• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 21 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Lima Besar Tertinggi Penyebab Kematian Anak Indonesia Akibat Campak dan Rubella

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
29 Agustus 2018
di Kesehatan
Lima Besar Tertinggi Penyebab Kematian Anak Indonesia Akibat Campak dan Rubella

Kepala Dinas Kesehatan Parepare,  dr Muhammad Yamin

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Meski vaksin campak dan rubella masih menjadi polemik, namun di Kota Parepare, Sulawesi Selatan program ini tetap dilanjutkan.

Hingga kini sudah banyak sekolah yang disurati oleh Dinas Kesehatan melalui Puskesmas untuk menjalankan vaksin campak dan rubella ini. Hanya saja, beberapa orang tua masih enggan anaknya divaksin karena diduga mengandung unsur lain.

Menyikapi hal tersebut, Kelapa Dinas Kesehatan Parepare, dr Muhammad Yamin mengaku sudah menyurati sejumlah sekolah utamanya SD dan SMP. Walau demikian, lanjut Yamin, tetap menunggu fatwa resmi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). “Kami masih tunggu fatwa resmi dari MUI,” ujar Yamin kepada Pijarnews, Selasa, 28 Agustus 2018.

“MUI akan memberikan satu fatwanya meski bahan dasarnya dari sisi syariah haram. Tapi tentu ada pertimbangan MUI, kapan barang itu dihalalkan antara lain apabila dapat mencegah kesehatan,” jelas Yamin.

Hal tersebut yang kemudian menjadi sikap Dinas Kesehatan untuk menunggu kesepakatan formal (tertulis) terkait fatwa dari MUI. Sementara, lanjut Yamin, bagi orang-orang yang tidak menolak tetap lanjut, sebab ada dari non muslim dan ada pula muslim yang setuju. “Tapi bagi yang menolak tetap akan menunggu,” kata mantan Plt Direktur RSUD Andi Makkasau Parepare ini.

Berita Terkait

Cek Kesehatan Gratis, Kadis Kesehatan Parepare Ajak Download Aplikasi Satu Sehat Mobile

Soal Imunisasi, Kota Parepare Juara 1 Nasional

Dinkes Parepare Gelar Orientasi Saka Bakti Husada

Dinkes Parepare Gelar Lokakarya Kawasan Tanpa Rokok

Ia juga menjelaskan, vaksin ini dilakukan karena angka kematian anak di Indonesia cukup tinggi. Bahkan, sambung Yamin, termasuk lima besar tertinggi penyebab kematian adalah campak dan rubella.

“Makanya dilakukan intervensi. Hal tersebut bertujuan agar angka kematian bisa dicegah dengan imunisasi,” ujar Yamin.

Ia mengatakan, pemerintah menggelar program imunisasi ini agar di tahun 2020 mendatang sudah minim anak yang meninggal akibat terjangkit campak dan rubella.

Selain itu, kata Yamin, yang menjadi sasaran adalah mulai pada anak yang berusia sembilam bulan sampai 15 tahun.  “Dari 38 ribu lebih siswa yang menjadi sasaran, kini sudah 27 persen yang sudah diimunisasi oleh Tim Dinas Kesehatan,” tandas Yamin. (*)

Reporter : Hamdan
Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: Dinas Kesehatan Parepare

TerkaitBerita

Wali Kota Parepare Tegaskan Faskes Dilarang Tolak Pasien JKN Nonaktif Sementara

Editor: Muhammad Tohir
18 Februari 2026

...

Satu Tahun Program Makan Bergizi Gratis: Antara Cita-cita Mulia dan “Bom Waktu” Penyakit

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Januari 2026

...

Pelantikan Pengurus IDI, Bupati Pinrang Minta Layanan Jadi Prioritas

Pelantikan Pengurus IDI, Bupati Pinrang Minta Layanan Jadi Prioritas

Editor: Muhammad Tohir
12 Oktober 2025

...

Cegah DBD, Anggota DPRD Sidrap Turun Langsung Lakukan Fogging di Massepe

Editor: Muhammad Tohir
25 Juni 2025

...

Ramadan 1447H

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

BeritaTerkini

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2026

NasDem Sulsel Perkuat Konsolidasi di Dapil 2, Syaharuddin Alrif: Jaga Kepercayaan Rakyat

NasDem Sulsel Perkuat Konsolidasi di Dapil 2, Syaharuddin Alrif: Jaga Kepercayaan Rakyat

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2026

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

KAHMI Parepare Bukber, Berbagi hingga Diskusi

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Safari Ramadan Hari ke-27, Tasming Hamid Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan