• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 17 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Larangan AS Penggunaan TikTok dan WeChat Ditanggapi Hati-hati

Tim Redaksi Editor: Tim Redaksi
18 Agustus 2020
di Ekonomi, Internasional
Ilustrasi South China Morning Post

Ilustrasi South China Morning Post

SINGAPORE, PIJARNEWS.COM — Seruan Amerika Serikat agar tidak menggunakan aplikasi TikTok dan WeChat ditanggapi dengan hati-hati warga di kawasan Asean.

Termasuk jutaan diaspora Tionghoa di kawasan itu, yang sangat bergantung pada aplikasi buatan Tionghoa itu, untuk aktivitas bisnis, rekreasi, akses berhubungan dengan keluarga.

Negara-negara Asean tidak mungkin mengambil posisi pemerintahan Donald Trump, tetapi ini adalah bagian lain dari persaingan AS-China yang sekarang harus mereka hadapi.

Penduduk Wuhan yang belajar di Singapura, mengaku, aplikasi perpesanan populer China WeChat adalah satu-satunya alat komunikasinya dengan keluarga dan teman-temannya di kampung halaman.

“Kami menghabiskan waktu lebih dari lima jam sehari di aplikasi tersebut (TikTok dan WeChat), seperti menonton video dan mengikuti berita,” kata mahasiswa National University of Singapore yang berusia 28 tahun itu, seperti dikutip dari laman south China Morning Post.

Berita Terkait

Online Shop Tiktok Ditutup, Pedagang di Pasar Lakessi Bagaimana?

Opini: Kreativitas Content Creator Dalam Memanfaatkan TikTok Sebagai Media Dakwah

TikTok Tuntut Tindakan Keras Trump

Saat ini banyak orang seperti Sun di seluruh Asia Tenggara, termasuk diaspora China yang beranggotakan jutaan orang di kawasan itu, mengandalkan aplikasi yang dikembangkan perusahaan China daratan.

Dorongan pemerintah AS baru-baru ini untuk menghapus aplikasi China dari toko aplikasi Amerika sedang diawasi dengan sangat cermat di wilayah tersebut.
Saat ini, Washington mungkin menekan sekutu-sekutunya di Asia untuk memberlakukan kebijakan serupa.

Presiden AS Donald Trump telah memerintahkan pemilik China dari aplikasi video musik populer TikTok untuk menjual aset dengan alasan masalah keamanan nasional.

Sementara awal bulan ini dia memerintahkan perusahaan AS untuk berhenti berbisnis dengan WeChat, jaringan sosial dan pembayaran seluler “superapp” dibuat raksasa internet China Tencent.

Langkah ini dilakukan di tengah ketegangan AS-China yang memburuk. Kedua negara adidaya itu bentrok dalam segala hal mulai dari perdagangan hingga Laut China Selatan hingga teknologi dan Virus Korona.

India yang terlibat dalam ketegangannya sendiri dengan China atas perbatasan yang disengketakan, telah melarang sejumlah aplikasi China.

Sementara di sekutu setia AS, Jepang, anggota partai yang berkuasa meminta Tokyo memperhatikan kemungkinan risiko keamanan data. (*/er)

Sumber : scmp.com

Terkait: Donal TrumpTikTokWechat

TerkaitBerita

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

...

Kejutan ala Bale by BTN, Saldo Nyasar di Tanggal Tua

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Februari 2026

...

Parepare Jadi Kota dengan Inflasi Tertinggi di Sulsel, Emas-Beras Jadi Pemicu

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 Januari 2026

...

Resmi Dibuka, Forum Ekonomi Regional 2025 Kabar Grup Sorot Pilar Baru Ekonomi Nasional

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 November 2025

...

Ramadan 1447H

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

BeritaTerkini

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

Safari Ramadan, Bupati Sidrap Ungkap Kondisi Ekonomi Desa Bila Riase

Safari Ramadan, Bupati Sidrap Ungkap Kondisi Ekonomi Desa Bila Riase

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

Bupati Sidrap Dorong Petani di Wala Kejar Target Panen 10 Ton Perhektar

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan