• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 13 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Kisah Nasir: 30 Tahun Berjualan Kacang, Tiap Hari Bawa 100 Liter

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Desember 2020
di Ajatappareng, Sulselbar
Nasir

Nasir, penjual kacang dan jagung rebus di Jalan Veteran Kota Parepare. --Hamdan/Pijarnews--

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Mencari nafkah halal memang butuh perjuangan dan kesabaran. Selain fisik, mental pun harus dipersiapkan.

Seperti halnya seorang pria bernama Nasir (67), yang masih menyandang gerobak kacang rebus yang ia jajakan selama kurang lebih 30 tahun terakhir.

Semangatnya untuk tetap bertahan hidup patut diacungi jempol. Berkat kegigihan dan kesabarannya ia bisa menghidupi keluarganya, menyekolahkan dan menikahkan dua anaknya.

Nasir memulai usahanya sejak tahun 1990. Saat itu di Parepare ada sekitar 16 orang penjual kacang rebus termasuk dirinya. Namun kini, hanya Nasir yang masih bertahan.

Pria kelahiran Soppeng itu menuturkan, setelah menikahi perempuan idamannya Singara, ia kemudian memilih mengadu nasib di Parepare. Itu sekitar tahun 1987. Tiga tahun di Parepare, Nasir kemudian mulai berjualan kacang rebus. Saat itu harga kacang masih dijual dengan harga Rp50 sampai Rp100 per liter.

Berita Terkait

FICER : Mengenal Dongkelor, Mengedukasi Anak-anak Jaga Protokol Kesehatan Lewat Dongeng Online

“Alhamdulillah saat itu keuntungannya cukup untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Nasir kepada PIJARNEWS, Sabtu (13/12/2020).

Awalnya ayah empat anak itu, menjual di pintu masuk Pasar Senggol Parepare depan Toko Utama. Kerap ia juga berkeliling kota dengan gerobak kacangnya. “Saya berkeliling itu sekitar 17 tahun dan kemudian menetap,” urainya.

Diusianya yang renta, Nasir mengaku tidak sanggup lagi berkeliling. Ia memilih untuk mangkal di sekitaran Adipura Senggol dan kemudian pindah di Jalan Veteran depan Kantor BNI Parepare. “Kalau di Jalan Veteran ini saya sudah berjualan selama 13 tahun. Sebelumnya, saya berkeliling, Alhamdulillah di sini ramai,” urainya.

Laman 1 dari 2
12Selanjutnya
Terkait: Ficer

TerkaitBerita

Garansi Gubernur Sulsel: Parepare Jadi “Pilot Project”  Gerakan Indonesia Asri

Garansi Gubernur Sulsel: Parepare Jadi “Pilot Project” Gerakan Indonesia Asri

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 April 2026

...

Sabet Peringkat 6 Nasional Pengelolaan Sampah, Parepare Diminta Bikin Grand Design

Sabet Peringkat 6 Nasional Pengelolaan Sampah, Parepare Diminta Bikin Grand Design

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 April 2026

...

Harga Plastik Melonjak 50 Persen, Keuntungan Pedagang Minuman di Pinrang Menipis

Editor: Muhammad Tohir
10 April 2026

...

Polres Parepare Sosialisasikan Call Center 110 ke Rumah Warga

Editor: Muhammad Tohir
8 April 2026

...

BeritaTerkini

Pastikan Kepatuhan WNA, Imigrasi Parepare Gelar Operasi Wirawaspada di Tator dan Pinrang

Pastikan Kepatuhan WNA, Imigrasi Parepare Gelar Operasi Wirawaspada di Tator dan Pinrang

Editor: Muhammad Tohir
13 April 2026

Kafilah Sidrap Siap Unjuk Kemampuan pada Ajang MTQ Provinsi di Maros

Editor: Muhammad Tohir
13 April 2026

Bupati Sidrap Hadiri HUT ke-66 Parepare, Wali Kota: Alako!

Editor: Muhammad Tohir
12 April 2026

Lautan Manusia di Jalan Sehat ‘Anti Mager’ Parepare, Tasming Hamid Puji Gubernur Sulsel

Lautan Manusia di Jalan Sehat ‘Anti Mager’ Parepare, Tasming Hamid Puji Gubernur Sulsel

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 April 2026

Membatasi Medsos Anak: Solusi Nyata atau Sekadar Tambal Sulam?

Membatasi Medsos Anak: Solusi Nyata atau Sekadar Tambal Sulam?

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan