• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Kesehatan

UNAIR Kirim Dokter dan Rumah Sakit Terapung ke Majene

Editor: Tohir Muhammad
25 Januari 2021
di Kesehatan, Peristiwa, Sulselbar
UNAIR Kirim Dokter dan Rumah Sakit Terapung ke Majene

MAJENE, PIJARNEWS.COM — Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya mengirim tim kapal Ksatria Airlangga. Kapal tersebut berfungsi sebagai rumah sakit yang dilengkapi dengan peralatan canggih dan ruang operasi. Kapal ini juga menyiapkan satu orang dokter ahli bedah, dua orang apoteker dan beberapa tim medis lainnya.

Kapal itu kini telah sandar di Pelabuhan Palipi, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Ahad (23/1/2021).

Direktur Rumah Sakit Terapung, dr Agus Harianto mengatakan, kedatangan kapal tersebut dalam rangka misi kemanusiaan untuk membantu perawatan korban gempa. Utamanya yang mengalami luka.

“Kami datang ke Sulbar dalam misi kemanusiaan, membantu saudara kita yang terkena musibah gempa bumi,” ucap dokter ahli bedah itu.

BeritaTerkait

Pengurus IKAPI Sulsel Resmi Dilantik, Nur Amin Saleh: Rumah Penerbit Tumbuh Bersama

Pengurus IKAPI Sulsel Resmi Dilantik, Nur Amin Saleh: Rumah Penerbit Tumbuh Bersama

1 September 2026
Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

22 Agustus 2026
11 Tahun Al-Risalah Batetangnga: Dari Langkah Kecil Menjadi Gerakan Besar, Kepercayaan Masyarakat Jadi Energi Pertumbuhan

11 Tahun Al-Risalah Batetangnga: Dari Langkah Kecil Menjadi Gerakan Besar, Kepercayaan Masyarakat Jadi Energi Pertumbuhan

20 Agustus 2026
Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari  Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

19 Agustus 2026

Agus menjelaskan, kapal tersebut berangkat dari Kota Surabaya sejak terjadinya gempa bumi pada Jumat 15 Januari lalu dan baru tiba di Pelabuhan Palipi siang kemarin. Dalam perjalanannya, kapal tersebut harus transit selama tiga hari di Pelabuhan Makassar karena terkendala cuaca buruk.

Agus juga menyebut, RS terapung itu akan berada di Kabupaten Majene hingga situasi membaik dan korban luka akibat gempa sudah tertangani dengan baik. (*) 

Reporter : Rahmayani
Editor : Muhammad Tohir

Terkait: GempabumiMajeneRS TerapungSulbarUNAIR

BeritaTerkait

Dr. Wahyu Maulid Adha Pimpin ISEI Mamuju, Siap Perkuat Sinergi Akademisi, Bisnis, dan Pemerintah

Dr. Wahyu Maulid Adha Pimpin ISEI Mamuju, Siap Perkuat Sinergi Akademisi, Bisnis, dan Pemerintah

Editor: Tohir Muhammad
6 Agustus 2026

...

Komunitas Estuaria Indonesia Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Majene

Komunitas Estuaria Indonesia Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Majene

Editor: Tim Redaksi
10 Mei 2025

...

Dokter Helmiyadi Tutup Usia, RSUD Andi Makkasau Sampaikan Bela Sungkawa

Editor: Tohir Muhammad
12 Juli 2024

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi