• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 29 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Soal Video Animasi Diduga Memuat Konten LGBT, MUI Serukan Semua Pihak Berkolaborasi Edukasi Anak

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
28 Agustus 2023
di Nasional
Salah satu adegan kartun yang diduga bermuatan LGBT. MUI ikut buka suara terhadap adanya konten tersebut. Foto: Moonbug

Salah satu adegan kartun yang diduga bermuatan LGBT. MUI ikut buka suara terhadap adanya konten tersebut. Foto: Moonbug

JAKARTA, PIJARNEWS.COM-– Ketua Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga (PRK) MUI Siti Ma’rifah mengatakan menjadi keprihatinan semua pihak dengan munculnya tayangan atau film animasi anak yang memuat konten -konten LGBT, kekerasan, dan pornografi.

“Penularan gerakan mereka memang melalui media seperti itu juga melalui media digital,” ujar dia, Sabtu (26/8/2023) dikutip dari republika.co.id.

Oleh karena itu Komisi PRK MUI bekerja sama dengan kementerian KPPA juga Kemenkominfo melaksanakan kegiatan baik itu berbentuk edukasi, literasi dan pendampingan dengan membentengi anak dan remaja di era digital ini. Karena menurut Ma’rifah ini merupakan bagian dari ketahanan keluarga untuk melindungi generasi muda dan masa depan,dari bahaya pornogafi dan paham-paham yang tidak sesuai dengan nilai-nilai agama dan keluhuran bangsa.

Edukasi, literasi dan pendampingan  terkait ini telah dilakukan dengan melibatkan generasi muda, para pendidik dan orang tua, terutama ibu yang merupakan madrasatul ula (sekolah pertama dan juga yang utama dalam mendidik seorang anak) dan tentu saja seluruh stakeholder terkait.

Termasuk pemerintah dalam hal ini kementerian terkait baik kemenkominfo, kemenag, kemendiknas, dan kemenPPA.

Berita Terkait

Tak Ada Konten Tersedia

Seluruh pihak berkolaborasi dan membuat program pencegahan secara terintegrasi dengan melibatkan ormas keagamaan dan ormas kepemudaan. Agar para pemuda atau remaja melaksanakan kegiatan yang positif dan dapat menggunakan media digital secara cakap dan sehat.

Di samping  menguatkan peran dan fungsi lembaga sensor untuk berperan melakukan pengawasan dan pencegahan terhadap tayangan yang berpotensi merusak moral anak bangsa. Selain itu juga mendorong agar media televisi dan media lainnya untuk menayangkan dan memberitakan tayangan atau berita yang memperkuat karakter berbasis agama dan moral, menguatkan identitas gender, identitas yang berbasis nilai keagamaan dan nilai keindonesiaan.

“Pemerintah perlu memberikan apresiasi terhadap media yang melaksanakan fungsi tersebut, Komisi Perempuan Remaja dan Keluarga siap  bekerja sama menjadi garda terdepan bersama pemerintah dan seluruh stakeholder termasuk dengan media untuk melakukan pencegahan terhadap bahaya yang akan merusak moral generasi muda bangsa,” ujar dia.

Apalagi sebelumnya sempat direncanakan akan ada pertemuan organisasi LGBT di Indonesia beberapa waktu lalu, di mana MUI juga menolaknya.

“Tentunya juga dengan adanya video kartun LGBT yang tayang di Youtube kami dari komisi perempuan, remaja dan keluarga MUI menolak dan meminta Youtube untuk men -take down video tersebut, karena akan merusak nilai-nilai fitrah manusia, tidak sesuai dengan nilai-nilai agama,” jelas dia.

Tak hanya itu paham mereka juga dinilai dapat menyebabkan hancur dan punahnya sebuah generasi yang akan melanjutkan perjalanan bangsa. Jika bangsa Indonesia mengalami ini, padahal Indonesia sedang menyiapkan Generasi Emas 2045, yakni, generasi cerdas, sehat, berkaraker dan berakhlakul karimah yang akan meneruskan pembangunan bangsa ke depan. Ini sesuai dengan tugas MUI sebagai Khodimul Ummah(Pembimbing Umat)dan Shodiqul Hukumah (Mitra Pemerintah). (*)

Sumber: republika.co.id

Terkait: Cegah LGBT

TerkaitBerita

BPJS Kesehatan Buka Layanan Tatap Muka di Kantor Cabang Selama Libur Lebaran 2026

BPJS Kesehatan Buka Layanan Tatap Muka di Kantor Cabang Selama Libur Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Maret 2026

...

Kesehatan Menurun, Try Sutrisno Tutup Usia

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
2 Maret 2026

...

Andi Mappakaya Resmi Pimpin APDESI Merah Putih Sulsel, Uhadi Tekankan Soliditas

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Februari 2026

...

Satu Tahun Program Makan Bergizi Gratis: Antara Cita-cita Mulia dan “Bom Waktu” Penyakit

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Januari 2026

...

BeritaTerkini

Sidrap Open Pickleball 2026 Digelar Mei, Bupati Ajak Atlet ke Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
28 Maret 2026

Momen PSBM 2026, Bupati Ungkap Rahasia Pertumbuhan Ekonomi Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
27 Maret 2026

Wabup Sidrap dan Wabup Bone Ziarah Makam Raja Bone ke-10 di Tellu Limpoe

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

86 Peserta Bersaing Masuk Paskibraka Sidrap 2026

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan