PAREPARE, PIJARNEWS.COM – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Bacukiki Barat, Kota Parepare, menggelar Konferensi Kerja Cabang (Konkercab) I Tahun 2026 di Aula UPT SMA Negeri 5 Parepare, Sabtu (31/10/2026).
Mengusung tema ‘Melalui Silaturahmi dalam Mewujudkan Guru Bermutu, Indonesia Maju’, konferensi tersebut diikuti perwakilan dari 14 ranting di bawah naungan PGRI Cabang Bacukiki Barat. Tingkat kehadiran peserta tercatat mencapai 75 persen.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Sekretaris PGRI Kota Parepare, Sultan, S.Pd., M.Pd., yang hadir mewakili Ketua PGRI Kota Parepare.
Ketua Panitia Konkercab I Tahun 2026, Kasbuddin, S.T., M.Pd., mengatakan panitia telah berkomitmen menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan. Dia berharap konferensi tersebut tidak sekadar menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga menghasilkan gagasan dan keputusan yang bermanfaat bagi seluruh anggota.
“Konferensi kerja ini menjadi kesempatan bagi kita untuk berdiskusi, menyampaikan gagasan, serta merumuskan langkah-langkah strategis demi kemajuan organisasi. Kami berharap seluruh keputusan yang dihasilkan dapat ditindaklanjuti dan memberikan manfaat bagi anggota PGRI,” ujar Kasbuddin.
Sementara itu, Ketua PGRI Cabang Bacukiki Barat, H. Syarifuddin, S.Pd., menekankan pentingnya menjaga solidaritas dan kebersamaan dalam menjalankan roda organisasi. Menurutnya, kekuatan PGRI tidak hanya terletak pada kepengurusan, tetapi juga pada keterlibatan dan kontribusi seluruh anggota.
“Solidaritas dan kebersamaan merupakan modal utama dalam membangun organisasi yang kuat. Karena itu, mari kita terus menjaga kekompakan, saling menghargai, dan mengedepankan semangat kekeluargaan dalam setiap pelaksanaan program organisasi,” kata Syarifuddin.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota yang selama ini telah berkontribusi dalam menjalankan berbagai program PGRI Cabang Bacukiki Barat.
Sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan turut dipaparkan dalam konferensi tersebut. Di antaranya kegiatan bakti sosial serta partisipasi dan dukungan PGRI Cabang Bacukiki Barat dalam menyukseskan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) PGRI tingkat Kota Parepare dan Provinsi Sulawesi Selatan.
Menurut Syarifuddin, berbagai capaian tersebut merupakan hasil kerja sama dan dukungan seluruh anggota. Dia berharap semangat gotong royong itu terus dipertahankan untuk menghadapi tantangan organisasi ke depan.
Dalam agenda utama Konkercab I Tahun 2026, peserta dibagi ke dalam tiga komisi untuk membahas berbagai bidang strategis organisasi.
Komisi I yang membidangi organisasi dan keanggotaan dipimpin Padlang, S.Pd. Komisi ini membahas penguatan struktur organisasi serta optimalisasi peran dan partisipasi anggota.
Komisi II yang membahas program kerja dan pembinaan kelembagaan dipimpin Ilyas, S.Pd., M.Pd. Pembahasan difokuskan pada pengembangan program organisasi dan peningkatan kapasitas kelembagaan.
Adapun Komisi III yang membidangi advokasi dan rekomendasi dipimpin Tariyana, S.Pd., M.Pd. Komisi ini membahas sejumlah rekomendasi strategis, terutama yang berkaitan dengan kepentingan, perlindungan, dan penguatan profesi guru.
Sekretaris PGRI Cabang Bacukiki Barat, Anugerah, S.Pd.I., Gr., M.Pd., turut berperan sebagai pemantik diskusi sekaligus mengawal jalannya pembahasan masing-masing komisi agar berlangsung terarah dan menghasilkan rumusan yang konstruktif.
Melalui pembahasan tersebut, Konkercab diharapkan menghasilkan program kerja yang realistis, berkelanjutan, dan mampu menjawab kebutuhan anggota serta tantangan dunia pendidikan.
Lebih dari sekadar agenda rutin organisasi, Konkercab I PGRI Cabang Bacukiki Barat Tahun 2026 menjadi forum evaluasi terhadap program yang telah berjalan sekaligus menyusun arah kebijakan organisasi ke depan.
Hasil konferensi diharapkan tidak berhenti pada kesepakatan di dalam forum, tetapi dapat diwujudkan melalui pelaksanaan program kerja yang terukur dan melibatkan seluruh anggota.
Dengan semangat kekompakan, profesionalisme, dan solidaritas, PGRI Cabang Bacukiki Barat berkomitmen untuk terus memperkuat peran organisasi dalam memperjuangkan kepentingan guru serta berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan.












