• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 13 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Lagi, Keluarga Pasien Keluhkan Pelayanan RS Andi Makkasau

Ibrah La Iman Editor: Ibrah La Iman
21 Februari 2017
di Sulselbar

Berita Terkait

Bupati Sidrap Hadiri HUT ke-66 Parepare, Wali Kota: Alako!

162 Siswa SMPN 9 Parepare Ikuti TKA, Sekolah Pastikan Mental dan Teknis Siap

Perkuat Pencegahan TPPO, Imigrasi Parepare Gelar Sosialisasi Desa Binaan di Lemoe

Syawalan Muhammadiyah Parepare, Momentum Perkuat Silaturahim dan Harmoni Sosial

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Belum selesai dengan insiden nahas bayi meninggal, pelayanan di RS Andi Makkasau kembali dikeluhkan keluarga pasien. Kali ini, pasien bernama Elliyas (32) tidak memperoleh penanganan sesuai harapannya saat berada di Bagian Pelayanan RS tipe B tersebut.

Elliyas menderita luka pada bagian kepalanya akibat sengatan listrik di Makassar, empat hari lalu. Kepalanya harus diperban oleh dokter di RS Wahidin Makassar. Kedatangan Elliyas kemarin malam di RS Andi Makkasau, untuk mengganti perbannya yang sudah empat hari tidak diganti. “Di bagian pelayanan bilang ganti perban bukan disini, tapi di poli. Tetapi kan poli sudah tutup. Makanya kami minta kebijakan agar perbannya bisa diganti malam itu,’ kata keluarga pasien, Gustam.

Yang dia sesalkan, jika memang ganti perban tidak bisa dilakukan, minimal ada dokter yang menjelaskan apakah tidak apa-apa perbannya tidak diganti. “Kami khawatir infeksi karena sudah lama tidak diganti. Soalnya dokter di RS wahidin mengatakan harus diganti. Masalahnya, tidak ada penjelasan apa-apa dari dokter. Tidak ada pelayanan sebagaimana layaknya, bahkan tidak disentuh sama sekali. Mana kita tau bagaimana kondisi lukanya,” keluhnya.

Anggota Dewan Pengawas RS Andi Makkasau (Dewas) Rahman Saleh mengatakan, pihak RS tidak semestinya kaku menangani kondisi semacam itu. Pasalnya kebijakan bisa saja diambil, apalagi kekhawatiran pasien atas lukanya tidak dijelaskan. “Mestinya tindakan cepat diambil pada kondisi begini. Malu kita jika Gakken Jepang tahu hal sepele seperti perban saja harus menuai polemik,” tandas Arsal. (mul/ris)

Terkait: ParepareRS Andi Makkasau

TerkaitBerita

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

Pakar Hadis Tarbawi Hadir, Halalbihalal  Muhammadiyah Sulbar  Ungkap Sejarah Awal Persyarikatan di Mandar

Pakar Hadis Tarbawi Hadir, Halalbihalal Muhammadiyah Sulbar Ungkap Sejarah Awal Persyarikatan di Mandar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

Perkuat Pertahanan Kampus, BAKTI Komdigi Bekali Civitas UIN Alauddin Strategi Keamanan Siber

Perkuat Pertahanan Kampus, BAKTI Komdigi Bekali Civitas UIN Alauddin Strategi Keamanan Siber

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
4 April 2026

...

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2026

...

BeritaTerkini

Kafilah Sidrap Siap Unjuk Kemampuan pada Ajang MTQ Provinsi di Maros

Editor: Muhammad Tohir
13 April 2026

Bupati Sidrap Hadiri HUT ke-66 Parepare, Wali Kota: Alako!

Editor: Muhammad Tohir
12 April 2026

Lautan Manusia di Jalan Sehat ‘Anti Mager’ Parepare, Tasming Hamid Puji Gubernur Sulsel

Lautan Manusia di Jalan Sehat ‘Anti Mager’ Parepare, Tasming Hamid Puji Gubernur Sulsel

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 April 2026

Membatasi Medsos Anak: Solusi Nyata atau Sekadar Tambal Sulam?

Membatasi Medsos Anak: Solusi Nyata atau Sekadar Tambal Sulam?

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 April 2026

Garansi Gubernur Sulsel: Parepare Jadi “Pilot Project”  Gerakan Indonesia Asri

Garansi Gubernur Sulsel: Parepare Jadi “Pilot Project” Gerakan Indonesia Asri

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan