamin perempuan. Lengkap dengan tali pusarnya yang masih menempel.

Bundu dan istri lalu melaporkan penemuan bayi tersebut. Beberapa saat kemudian polisi datang dan melakukan olah TKP dan pengumpulan baket. Sementara sang bayi yang sudah meninggal tersebut di bawah ke RSUD Lanto Dg Pasewang untuk dilakukan visum.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani menerangkan, hasil baket yang dikumpulkan personil Polsek Binamu mengarah ke salah satu warga setempat. Salah satu perempuan warga Je’ne Tallasa, Desa Kayuloe Barat, Kecamatan Turatea dicurigai sudah lama hamil di luar nikah. Kemudian saat penemuan bayi tersebut, perempuan yang diketahui honorer salah satu instansi, inisial MT (32) itu tidak berada di rumahnya maupun dibeberapa rumah keluarganya.

Berita Terkait

Hamil 5 Bulan, Ibu dan Anak Gepeng di Pinrang Dipulangkan ke Makassar

Bupati Sidrap Lepas Pengiriman Puluhan Ton Telur ke Kalimantan, Sultra, dan Makassar

Wamendagri Apresiasi Inovasi Digitalisasi Pelayanan Publik Pemkot Makassar

Pemkab Sidrap dan Pemkot Makassar Bakal Jalin Kerjasama Terkait Pangan

Unit Resmob lalu memback up Polsek Binamu melakukan pencarian MT. Saat MT Melintas di Jalan Kecamatan Tamalatea menuju Kecamatan Binamu, polisi lalu mencegatnya. Saat diinterogasi awal, MT mengaku bawa ia baru saja kembali dari Makassar. Di Makassar ia mengunjungi rumah temannya.

” Modus tersebut diduga dilakukan MT agar tidak dikaitkan dengan penemuan bayi di kampungnya, ” ungkap Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, Jumat (4/5).

Akan tetapi, setelah dilakukan interogasi lebih mendalam, akhirnya MT mengakui kejahatannya. Ia menerangkan, kejadian berawal saat ia berkenalan dengan seorang pria bernama Rul melalui telpon. Saat itu mereka lalu janjian ketemu di Makassar pada April 2017 lalu, di salah satu wisma di Makassar.

Disana, MT mengaku sempat berhubungan badan. Kemudian pada Agustus 2017, keduanya kembali bertemu di wisma gang sama di Makassar. Setelah itu MT mengaku tidak pernah lagi ketemu dengan Rul hingga ia hamil dan akhirnya melahirkan beberapa hari lalu.

Pada Selasa (2/5), sekitar pukul 02.00 Wita, MT merasakan sakit perut. Ia pun langsung masuk ke dalam kamar mandi yang ada di rumahnya. Di dalam kamar mandi itulah, ia akhirnya melahirkan sendiri bayinya tanpa bantuan orang lain. Takut, MT lalu menyiram bayi tersebut hingga keluar dari selokan dan akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal di samping rumah.

“Pelaku sementara di bawah ke Polres Jeneponto. Ia masih di interogasi oleh Unit PPA Polres Jeneponto,” jelas Kombes Pol Dicky Sondani. (mks)

Terkait: honorer jenepontoJenepontoMakassarPolda SulselPolres Jeneponto

TerkaitBerita

Kisah di Balik Layar Mahasiswa Pinrang Bongkar Kredit Fiktif: Diancam hingga Rumah Dicari

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
29 Januari 2026

...

Beraksi Dipemberangkatan JCH di Parepare, Polisi Amankan 2 Pencopet yang Ternyata Punya Hubungan Ini

Editor: Muhammad Tohir
16 Mei 2025

...

Perburuan hingga Lintas Provinsi, Eks Karyawan Warung di Parepare Di tangkap, Celana Jadi Barang Bukti

Editor: Muhammad Tohir
9 Mei 2025

...

Beraksi di Sidrap dan Parepare Residivis Bermodal Pahat dan Mobil Rental Ditangkap

Editor: Muhammad Tohir
6 Mei 2025

...

BeritaTerkini

Sidrap Open Pickleball 2026 Digelar Mei, Bupati Ajak Atlet ke Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
28 Maret 2026

Momen PSBM 2026, Bupati Ungkap Rahasia Pertumbuhan Ekonomi Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
27 Maret 2026

Wabup Sidrap dan Wabup Bone Ziarah Makam Raja Bone ke-10 di Tellu Limpoe

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

86 Peserta Bersaing Masuk Paskibraka Sidrap 2026

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan