PINRANG, PIJARNEWS.COM — Seorang lansia bernama Labada di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), memiliki kisah hidup yang memprihatinkan. Kisahnya pun viral di media sosial.
“Labada sudah lama tinggal di rumah di rumah panggung yang tak layak huni itu,” kata salah seorang warga, Muhammad Abidzar kepada media, Senin (31/3/2025).
Dari pantauan media, Labada tinggal bersama istrinya bernama Mara juga cucunya di Sekkang Rubah, Kelurahan Bentengnge, Kabupaten Pinrang.
“Dia sama istrinya dan cucu, tapi cucunya memiliki keterbelakangan mental,” ucap Abidzar.
Menurutnya, Labada telah puluhan tahun menempati rumah yang terlihat terancam ambruk tersebut. Selain itu, kondisi rumahnya mengalami kebocoran.
“Istrinya menjaga beliau dengan kondisi yang kerap sakit, bersama cucunya juga. Istri Labada sering keluar masuk rumah sakit, kondisi rumahnya kita lihat sangat memperihatinkan. Kalau ada hujan bocor, dan mereka takut rubuh,” ungkapnya.
Labada yang berprofesi sebagai petani, diungkapkannya, semasa sehat adalah sosok yang dikenal dermawan suka membantu ketika ada kegiatan hajatan masyarakat sekitar.
Mara berharap ada dermawan yang membantu untuk membangunkan rumahnya. Menurutnya, dengan kondisi dirinya saat ini, yang bekerja serabutan sangat sulit untuk membangun rumahnya.
“Berharap ada bantuan dari pemerintah untuk bangun rumah yang layak, kalau bantuan BLT, BPJS ada,” tandasnya.
Diketahui, anak Labada ada empat orang dan semua sudah berumah tangga, namun karena keterbatasan ekonomi mereka tak mampu membangun rumah orang tuanya.
Anggota Tagana Dinas Sosial Kabupaten Pinrang melakukan asesmen ke rumah Labada untuk memastikan kondisi keadaan warga tersebut. (*)
Reporter: Faizal Lupphy