• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 27 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

30 Meter Bangunan Call Centre Parepare Ambruk, Rekanan Bantah Salahi Bestek

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
5 Februari 2019
di Sulselbar
Salah satu bagian bangunan Call Centre Terpadu 112 yang diduga ambruk. --Foto : Syamsuddin/ PIJAR--

Salah satu bagian bangunan Call Centre Terpadu 112 yang diduga ambruk. --Foto : Syamsuddin/ PIJAR--

PAREPARE, PIJARNEWS,COM — Landasan bangunan atap lantai tiga proyek Call Centre 112 Terpadu di Jalan Jendral Sudirman, Kota Parepare, Sulawesi Selatan ambruk. Meski terlihat ambruk, namun pelaksana proyek membantah jika bangunan tersebut tidak sesuai bestek. 

“Saat membuka tiang penyangga landasan atap, tiba-tiba pasangan batu bata dan cor yang berada di atasnya runtuh. Bangunan yang roboh sepanjang 30 meter. Kami juga heran kenapa bisa rubuh,“ ujar Amri, buruh harian Pembangunan Call Centre 112 di Lokasi Bangunan, Senin (4/2/2019) kepada PIJARNEWS.COM.

Robohnya landasan atap cor sepanjang 30 meter tersebut terjadi sekira pukul 18.00 wita. Informasi yang diperoleh menyebutkan, saat itu, para pekerja membongkar mal penyangga cor yang sudah dianggap kering.

Namun karena kurang kuat, cor sepanjang 30 meter itu jatuh dari lantai 3. Saat itu, pekerja bangunan membongkar penyangga penahal mal atau cetakan cor.

“Untung saat membongkar, kami tidak terlalu berada di bawah bangunan itu. Hanya ada satu orang teman kami yang nyaris terkena puing-puing reruntuhan cor yang ambruk,” kata Amri.

Berita Terkait

Tak Ada Konten Tersedia

Kejadian itu sempat membuat warga disekitar panik. Sebab, saat kejadian suara gemuruh mirip guntur saat hujan terdengar sangat keras. Menurut Samsir, warga sekitar, ia mendengar suara bergemuruh dan suara yang membuat panik warga.

“Kami kira itu suara guntur, namun karena tidak ada hujan saya kira ada bencana alam. Saat keluar, kami lihat bangunan Call Center 112 ambruk. Hal ini sembat membuat warga sekitar kaget. Bahkan ada yang sudah menyelamatkan barang berharganya, karena merasa ada bencana alam,” ungkap Samsir.

Sementara itu, rekanan bangunan Call Center 112 Terpadu, PT Sukses Sanggah Sejahtera, Andi Iwan Latinro mengaku jika bangunan sepanjang 30 meter itu tidak rubuh, tetapi hanya sengaja dibongkar.

Menurut Iwan, cor penyangga atap atau biasa disebut konsul di atasnya ada batu bata yang dipasang setinggi 3 meter. Karena miring, lanjut Iwan, pihaknya menyuruh pekerja untuk membongkar bangunan itu.

“Sebanarnya tidak ambruk. Dari hasil konsultasi dengan pihak PPK, saya beri masukan di atas konsul berdiri batu bata setinggi 3 meter, karena sering ditiup angin, batu bata itu miring. Dari hasil konsultasi, saya kemudian memerintahkan pekerja untuk membongkar,” kata Andi Iwan Latinro.

Atas kejadian itu, Kepolisian Resor Parepare masih melakukan pendalaman atas kejadian itu. Apakah bangunan itu ambruk karena tidak sesuai bestek ataukah memang sengaja dibongkar. (*)

Reporter : Syamsuddin

Editor : Alfiansyah Anwar

 

Terkait: Bangunan AmbrukCall Centre 112 Parepare

TerkaitBerita

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2026

...

Lurah dan Ketua PKK Antang Pantau Pasar Murah Pemkot

Editor: Muhammad Tohir
15 Maret 2026

...

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

...

Penataan Wilayah dan Penanggulangan Banjir Manggala Jadi Prioritas Pemkot Makassar

Penataan Wilayah dan Penanggulangan Banjir Manggala Jadi Prioritas Pemkot Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

...

BeritaTerkini

Wabup Sidrap dan Wabup Bone Ziarah Makam Raja Bone ke-10 di Tellu Limpoe

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

86 Peserta Bersaing Masuk Paskibraka Sidrap 2026

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan