• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 10 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ekonomi

Pendapatan Perkapita Tinggi, Bukan Tolak Ukur Kesejahteraan Warga

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
16 November 2017
di Ekonomi, Sulselbar
Pendapatan Perkapita Tinggi, Bukan Tolak Ukur Kesejahteraan Warga

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Pendapatan perkapita yang tinggi kerap dijadikan ‘jualan’ bagi kepala daerah untuk dicap berhasil dan berprestasi meningkatkan kesejahteraan warga. Namun hal tersebut ternyata tidak bisa dijadikan tokal ukur tingkat kesejahteraan.

Hal tersebut disampaikan pengamat ekonomi Rusmin Nuryadin, Kamis 16/11. Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Umpar itu menjelaskan, pendapatan perkapita adalah besarnya pendapatan rata-rata penduduk di suatu daerah. Pendapatan per kapita didapatkan dari hasil pembagian pendapatan daerah dengan jumlah penduduknya.

“Misalnya pendapatan perkapita suatu daerah Rp10 juta perbulan, maka 10 juta itu dibagi rata jumlah penduduk, itulah yang dikatakan pendapatan perkapita,” jelasnya.

“Namun kita harus tau, bahwa banyak perusahaan, seperti perhotelan yang juga menjadi penyumbang besar untuk pendapatan perkapita. Sekarang, apakah masuk akal jika pendapatan pengusaha hotel sama dengan pendapatan penjual sayur?” bebernya.

Berita Terkait

UMPAR Peroleh Dana Hibah, Dukung Dua Skema Riset Strategis

Pertumbuhan Ekonomi Sidrap Tertinggi, Bupati Ungkap di Milad Muhammadiyah

UMPAR Gelar Pengembangan Akademik dan Dosen

Pasca Dilantik, Rektor Gelar Silaturahmi Bersama IKA UMPAR

Sehingga menurutnya pendapatan perkapita, hanya cocok digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi, bukan mengukur tingkat kesejahteraan.

Pegiat LSM Cabe Rawit itu menyebutkan, mengukur tingkat pemerataan kesejahteraan masyarakat, yang paling sesuai digunakan adalah Gini Ratio

“Gini ratio adalah instrumen untuk mengukur rasio ketimpangan kesejahteraan masyarakat. Itu berbanding terbalik dengan teori pertumbuhan. Kalau kita mengejar pertumbuhan maka pemerataan pasti tidak didapat. Situasi ekonominya sudah begitu. Karena pertumbuhan hanya bisa diciptakan oleh usaha yang dikuasai oleh sekelompok orang,” urainya.

Sehingga, jika suatu daerah ingin diketahui tingkat kesejahteraan warganya, maka daerah itu mesti membeberkan data gini ratio-nya. Bukan pendapatan per kapitanya. (mul/ris)

Terkait: EkonomiKesejahteraan WargaPendapatanUmpar

TerkaitBerita

Komisi IX DPR RI Gandeng ICMI Muda Sulsel Sosialisasi  Program MBG di Makassar

Komisi IX DPR RI Gandeng ICMI Muda Sulsel Sosialisasi Program MBG di Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

...

Tech & Social Summit 2026: Ruang Belajar Digital Skill dan Refleksi Etika Teknologi di Bulan Ramadan

Tech & Social Summit 2026: Ruang Belajar Digital Skill dan Refleksi Etika Teknologi di Bulan Ramadan

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

...

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

...

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

...

Ramadan 1447H

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pemkot Parepare Lepas 1.000 Paket Sembako Pasar Murah Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
3 Maret 2026

BeritaTerkini

Pemkab Sidrap Dukung Pemerintah Pusat Kendalikan Inflasi Jelang Idulfitri

Editor: Muhammad Tohir
9 Maret 2026

Komisi IX DPR RI Gandeng ICMI Muda Sulsel Sosialisasi  Program MBG di Makassar

Komisi IX DPR RI Gandeng ICMI Muda Sulsel Sosialisasi Program MBG di Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Tech & Social Summit 2026: Ruang Belajar Digital Skill dan Refleksi Etika Teknologi di Bulan Ramadan

Tech & Social Summit 2026: Ruang Belajar Digital Skill dan Refleksi Etika Teknologi di Bulan Ramadan

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Wali Kota Parepare Tasming Hamid Terima Andalusia Award pada Milad ke-9 SIT Andalusia

Editor: Muhammad Tohir
8 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan