• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 22 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

OPINI: “Prestasi” Utang Luar Negeri Indonesia: Jebakan Kapitalisme Global

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
2 November 2020
di Opini
Yuliati

Oleh : Yuliyati Sambas, S.Pt Pegiat Literasi Komunitas Penulis Bela Islam AMK

Yuliati
Oleh : Yuliyati Sambas, S.Pt
Pegiat Literasi Komunitas Penulis Bela Islam AMK

Jika utang yang diwariskan oleh para penjajah dahulu sangat dirasakan sebagai sesuatu yang membebani. Bahkan ingin segera menyudahinya. Namun mengapa aspek pemikiran dan sistem kehidupan yang diwariskan oleh mereka hingga kini masih dianut? Ya, sesungguhnya apa yang terjadi kini bukan hanya disebabkan warisan utang yang menggunung saja. Tapi juga tersebab tidak dienyahkannya prinsip kehidupan yang disebarkan oleh negara penjajah Barat, yakni kapitalisme, sebagai anak kandung demokrasi.

Negara-negara Barat dahulu melakukan kolonialisasi dengan hard war berupa peperangan fisik. Kini upaya soft war-lah yang dipilih. Dengan menyebarkan ide sesat kapitalisme demokrasi agar dipeluk oleh negara ‘jajahan’ mereka. Salah satunya menjadikan debt trap (jebakan utang) sebagai taktik dalam memerangkap negara-negara jajahan mereka hingga tak mampu berkutik, dan akan manut mengikuti setiap dikte mereka.

Namun, tak ada sesuatu yang mustahil di dunia ini. Termasuk terselesaikannya benang kusut permasalahan di negeri ini. Ketika telah diakui bahwa akar permasalahanya itu bersifat sistemik, maka langkah penyelesaiannya pun tentu wajib bersifat sistemik.

Di dunia ini ada tiga sistem kehidupan yang saling berlomba untuk diterapkan. Pertama sosialis komunisme yang beberapa waktu lalu telah musnah karena tidak sesuai dengan fitrahnya manusia. Dengan menafikan sama sekali keberadaan Sang Pencipta. Kedua adalah kapitalisme yang kini telah banyak disadari kerusakannya. Ketiga adalah sistem kehidupan Islam. Dimana pernah berjaya mengurus masyarakat dunia selama berabad lamanya. Bahkan diakui oleh para pemikir Barat yang mau jujur dengan kehebatannya mengatur alam semesta meraih keadilan dan kesejahteraan yang didamba setiap insan.

Satu di antaranya adalah ungkapan jujur Sejarawan Barat Jacques C. Reister, “Selama lima ratus tahun Islam menguasai dunia dengan kekuatannya, ilmu pengetahuan dan peradaban yang tinggi.” (Min Rawa’i Hadhratina, karya Dr. Musthafa as-Siba’i)

Berita Terkait

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Imigrasi Parepare Raih penghargaan Sangat Baik Opini Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 2025.

Pemimpin Islam : Antara Marwah dan Riayah

Peradaban tinggi yang dimaksud tentu ditopang oleh tingkat kesejahteraan, keamanan dan keadilan yang melingkupi seluruh penjuru negeri. Dimana para sejarawan dunia mengungkapkan bahwa saat itu adalah masa puncak keemasan peradaban Islam. Meski sesungguhnya sepanjang lebih dari 14 abad peradaban Islam mengatur dunia, beragam kebaikan senantiasa didapat oleh masyarakat.

Perkara demikian bukanlah retorika belaka atau isapan jempol. Karena sistem aturannya terpancar dari prinsip agung yakni akidah Islam. Ia berasal dari Zat yang Maha Menciptakan alam semesta, manusia dan kehidupan. Sementara manusia adalah makhluk yang serba terbatas bahkan dalam menentukan standar baik dan buruk yang terjadi atas diri mereka. Maka sudah sewajarnya jika manusia menghendaki kebaikan untuk berpegang hanya pada aturan-Nya.

Islam memiliki satu pandangan khas terkait urusan kesejahteraan dan pengurusan rakyat banyak. Bahwa haram atas kaum muslimin berada di bawah bayang dominasi asing. Sebagaimana dalil berikut,

“Dan sekali-kali Allah tidak akan pernah memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk menguasai orang-orang mukmin.” (TQS. an-Nisâ’ [4]: 141)

Utang sebagai satu pintu menuju terseoknya negeri ke arah dominasi asing menjadi haram untuk diambil. Terlebih ketika berbasis riba. Jelas batil dan terlarang.

Sementara utang yang tidak mengandung riba juga tak berkonsekuensi perjanjian-perjanjian mengikat yang akan melemahkan posisi kedaulatan negara boleh diambil. Itu pun merupakan pintu terakhir di saat kas Baitulmal (lembaga keuangan negara dalam pandangan Islam) kosong. Sementara kekosongan Baitulmal itu sangat jarang terjadi. Itu karena mekanisme pengelolaan harta kekayaan negara dan umum berdasarkan syariat benar-benar melimpah dan lebih dari cukup untuk mengurus setiap kebutuhan publik. Juga memberi kecukupan dari setiap individu rakyat untuk mengecap hajat asasinya.

Sungguh luar biasa syariat Islam ketika mengurusi setiap permasalahan kehidupan. Tinggal satu pertanyaan tersisa. Maukah kita mengenyahkan warisan utang dan sistem kehidupan dari para penjajah? Untuk segera memilih jalan penyelesaian yang berasal dari Zat yang Maha Tahu Hakikat kebaikan dan keburukan bagi setiap hamba-Nya.

Wallahu a’lam bi ash-shawwab.

Tulisan opini yang dipublikasikan di media online ini menjadi tanggung jawab penulis secara pribadi. PIJARNEWS.COM tidak bertanggung jawab atas persoalan hukum yang muncul atas tulisan yang dipublikasikan.

Laman 2 dari 2
sebelumnya12
Terkait: HutangKapitalismeOpini

TerkaitBerita

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Pemimpin Islam : Antara Marwah dan Riayah

Pemimpin Islam : Antara Marwah dan Riayah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 Maret 2026

...

Legitimasi Agama dan Bahaya Provokasi Umat Islam

Editor: Muhammad Tohir
8 Maret 2026

...

Ramadan 1447H

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

BeritaTerkini

Lebaran di Negeri Sakura, Haru Perantau Sidrap Jadi Imam Salat Id di Jepang

Lebaran di Negeri Sakura, Haru Perantau Sidrap Jadi Imam Salat Id di Jepang

Editor: Muhammad Tohir
22 Maret 2026

Rayakan Idul Fitri di Lapangan Andi Makkasau, Wali Kota Parepare Paparkan Capaian

Editor: Muhammad Tohir
21 Maret 2026

Setelah Puluhan Tahun, Takbir Kembali Menggema di Stadion Ganggawa

Editor: Muhammad Tohir
21 Maret 2026

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2026

NasDem Sulsel Perkuat Konsolidasi di Dapil 2, Syaharuddin Alrif: Jaga Kepercayaan Rakyat

NasDem Sulsel Perkuat Konsolidasi di Dapil 2, Syaharuddin Alrif: Jaga Kepercayaan Rakyat

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan