• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 16 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Opini: Memandang Realitas Anak Bangsa

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
19 Mei 2017
di Opini, Sulselbar

Fajar Radiansah
(Pegiat Pendidikan Parepare)

Anak bangsa merupakanmutiara dan penerus bagi negara Indonesia ini, mereka adalah insan-insan yang akan memberikan semangat serta ruh bagi kehidupan bangsa ini. Tentu dengan perannya itu tidak lepas dari apa yang dimiliki dalam dirinya, entah etika ataupun estetika mereka, inilah yang menjadi landasan dan pandangan mereka untuk bertindak dalam kehidupan bangsa ini.

Anak bangsa pastilah harus memiliki watak dan pola pikir yang selalu mengindahkan martabat dan moralitas bangsa ini. Paling utama yang mesti diperhatikan adalah sikap-sikap mereka yaitu moralitas. Moralitas yang dimiliki anak bangsa akan menjadi penunjang mereka untuk siap menjadi penerus bangsa, jika moralitas mereka tidak melenceng dati apa yang dicita-citakan oleh bangsa pasti akan memperjuangkan serta memberikan ruh yang sempurna bagi bangsa ini. Namun apabila moralitasnya menetang jiwa bangsa ini, maka mereka yang telah menjadi pondasi bangsa akan rubuh dan menjadikan bangsa ini terbelakang oleh bangsa-bangsa lainnya. Terbelakang yang dialami bangsa ini adalah keterbelakangan mental kebangsaan, pendidikan, serta kebudayaannya.

Jika kita memandang realitas yang terjadi saat-saat ini bagi anak bangsa kita tentu sudah tidak menjadi tanya besar bagi kita. Perilaku-perilaku mereka sudah sangat jauh dari apa yang diharapkan oleh bangsa kita, tindakan asusila, berkata yang tidak senonoh, hingga menjadi pelaku begal adalah sikap yang sangat melenceng dan bahkan membuat kita miris akan kehidupan anak bangsa kita yang seharusnya menjadi panutan dan penerus bangsa kita.

Sekolah kini memiliki PR yang sangat besar dan sangat penting untuk ditindak cepat, mereka yang menjadi pendidik harus selalu mengedepankan sinkronisasi antara kognitif, afektif, dan psikomotorik anak didiknya. Guru tidaklah berpikir pendek untuk mendidik anaknya yang hanya mempermaju pola kognitifnya saja. Sebab sekolah-sekolah saat ini kebanyakan hanya mengajarkan anaknya untuk dapat saling bersaing mendapatkan rangking, padahal hal inilah yang membuat mereka tidak peduli akan bagaimana rasa keegoisan individualisme mereka itu diredamkan. Guru-guru hanya asik memberikan materi-materi pelajaran dan soal-soal lembar kerja, namun tidak menyentuh akan bagaimana anak ini diberi pelajaran untuk bertindak secara langsung dalam mengatasi dan memberikan solusi bagi permasalahan-permasalahan yang mereka hadapi, inilah yang dapat menunjang moralitas anak bangsa kita.

Berita Terkait

Judol Menghilangkan Nyawa

Pegawai Jasa Lainnya Perorangan, Solusi Tambal Sulam Kapitalistik

Membatasi Medsos Anak: Solusi Nyata atau Sekadar Tambal Sulam?

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Selayaknya orangtua, guru, serta masyarakat harus lebih intens dan peduli akan pengaruh moralitas anak bangsa saat ini agar tercipta masyarakat yang adil dan makmur bagi bangsa yang telah merdeka. Patut diingat dan ditindaki bahwa UUD 1945 sebagai dasar negara telah menjelaskan kepada kita bahwa seluruh masyarakat harus mencerdaskan kehidupan bangsa, inilah yang menjadi patokan kita untuk lebih semangat bertindak kepada anak bangsa kita yang sekarang jauh dari moralitas kebangsaan. (*)

Fajar Radiansah
Fajar Radiansah

 

Terkait: OpiniPendidikan

TerkaitBerita

Judol Menghilangkan Nyawa

Judol Menghilangkan Nyawa

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

...

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

...

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 April 2026

...

Pegawai Jasa Lainnya Perorangan, Solusi Tambal Sulam Kapitalistik

Pegawai Jasa Lainnya Perorangan, Solusi Tambal Sulam Kapitalistik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 April 2026

...

BeritaTerkini

Judol Menghilangkan Nyawa

Judol Menghilangkan Nyawa

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Dalami Keamanan Siber, Siswa SMAN 8 Pinrang Ini Diganjar Penghargaan dari NASA

Dalami Keamanan Siber, Siswa SMAN 8 Pinrang Ini Diganjar Penghargaan dari NASA

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

1.300 Hektare Sawah di Pinrang Diserang Hama Tikus-Kresek, Ini Kata Bupati

Editor: Muhammad Tohir
15 April 2026

Mantan Rektor UMPAR Prof. Siri Dangnga Wafat, Wali Kota Parepare Kenang Dedikasinya

Mantan Rektor UMPAR Prof. Siri Dangnga Wafat, Wali Kota Parepare Kenang Dedikasinya

Editor: Muhammad Tohir
15 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan