PINRANG, PIJARNEWS.COM – Berjualan roti keliling menjadi pilihan Saiful untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya. Selama kurang lebih lima tahun, ia rutin berkeliling ke perumahan, sekolah, hingga sejumlah lokasi ramai untuk menawarkan dagangannya.
Saiful mengatakan, pekerjaan tersebut dipilih karena tidak membutuhkan modal yang terlalu besar. Selain itu, roti juga cukup diminati masyarakat sehingga peluang untuk mendapatkan penghasilan tetap terbuka.
“Awalnya saya mencoba karena ingin mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga,” kata Saiful saat ditemui di Pinrang, Jumat (11/9/2026).
Setiap hari, Saiful biasanya mulai berjualan sejak pagi hingga sore atau menjelang malam. Roti yang dijualnya diperoleh dari tempat produksi atau toko roti, kemudian dibawa berkeliling menggunakan gerobak atau kendaraan.
Menurut Saiful, sistem berjualan keliling membuatnya bisa menjangkau lebih banyak calon pembeli. Ia mendatangi langsung lokasi yang dianggap ramai dan memiliki potensi pelanggan.
“Dengan berkeliling saya bisa mendatangi langsung pelanggan sehingga lebih mudah menjualnya,” ujarnya.
Pendapatan Saiful dari berjualan roti tidak selalu sama setiap hari. Besarnya penghasilan bergantung pada jumlah pembeli dan kondisi di lapangan. Saat ramai, penjualan bisa meningkat, sementara ketika sepi pendapatannya ikut menurun.
Dari hasil penjualan tersebut, Saiful terlebih dahulu menyisihkan modal dan biaya operasional. Sebagian keuntungan kemudian digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, sedangkan sebagian lainnya diputar kembali sebagai modal untuk berjualan keesokan harinya.
Namun, perjalanan Saiful mencari nafkah tidak selalu berjalan mulus. Cuaca menjadi salah satu kendala yang cukup memengaruhi aktivitasnya. Ketika hujan turun, aktivitas masyarakat di luar rumah cenderung berkurang sehingga penjualan ikut terdampak.
“Kendala yang sering saya hadapi adalah cuaca, terutama ketika hujan,” ungkapnya.
Selain cuaca, Saiful juga menghadapi kenaikan harga kebutuhan usaha serta persaingan dengan pedagang roti lainnya. Kondisi tersebut membuatnya harus menyesuaikan lokasi dan waktu berjualan agar tetap bisa mendapatkan pelanggan.
Meski menghadapi berbagai tantangan, Saiful memilih untuk tetap bertahan. Selama lima tahun menjalani usaha tersebut, berjualan roti keliling masih menjadi salah satu sumber penghasilan utama untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarganya.
Ia berharap usaha yang dijalaninya dapat terus bertahan dan berkembang. Saiful juga berharap jumlah pelanggan semakin bertambah sehingga pendapatan yang diperoleh dapat meningkat.
“Saya berharap usaha ini bisa terus berjalan dan semakin berkembang serta mendapatkan pelanggan yang lebih banyak,” pungkasnya.
Penulis: Muh. Rasul












