• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 4 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Advertorial Pemprov Sulbar

2022, Sulbar Dapat Alokasi Dana TKDD Rp. 6,474 Triliun

Editor: Tim Redaksi
1 Desember 2021
di Pemprov Sulbar
2022, Sulbar Dapat Alokasi Dana TKDD Rp. 6,474 Triliun

MAMUJU, PIJARNEWS.COM – Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) serta Rincian Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun Anggaran 2022, diserahkan Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, Penyerahan dilakukan

di Gedung Serbaguna PKK Sulbar, Selasa (30/11/2021).

“Acara ini merupakan momen yang sangat penting untuk kita melakukan evaluasi atas pelaksanaan DIPA tahun 2021 dan perbaikan langkah-langkah di tahun 2022,” sebut Ali Baal Masdar, Gubernur Sulbar dalam sambutannya.

Ali Baal mengatakan, pada Tahun 2022, provinsi dan kabupaten se-Sulbar mendapatkan alokasi Dana TKDD dengan total sebesar Rp.6, 474 Triliun.

BeritaTerkait

Disambut Prof Zudan, Jokowi Resmikan Proyek Strategis Nasional di Sulbar

Disambut Prof Zudan, Jokowi Resmikan Proyek Strategis Nasional di Sulbar

23 April 2024
Pemprov Sulsel Perkuat Arsitektur SPBE

Pemprov Sulsel Perkuat Arsitektur SPBE

9 Februari 2024
Manfaatkan Potensi Lautan, Sulsel Usung Konsep Ekonomi Biru

Manfaatkan Potensi Lautan, Sulsel Usung Konsep Ekonomi Biru

10 Januari 2024
Musim Hujan, BPBD Sulsel Ingatkan Dampak Hidrometeorologi

Musim Hujan, BPBD Sulsel Ingatkan Dampak Hidrometeorologi

4 Januari 2024

Gubernur berharap, percepatan belanja daerah sudah dimulai sejak DIPA dan Alokasi TKDD diberikan. Anggaran belanja dapat segera dimaksimalkan.

“Dengan diserahkannya Daftar Alokasi TKDD ini, diharapkan seluruh pemerintah daerah agar benar-benar menggunakan alokasi TKDD Tahun 2022 dengan baik, sehingga dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” kata Ali Baal

Ia manambahkan, seperti yang diketahui bersama, sejak tahun 2020, Covid-19 telah mengakibatkan dampak negatif yang luar biasa termasuk di Sulbar. Perekonomian Sulbar mengalami kontraksi hingga -5,26/5 pada Triwulan 3 tahun 2020. Untuk itu, pemerintah telah melakukan langkah-langkah cepat untuk melakukan penanggulangan krisis kesehatan dan pemulihan ekonomi nasional.

“Kerja keras pemerintah sejak 2020 hingga sekarang menghasilkan pemulihan ekonomi secara bertahap. Pada kuartal 3 tahun 2021, ekonomi Sulbar mampu tumbuh 2,54 persen,”tambahnya

Sementara itu, Plt. Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Sulbar, Irfa Ampri menyampaikan himbauan Menteri Keuangan, bahwa APBN bukan milik pemerintah yang disalurkan oleh Kementerian Keuangan, tetapi milik seluruh rakyat Indonesia.

“APBN juga milik dari semua masyarakat Sulbar, termasuk petani, nelayan, pengusaha UMKM, pedagang pasar, hingga para pelajar. Oleh karenanya, mari bersama-sama mewujudkan penyaluran APBN di Sulbar yang makin berkualitas, menonjolkan fungsi dan perannya dalam melindungi masyarakat, memulihkan ekonomi regional, dan turut mendukung reformasi struktural guna mencapai keadilan sosial bagi seluruh rakyat,” kata Irfa.

Irfa mengatakan, pihaknya berharap peran APBN dapat optimal terlaksana baik melalui belanja K/L maupun TKDD untuk mencapai tujuan kesejahteraan seluruh masyarakat di Bumi Mala’bi.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sulbar juga menyerahkan penghargaan kepada pemerintah daerah dan Satker Lingkup Sulbar atas raihan kinerja pelaksanaan anggaran dan pelaporan keuangan.

Adapun alokasi Dana TKDD yang diberikan kepada pemerintah daerah se-Sulbar yaitu, Pemprov Sulbar sebesar Rp.1,42 Triliun, Kabupaten Polewali Mandar sebesar Rp.1,18 Triliun, Kabupaten Mamuju sebesar Rp.950,21miliar, Kabupaten Mamasa sebesar Rp.839,42 Miliar, Kabupaten Pasangkayu sebesar Rp.771,07 Miliar, Kabupaten Majene sebesar Rp. 746,16 Miliar, dan Kabupaten Mamuju Tengah sebesar Rp.556,86 Miliar.

Kegiatan tersebut dihadiri para Wakil Bupati/Sekda mewakili Pemerintah Kabupaten, Wakil Ketua DPRD Sulbar, Abdul Rahim, Sekprov Muhammad Idris, pimpinan instansi vertikal, pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulbar dan undangan lain. (*)

Terkait: PemprovSulbarTKDD

BeritaTerkait

Tekun dan Disiplin, Siswa SMKN 5 Jeneponto Dapat Bantuan dari Pemprov Sulsel

Tekun dan Disiplin, Siswa SMKN 5 Jeneponto Dapat Bantuan dari Pemprov Sulsel

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

...

Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Sidrap, Ahli Waris Hadang dan Klaim Lahan Milik Keluarga Sejak 1937

Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Sidrap, Ahli Waris Hadang dan Klaim Lahan Milik Keluarga Sejak 1937

Editor: Muhammad Tohir
28 April 2026

...

Penurunan Kemiskinan dan Raihan Sertifikat Menuju Kota Bersih Pemkot Parepare Diapresiasi Pemprov

Editor: Muhammad Tohir
30 Maret 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi