• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 12 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Kapal Soechi yang Tumpahkan Solar di Pantai Cempae Terancam Pidana

Abdillah MS Editor: Abdillah MS
15 Januari 2019
di Hukum, Sulselbar

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Lima hari pasca insiden tumpahan solar di perairan Pantai Cempae, Soreang, Parepare, namun hingga kini belum ada tindakan pemeriksaan terhadap kapal tanker Golden Pearl XIV milik PT Soechi Lines TBK. Sejauh ini pemeriksaan masih sebatas uji lab air laut yang terdampak tumpahan solar.

Praktisi Hukum Makmur Raona menilai, kapal tanker milik Soechi ini harus bertanggung jawab dan bisa dipidanakan jika memenuhi unsur pencemaran lingkungan.

“Untuk tahu kesengajaan atau kelalaian, proses dapat dilihat dalam penyelidikan, dan akan bisa ditentukan apakah unsur kesengajaan atau kelalaian atau tidak,” kata Makmur, Selasa (15/1/2019).

Makmur Raona menjelaskan, jika ada unsur kesengajaan maupun kelalaian menumpahkan minyak solar, maka PT Soechi Lines pemilik kapal Golden Pearl XIV dapat dipidanakan. Ancaman hukumannya tidak main-main, kata Makmur, karena bisa didenda Rp13 Miliar, atau kurungan badan bagi Direksi Soechi Lines di atas lima tahun.

“Sisi pidana, lihat apakah ditemukan unsur kesengajaan atau tidak, kami belum masuk kesana, kalau sengaja pidana menanti dia. Pidananya, bisa orang atau badan akibat melakukan pencemaran lingkungan,” katanya.

Berita Terkait

Tamsil Linrung: Soal Tumpahan Minyak di Cempae, Harus Ada Ganti Rugi

Pekan Depan Polisi Akan Ungkap Hasil Penyelidikan Soal Tumpahan Minyak di Cempae

Ketua DPRD Parepare: PT Soechi Ini Kerap ‘Nakal’

Pemuda Pancasila Parepare Menilai Ada Upaya Pengaburan Fakta Pada Insiden Tumpahan Minyak di Cempae

Di sisi lain, kata dia, sewaktu kapal milik Soechi menumpahkan solar, pada Kamis (10/1/2019), ikan selama dua hari tidak mendekat ke keramba milik nelayan. Nelayan pun praktis dirugikan atas hal itu, karena tidak mendapatkan ikan untuk mereka jual. Padahal ikan adalah mata pencaharian utama masyarakat sekitar pesisir pantai Cempae, Parepare.

“Solar itu bisa mencemarkan lingkungan ekosistem mangrove termasuk nelayan tidak memperoleh ikan, sudah pasti nelayan rugi,” katanya.

Zainal Abidin, salah seorang nelayan setempat mengaku, dua hari kerambanya kosong sejak dari kejadian solar tumpah itu. Hal yang sama juga dialami oleh nelayan lainnya yakni Muhamad Yusuf.

“Dua hari saya tidak dapat ikan, padahal saya nelayan. Kalau mengandalkan pergi melaut malam, itu tidak cukup,” kata kedua nelayan Cempae ini.

Lebih lanjut dikatakan, pada saat nelayan mengetahui adanya tumpahan minyak, beberapa nelayan pemilik keramba berharap dapat bertemu dengan kapten kapal untuk bertanggung jawab.

“Tidak lama kapal sudah tidak ada di jetty. Saat pas terjadinya kan kita tidak langsung tahu itu karena kapal Golden Pearl XIV, begitu kita tahu, kami mau temui mereka, tetapi kapal sudah tidak ada. Aneh sekali, masa kapal tumpahkan minyak malah kabur, itikad baiknya dimana,” keluhnya. (*)

Editor: Adillah Ms

Terkait: Kapal Golden PeralPT SoeciSolar Tumpah

TerkaitBerita

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

Pakar Hadis Tarbawi Hadir, Halalbihalal  Muhammadiyah Sulbar  Ungkap Sejarah Awal Persyarikatan di Mandar

Pakar Hadis Tarbawi Hadir, Halalbihalal Muhammadiyah Sulbar Ungkap Sejarah Awal Persyarikatan di Mandar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

Perkuat Pertahanan Kampus, BAKTI Komdigi Bekali Civitas UIN Alauddin Strategi Keamanan Siber

Perkuat Pertahanan Kampus, BAKTI Komdigi Bekali Civitas UIN Alauddin Strategi Keamanan Siber

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
4 April 2026

...

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2026

...

BeritaTerkini

Bupati Sidrap Hadiri HUT ke-66 Parepare, Wali Kota: Alako!

Editor: Muhammad Tohir
12 April 2026

Lautan Manusia di Jalan Sehat ‘Anti Mager’ Parepare, Tasming Hamid Puji Gubernur Sulsel

Lautan Manusia di Jalan Sehat ‘Anti Mager’ Parepare, Tasming Hamid Puji Gubernur Sulsel

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 April 2026

Membatasi Medsos Anak: Solusi Nyata atau Sekadar Tambal Sulam?

Membatasi Medsos Anak: Solusi Nyata atau Sekadar Tambal Sulam?

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 April 2026

Garansi Gubernur Sulsel: Parepare Jadi “Pilot Project”  Gerakan Indonesia Asri

Garansi Gubernur Sulsel: Parepare Jadi “Pilot Project” Gerakan Indonesia Asri

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 April 2026

Sabet Peringkat 6 Nasional Pengelolaan Sampah, Parepare Diminta Bikin Grand Design

Sabet Peringkat 6 Nasional Pengelolaan Sampah, Parepare Diminta Bikin Grand Design

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan