SIDRAP, PIJARNEWS. COM – Perkembangan kecerdasan buatan kini semakin dekat dengan dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran pemrograman.
Menjawab kebutuhan tersebut, Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Laboratorium Komputer SMKN 1 Sidenreng Rappang dengan mengusung tema “Penguatan Kompetensi dan Kemandirian Belajar Pemrograman Siswa melalui Pemanfaatan GitHub Copilot”.
Kegiatan yang diikuti oleh 30 siswa ini menjadi ruang belajar interaktif bagi peserta untuk mengenal bagaimana teknologi AI dapat digunakan secara produktif dalam proses menulis, memahami, dan memperbaiki kode program. Melalui pengenalan GitHub Copilot, praktik coding, serta pendampingan langsung, siswa tidak hanya diperkenalkan pada alat bantu pemrograman modern, tetapi juga diajak memahami cara berpikir logis di balik setiap baris kode yang dihasilkan.
Tim pelaksana diketuai oleh Andri Dwi Utomo, S.Kom., M.T. dengan anggota Andi Taufiqurrahman Akbar, M.Kom., Ir. Muhammad Syafaat, S.Kom., M.Kom., Ir. Muhammad Ikhwan Burhan, S.Kom., M.Kom. Jeffry, S.Kom., M.T. A. Inayah Auliyah, M.Kom., Andi Nurfadillah Ali, S.Tr., M.Kom. Ika Reskiana Adriani, S.Si., M.Si. dan Aprizal Resky, S.Si., M.Si. Kegiatan ini juga melibatkan tiga mahasiswa, yaitu Drahayu Lestari, Maulana Malik Ibrahim, dan Fadyah Bulqis Ilham, yang turut mendampingi peserta selama sesi praktik berlangsung.
Dalam pelaksanaannya, peserta diarahkan untuk mencoba secara langsung penggunaan GitHub Copilot dalam membantu penulisan kode, membaca saran program, serta memahami alur penyelesaian masalah. Materi juga menekankan pentingnya etika penggunaan AI dalam pemrograman, agar siswa mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, tidak sekadar menyalin hasil, tetapi tetap membangun pemahaman, kreativitas, dan kemandirian belajar.
Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat, Andri Dwi Utomo, S.Kom., M.Kom., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memperluas wawasan siswa terhadap teknologi yang banyak digunakan dalam dunia kerja dan industri digital.
“Kami ingin siswa melihat AI bukan sebagai pengganti kemampuan berpikir, tetapi sebagai mitra belajar yang membantu mereka memahami pemrograman dengan lebih percaya diri, kritis, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Wakasek Kurikulum SMKN 1 Sidenreng Rappang, Sarbiah S.Kom menyambut positif kegiatan ini karena dinilai relevan dengan kebutuhan pembelajaran kejuruan, khususnya dalam penguatan kompetensi digital siswa. Antusiasme peserta terlihat selama sesi praktik, ketika siswa mencoba menyusun kode, membaca rekomendasi dari GitHub Copilot, dan mendiskusikan hasilnya bersama tim pendamping.
Kegiatan yang didukung melalui Hibah Internal Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie ini menjadi bentuk kontribusi nyata ITH dalam menghadirkan pembelajaran teknologi yang adaptif, kontekstual, dan sesuai perkembangan zaman. Melalui program ini, ITH berharap siswa SMK semakin siap menghadapi tantangan dunia digital dengan kemampuan teknis, etika, dan kemandirian belajar yang lebih kuat.












