• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 22 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

30 Meter Bangunan Call Centre Parepare Ambruk, Rekanan Bantah Salahi Bestek

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
5 Februari 2019
di Sulselbar
Salah satu bagian bangunan Call Centre Terpadu 112 yang diduga ambruk. --Foto : Syamsuddin/ PIJAR--

Salah satu bagian bangunan Call Centre Terpadu 112 yang diduga ambruk. --Foto : Syamsuddin/ PIJAR--

PAREPARE, PIJARNEWS,COM — Landasan bangunan atap lantai tiga proyek Call Centre 112 Terpadu di Jalan Jendral Sudirman, Kota Parepare, Sulawesi Selatan ambruk. Meski terlihat ambruk, namun pelaksana proyek membantah jika bangunan tersebut tidak sesuai bestek. 

“Saat membuka tiang penyangga landasan atap, tiba-tiba pasangan batu bata dan cor yang berada di atasnya runtuh. Bangunan yang roboh sepanjang 30 meter. Kami juga heran kenapa bisa rubuh,“ ujar Amri, buruh harian Pembangunan Call Centre 112 di Lokasi Bangunan, Senin (4/2/2019) kepada PIJARNEWS.COM.

Robohnya landasan atap cor sepanjang 30 meter tersebut terjadi sekira pukul 18.00 wita. Informasi yang diperoleh menyebutkan, saat itu, para pekerja membongkar mal penyangga cor yang sudah dianggap kering.

Namun karena kurang kuat, cor sepanjang 30 meter itu jatuh dari lantai 3. Saat itu, pekerja bangunan membongkar penyangga penahal mal atau cetakan cor.

“Untung saat membongkar, kami tidak terlalu berada di bawah bangunan itu. Hanya ada satu orang teman kami yang nyaris terkena puing-puing reruntuhan cor yang ambruk,” kata Amri.

Berita Terkait

Tak Ada Konten Tersedia

Kejadian itu sempat membuat warga disekitar panik. Sebab, saat kejadian suara gemuruh mirip guntur saat hujan terdengar sangat keras. Menurut Samsir, warga sekitar, ia mendengar suara bergemuruh dan suara yang membuat panik warga.

“Kami kira itu suara guntur, namun karena tidak ada hujan saya kira ada bencana alam. Saat keluar, kami lihat bangunan Call Center 112 ambruk. Hal ini sembat membuat warga sekitar kaget. Bahkan ada yang sudah menyelamatkan barang berharganya, karena merasa ada bencana alam,” ungkap Samsir.

Sementara itu, rekanan bangunan Call Center 112 Terpadu, PT Sukses Sanggah Sejahtera, Andi Iwan Latinro mengaku jika bangunan sepanjang 30 meter itu tidak rubuh, tetapi hanya sengaja dibongkar.

Menurut Iwan, cor penyangga atap atau biasa disebut konsul di atasnya ada batu bata yang dipasang setinggi 3 meter. Karena miring, lanjut Iwan, pihaknya menyuruh pekerja untuk membongkar bangunan itu.

“Sebanarnya tidak ambruk. Dari hasil konsultasi dengan pihak PPK, saya beri masukan di atas konsul berdiri batu bata setinggi 3 meter, karena sering ditiup angin, batu bata itu miring. Dari hasil konsultasi, saya kemudian memerintahkan pekerja untuk membongkar,” kata Andi Iwan Latinro.

Atas kejadian itu, Kepolisian Resor Parepare masih melakukan pendalaman atas kejadian itu. Apakah bangunan itu ambruk karena tidak sesuai bestek ataukah memang sengaja dibongkar. (*)

Reporter : Syamsuddin

Editor : Alfiansyah Anwar

 

Terkait: Bangunan AmbrukCall Centre 112 Parepare

TerkaitBerita

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

...

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 April 2026

...

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

Pakar Hadis Tarbawi Hadir, Halalbihalal  Muhammadiyah Sulbar  Ungkap Sejarah Awal Persyarikatan di Mandar

Pakar Hadis Tarbawi Hadir, Halalbihalal Muhammadiyah Sulbar Ungkap Sejarah Awal Persyarikatan di Mandar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

BeritaTerkini

Pastikan Korban Tertangani, Tasming Hamid Temui Korban Kebakaran di Lumpue

Pastikan Korban Tertangani, Tasming Hamid Temui Korban Kebakaran di Lumpue

Editor: Muhammad Tohir
22 April 2026

Penandatanganan rekomendasi LKPJ TA 2025, Wali Kota Apresiasi Kinerja DPRD Parepare

Penandatanganan rekomendasi LKPJ TA 2025, Wali Kota Apresiasi Kinerja DPRD Parepare

Editor: Muhammad Tohir
22 April 2026

Dorong Literasi Akademik, Dosen Sumbangkan Karya Ilmiah ke Perpustakaan Kampus IAIN Parepare

Dorong Literasi Akademik, Dosen Sumbangkan Karya Ilmiah ke Perpustakaan Kampus IAIN Parepare

Editor: Muhammad Tohir
21 April 2026

PLN UP3 Pinrang Peringati Hari Kartini 2026, Tegaskan Komitmen Emansipasi

PLN UP3 Pinrang Peringati Hari Kartini 2026, Tegaskan Komitmen Emansipasi

Editor: Muhammad Tohir
21 April 2026

Wali Kota Parepare Dukung Musda VI ICMI, Jadi Momentum Perkuat Persatuan Ormas Islam

Wali Kota Parepare Dukung Musda VI ICMI, Jadi Momentum Perkuat Persatuan Ormas Islam

Editor: Muhammad Tohir
21 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan