• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 18 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Kendala Biaya Jadi Masalah Penyelesaian KA Trans Sulawesi

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
11 Mei 2023
di Ajatappareng
Kepala Pusat Kebijakan Keselamatan dan Keamanan Transportasi, Badan Kebijakan Transportasi, Kementerian Perhubungan, Jumardi, ST., MT

Kepala Pusat Kebijakan Keselamatan dan Keamanan Transportasi, Badan Kebijakan Transportasi, Kementerian Perhubungan, Jumardi, ST., MT

PAREPARE, PIJARNEWS.COM – Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama  anggota Komisi V DPR RI Muhammad Aras melakukan Sosialisasi Kebijakan dan Strategi Pengembangan Perkeretaapian Makassar – Parepare Dalam Mendukung Pariwisata di Hotel Bukit Kenari, Jl Jenderal Sudirman No. 65, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Rabu (10/5/2023).

Kegiatan itu dihadiri Analis Kebijakan Utama Badan Kebijakan Transportasi Kemenhub Umar Aris beserta jajarannya, Wali Kota Parepare yang diwakili Wawali Pangerang Rahim, perwakilan dari Pemkot Makassar, para pembicara dan tamu undangan lainnya.

Umar Aris mengatakan hadirnya kereta api di Sulsel khususnya Makassar – Parepare tentu akan menghadirkan dampak multiplayer efek. Dampak-dampak ke sektor wisata, perdagangan, ekonomi dan ini harus didukung positif.

“Alhamdulillah, Pak Aras konsisten mendampingi kami khususnya di Sulsel,” ucapnya.

Dari hasil kunjungan di Sulsel melihat perkembangan KA, Umar Aris menilai potensial sangat dahsyat dari hadirnya KA di Sulsel. “Yang paling penting kuncinya adalah sinergi dan kolaborasi ke arah penyelesaian masalah, baik dari pemerintah daerah maupun pusat,” ujarnya.

Berita Terkait

Pertama Kali Kereta Api Sulsel Telan Korban, BPKA Sulsel Imbau Warga Tidak Beraktivitas di Sekitar Rel

Yuk Naik Kereta Api di Sulsel, Nikmati Keindahan Wisata Alam Maros, Pangkep, dan Barru

Menhub : Bukan Hanya Angkut Penumpang, Kereta Api Sulsel Istimewa karena Angkut Barang

Menhub : Bukan Hanya Angkut Penumpang, Kereta Api Sulsel Istimewa karena Angkut Barang

Saat ditanyakan, apakah jalur KA Makassar – Maros menggunakan rel darat atau mengikuti keinginan Wali Kota Makassar menggunakan rel layang, Kepala Pusat Kebijakan Keselamatan dan Keamanan Transportasi Badan Kebijakan Transportasi Kemenhub, Jumardi mengatakan dari awal itu tidak membicarakan teknologi konstruksi karena memang di KA itu ada 3 jenis teknologi konstruksi. Pertama, adgret (rel menempel di tanah), kedua (elevided) bentuknya fly over kemudian ketiga (underground) atau terowongan di bawah tanah.

“Biayanya untuk perbandingan, kalau 1 Km adgret itu kita anggap 1 tapi kalau elevided itu kita anggap 4. Misalnya, 1 km jalan rel itu dibangun (Rp 50 miliar) maka elevided itu Rp200 miliar, kalau terowongan itu perbandingannya 10. Jadi kalau menggunakan terowongan 1 km itu menggunakan anggaran Rp500 miliar,” jelas Jumardi.

Dia pun mengungkapkan hingga saat ini mengapa rel kereta api belum sampai di Parepare. “Kontur di Kota Parepare itu didominasi pegunungan, jadi kalau kita mempertahankan jalur kereta api itu lurus, artinya terowongan sudah dihitung dulu untuk sampai di Parepare itu butuh 3,5 km terowongan. Berarti hampir Rp2 triliun hanya membangun 3,5 km,” paparnya.

“Inilah yang perlu kita review  dan meminta pendapat dari pakar. Mana yang secara ekonomis bisa kita lakukan, apakah kita belokkan atau terus lurus, tapi dengan konsekuensi biaya yang besar tanpa dampak ekonomi sama sekali karena di dalam terowongan, siapa yang mau melakukan ekonomi? ” ucapnya. (*)

Reporter : Wahyuddin

 

 

Terkait: Kereta Api Sulsel

TerkaitBerita

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

...

Pemudik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Naik 5 Persen

Pemudik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Naik 5 Persen

Editor: Muhammad Tohir
14 Maret 2026

...

Ramadan 1447H

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

BeritaTerkini

Safari Ramadan Hari ke-27, Tasming Hamid Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan