• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 18 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Opini: Memandang Realitas Anak Bangsa

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
19 Mei 2017
di Opini, Sulselbar

Fajar Radiansah
(Pegiat Pendidikan Parepare)

Anak bangsa merupakanmutiara dan penerus bagi negara Indonesia ini, mereka adalah insan-insan yang akan memberikan semangat serta ruh bagi kehidupan bangsa ini. Tentu dengan perannya itu tidak lepas dari apa yang dimiliki dalam dirinya, entah etika ataupun estetika mereka, inilah yang menjadi landasan dan pandangan mereka untuk bertindak dalam kehidupan bangsa ini.

Anak bangsa pastilah harus memiliki watak dan pola pikir yang selalu mengindahkan martabat dan moralitas bangsa ini. Paling utama yang mesti diperhatikan adalah sikap-sikap mereka yaitu moralitas. Moralitas yang dimiliki anak bangsa akan menjadi penunjang mereka untuk siap menjadi penerus bangsa, jika moralitas mereka tidak melenceng dati apa yang dicita-citakan oleh bangsa pasti akan memperjuangkan serta memberikan ruh yang sempurna bagi bangsa ini. Namun apabila moralitasnya menetang jiwa bangsa ini, maka mereka yang telah menjadi pondasi bangsa akan rubuh dan menjadikan bangsa ini terbelakang oleh bangsa-bangsa lainnya. Terbelakang yang dialami bangsa ini adalah keterbelakangan mental kebangsaan, pendidikan, serta kebudayaannya.

Jika kita memandang realitas yang terjadi saat-saat ini bagi anak bangsa kita tentu sudah tidak menjadi tanya besar bagi kita. Perilaku-perilaku mereka sudah sangat jauh dari apa yang diharapkan oleh bangsa kita, tindakan asusila, berkata yang tidak senonoh, hingga menjadi pelaku begal adalah sikap yang sangat melenceng dan bahkan membuat kita miris akan kehidupan anak bangsa kita yang seharusnya menjadi panutan dan penerus bangsa kita.

Sekolah kini memiliki PR yang sangat besar dan sangat penting untuk ditindak cepat, mereka yang menjadi pendidik harus selalu mengedepankan sinkronisasi antara kognitif, afektif, dan psikomotorik anak didiknya. Guru tidaklah berpikir pendek untuk mendidik anaknya yang hanya mempermaju pola kognitifnya saja. Sebab sekolah-sekolah saat ini kebanyakan hanya mengajarkan anaknya untuk dapat saling bersaing mendapatkan rangking, padahal hal inilah yang membuat mereka tidak peduli akan bagaimana rasa keegoisan individualisme mereka itu diredamkan. Guru-guru hanya asik memberikan materi-materi pelajaran dan soal-soal lembar kerja, namun tidak menyentuh akan bagaimana anak ini diberi pelajaran untuk bertindak secara langsung dalam mengatasi dan memberikan solusi bagi permasalahan-permasalahan yang mereka hadapi, inilah yang dapat menunjang moralitas anak bangsa kita.

Berita Terkait

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Imigrasi Parepare Raih penghargaan Sangat Baik Opini Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 2025.

Pemimpin Islam : Antara Marwah dan Riayah

Selayaknya orangtua, guru, serta masyarakat harus lebih intens dan peduli akan pengaruh moralitas anak bangsa saat ini agar tercipta masyarakat yang adil dan makmur bagi bangsa yang telah merdeka. Patut diingat dan ditindaki bahwa UUD 1945 sebagai dasar negara telah menjelaskan kepada kita bahwa seluruh masyarakat harus mencerdaskan kehidupan bangsa, inilah yang menjadi patokan kita untuk lebih semangat bertindak kepada anak bangsa kita yang sekarang jauh dari moralitas kebangsaan. (*)

Fajar Radiansah
Fajar Radiansah

 

Terkait: OpiniPendidikan

TerkaitBerita

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Lurah dan Ketua PKK Antang Pantau Pasar Murah Pemkot

Editor: Muhammad Tohir
15 Maret 2026

...

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

...

Ramadan 1447H

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

BeritaTerkini

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan