• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 24 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Ketua BPH UM Parepare Ikut Workshop Peningkatan Tata Kelola Perguruan Tinggi, Begini Komentarnya

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
30 Juli 2019
di Pendidikan
Workshop

Ketua BPH UM Parepare, Yasser Latief (tengah) bersama Rektor UM Parepare, Prof Siri Dangnga (pakai songkok) dan Dr Amaluddin (pakai topi) saat hadir di acara workshop di Makassar.

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM — Rektor Universitas Muhammadiyah (UM) Parepare, Prof Dr H Siri Dangnga dan Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) UM Parepare, Ir H Yasser Latief, MM mengikuti workshop Peningkatan Tata Kelola Perguruan Tinggi 2019 di Hotel Harper Perintis, Makassar, Selasa (30/7/2019).

Ketua BPH UM Parepare, Yasser Latief (YL) mengatakan, pemateri dan materi workshopnya hebat-hebat. “Tinggal kami ini, apakah bisa mewujudkannya di kampus untuk mewujudkan visi Umpar yang unggul dalam Ipteks dan Islami. Butuh komitmen bersama dan kerja keras,” tulis Yasser Latief pada dinding akun Facebooknya.

Dikutip dari laman kemenristekdikti, tantangan perguruan tinggi di Indonesia saat ini adalah untuk terus melakukan perubahan dengan percepatan guna mempersiapkan masa depan. Demikian poin penting yang disampaikan Ketua Majelis Wali Amanah (MWA) Institut Teknologi Surabaya Muhammad Nuh ketika berbicara pada kegiatan workshop bertajuk “Peningkatan Tata Kelola Perguruan Tinggi Tahun 2019 Regional Makassar” yang berlangsung di Hotel Harper Perintis Makassar.

Muhammad Nuh menambahkan bahwa para pengelola perguruan tinggi harus bisa mengikuti perkembangan jaman dan tetap patuh terhadap aturan–aturan yang telah ditetapkan. “Apabila pengelolaannya bagus, maka lulusannya juga akan baik, dan Indonesia akan mendapatkan surplus untuk orang-orang yang mempunyai kompetensi yang luar biasa, dan ini adalah peluang modal untuk Indonesia ke depan,” kata mantan menteri pendidikan dan kebudayaan 2009-2014 ini.

Sementara itu Sekretaris Dewan Pendidikan Tinggi Widijanto Satiyo Nugroho, yang juga hadir sebagai narasumber mengatakan perubahan dimaksud adalah dengan melakukan good governance pengelolaan perguruan tinggi. Hal yang perlu dipahami dalam pengelolaan, menyangkut aspek-aspek terkait sistem pendidikan tinggi dan kedudukan perguruan tinggi, kerangka akuntabilitas, organisasi dan tata kelola, kepemimpinan dan pemilihan pimpinan perguruan tinggi, peran statuta dan rencana strategis untuk mendukung pengembangan perguruan tinggi.

Berita Terkait

Data BPS, Kemiskinan di Parepare Meningkat, Ini Pandangan Akademisi UM Parepare

Pengurus Ika Fikes Umpar Periode 2020-2024 Dilantik, Dekan Fikes Dorong Alumni Berkreasi Tingkatkan SDM

ICMI, UM dan Pemkot Parepare Kolaborasi Gelar Penyuluhan Kesehatan

Rektor UM: Kurban Sebagai Esensi Menebar Kebaikan

Widijanto  menambahkan bahwa untuk  melaksanakan good university governance termasuk dengan melakukan pengaturan struktur organisasi, proses bisnis serta program dan kegiatan dalam suatu perencanaan untuk mencapai tujuan dengan memperhatikan prinsip transparansi, akuntabilitas kepada stakeholders, partisipasi, independensi, adil, penjaminan mutu dan relevansi, efektivitas, efisiensi, serta nirlaba.

Workshop ini diikuti oleh 30 PTS dari wilayah LLDIKTI 8, 9, 12, dan 14 yang berasal dari kluster 3 dengan akreditasi institusi perguruan tinggi B dan C bertujuan untuk memberikan pemahaman bagaimana mengelola perguruan tinggi dengan benar. Bagaimana melaksanakan pendidikan yang bermutu dan manajemen yang akuntabel, dan juga bagaimana hal-hal prinsip yang harus diketahui oleh yayasan selaku badan penyelenggara PTS dan pimpinan dari perguruan tinggi dalam konteks sistem pendidikan tinggi secara keseluruhan.

Direktur Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi Totok Prasetyo selaku penyelenggara workshop mengatakan masalah yang cenderung ada biasanya dia tidak memahami, sehingga dia terlalu jauh masuk sehingga terjadi konflik. Totok berharap mereka yang diundang dapat mengetahui persis bagaimana mengelola perguruan tinggi dan ke depan pengelolaan perguruan tinggi semakin baik. (rls/alf)

Terkait: BPH UM ParepareUM Parepare

TerkaitBerita

SD Unggulan Segera Hadir di Majene, Padukan Sains dan Tahfidz

SD Unggulan Segera Hadir di Majene, Padukan Sains dan Tahfidz

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 Maret 2026

...

Malam ke-12, Safari Ramadan Muhammadiyah Parepare Bahas Konstruksi Pendidikan Generasi Qurani

Editor: Muhammad Tohir
1 Maret 2026

...

Magang ke Taiwan, Mahasiswa UMS Rappang Bisa Kantongi Uang Saku Rp.7 Juta Perbulan

Editor: Muhammad Tohir
27 Februari 2026

...

Kegemilangan Sektor Pendidikan Islam yang Terpendam

Kegemilangan Sektor Pendidikan Islam yang Terpendam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
27 Februari 2026

...

BeritaTerkini

Wali Kota Ungkap Munculnya Ide Pertemuan Saudagar di Parepare

Editor: Muhammad Tohir
24 Maret 2026

Lebaran di Negeri Sakura, Haru Perantau Sidrap Jadi Imam Salat Id di Jepang

Lebaran di Negeri Sakura, Haru Perantau Sidrap Jadi Imam Salat Id di Jepang

Editor: Muhammad Tohir
22 Maret 2026

Rayakan Idul Fitri di Lapangan Andi Makkasau, Wali Kota Parepare Paparkan Capaian

Editor: Muhammad Tohir
21 Maret 2026

Setelah Puluhan Tahun, Takbir Kembali Menggema di Stadion Ganggawa

Setelah Puluhan Tahun, Takbir Kembali Menggema di Stadion Ganggawa

Editor: Muhammad Tohir
21 Maret 2026

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan