• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 29 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Komisi II DPRD Kecewa dengan Kinerja Dinsos Parepare

Mulyadi Ma'ruf Editor: Mulyadi Ma'ruf
10 Maret 2020
di Ajatappareng
Komisi II DPRD Kecewa dengan Kinerja Dinsos Parepare

Komisi II DPRD Kota Parepare melakuka Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Sosial Kota Parepare --foto : Mulyadi/pijar--

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare kecewa dengan kinerja Dinas Sosial (Dinsos) Kota Parepare. Pasalnya, Dinsos dinilai lamban menginput Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) warga penerima bantuan.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi II, Kamaluddin Kadir usai memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinsos Kota Parepare, Selasa (10/3/2020).

Kamaluddin mengungkapkan, Komisi II telah melakukan kunjungan ke Kementrian Sosial (Kemensos) untuk mengecek DTKS Parepare. Didapatkan, DTKS Parepare yang sudah diverifikasi dan validasi (Verval) hanya 5 persen.

“Kami sampai heran melihat data DTKS Parepare di Kemensos. Kata pihak Kemensos, datanya memang jarang diinput. Kok bisa Dinas Sosial seperti itu kinerjanya. Pantas saja banyak warga yang mengeluh ke kami,” sesal Kamaluddin.

Ironisnya lagi, sambung Kamaluddin, Kota Parepare ternyata menduduki peringkat 336 dari 514 kabupaten/kota untuk percepatan perampungan DTKS. Padahal, DPRD telah menganggarkan sebayak Rp362 juta di tahun 2019 untuk kegiatan validasi data.

Berita Terkait

Wali Kota Ungkap Munculnya Ide Pertemuan Saudagar di Parepare

Rayakan Idul Fitri di Lapangan Andi Makkasau, Wali Kota Parepare Paparkan Capaian

KAHMI Parepare Bukber, Berbagi hingga Diskusi

Safari Ramadan Hari ke-27, Tasming Hamid Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid

“Ini semakin memperjelas kinerja buruk Dinas Sosial. DPRD sudah anggarkan ratusan juta tapi hasilnya tidak sesuai harapan,” ujar legislator Gerindra itu.

Senada, Anggota Komisi II, Suyuti juga menyesalkan kinerja dari Dinsos Parepare. Menurutnya, data yang dipaparkan Dinsos saat RDP, tidak relevan dengan data yang ia dapatkan saat berkunjung ke Kemensos.

“Rancuh memang datanya. Berdanding terbalik dengan yang kita dapatkan saat berkunjung ke Kemensos,” kata Suyuti.

Olehnya itu, Legislator Partai Nasdem itu berharap, Dinsos Parepare bisa lebih melibatkan DPRD pada proses verifikasi. Ia juga mengatakan, pihaknya siap mendampingi sampai kelurahan untuk proses validasinya.

“Kami jika dibutuhkan akan siap mendampingi. Bahkan, anggaran diperubahan nanti, jika memang perlu, kita tambah anggarannya. Karena untuk tahun 2020, anggaran mereka sisa Rp100 juta untuk kegiatan validasi,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Jaminan Sosial dan Keluarga, Dinsos Parepare, Hanise menjabarkan jumlah DTKS yang seharusnya mereka input sebanyak 6500. Namun, lanjut dia, yang diinput baru 2.410. Yang terfinalisasi di Kemensos itu hanya 1.310.

“Untuk data yang tidak terverifikasi, kami menemui beberapa kendala. Seperti ada data NIK yang tidak terbaca di sistem, ada yang pindah domisili, meninggal dunia dan lain sebagainya.” paparnya.(*)

Reporter : Mulyadi Ma’ruf

Terkait: Dinas SosialDPRD ParepareKamaluddin kadirKomisi II DPRD ParepareParepareSuyuti

TerkaitBerita

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

...

Pantau Arus Balik di Pelabuhan Parepare, Wakil Wali Kota Sebut Kapasitas Kapal Masih Normal

Pantau Arus Balik di Pelabuhan Parepare, Wakil Wali Kota Sebut Kapasitas Kapal Masih Normal

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

...

Setelah Puluhan Tahun, Takbir Kembali Menggema di Stadion Ganggawa

Setelah Puluhan Tahun, Takbir Kembali Menggema di Stadion Ganggawa

Editor: Muhammad Tohir
21 Maret 2026

...

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

...

BeritaTerkini

Sidrap Open Pickleball 2026 Digelar Mei, Bupati Ajak Atlet ke Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
28 Maret 2026

Momen PSBM 2026, Bupati Ungkap Rahasia Pertumbuhan Ekonomi Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
27 Maret 2026

Wabup Sidrap dan Wabup Bone Ziarah Makam Raja Bone ke-10 di Tellu Limpoe

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

86 Peserta Bersaing Masuk Paskibraka Sidrap 2026

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan