• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ajatappareng

Terima Sertifikat Kemenperin, Cahyadin Terus Berinovasi Mengenalkan Kopi Pinrang

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
3 Desember 2022
di Ajatappareng

PINRANG, PIJARNEWS.COM— Brand Kopi Lokal yang satu ini berasal dari Pinrang sudah diakui skala Nasional. Hal itu diungkapkan oleh Andi Cahyadin selaku Pendiri CV. Forest Coffee Indonesia.

Hal tersebut terbukti dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dengan diterimanya sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) atau sertifikat kesesuaian produk dari balai besar standardisasi dan pelayanan jasa industri hasil perkebunan, mineral logam dan maritim (BBIHPMM) di Makassar.

Andi Cahyadin mengatakan Kemenperin melakukan pendampingan kepada CV.Forest Coffe dalam mendapatkan sertifikat BBIHPMM.

Selain melakukan pendampingan juga membahas peluang ekspor komoditi unggulan Sulawesi Selatan dan Barat ke Negara mitra free trade agreement (FTA) Indonesia.

BeritaTerkait

Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

27 September 2026
Jaga Produksi Pertanian, Bupati Pinrang Tinjau Panen hingga Pompanisasi

Jaga Produksi Pertanian, Bupati Pinrang Tinjau Panen hingga Pompanisasi

24 September 2026
Masjid Al-Hijrah dan Rumah Tahfidz Muhammadiyah Akan Dibangun di Manisa, Butuhkan Anggaran Rp905 Juta

Masjid Al-Hijrah dan Rumah Tahfidz Muhammadiyah Akan Dibangun di Manisa, Butuhkan Anggaran Rp905 Juta

24 September 2026
Terapkan Ganjil Genap Kurangi Antrean, Bupati Pinrang Pantau Pengisian BBM Subsidi

Terapkan Ganjil Genap Kurangi Antrean, Bupati Pinrang Pantau Pengisian BBM Subsidi

24 September 2026

“Dengan adanya sertifikat SNI ini, semoga dapat meningkatkan hasil penjualan lewat merek yang telah dinyatakan aman tersebut,” ujar Cahyadin kepada wartawan, Selasa (29/11/2022).

Jauh sebelum Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan produk kopi dari Forest Coffee layak atau aman dikonsumsi, pihak forest coffee telah menjamin mutu dan kualitas produk.

“Semoga Kopi Pinrang juga bisa bersaing dengan rasa khas,” ujarnya.

Forest Coffee sendiri dirintis sejak tahun 2017 hingga sekarang dan telah mempekerjakan puluhan karyawan.

“Hingga saat ini forest coffee telah mempekerjakan sembilan orang karyawan tetap, dan 10 orang tenaga lepas yang membidangi bagian sortasi kopi,” beber Cahyadin kepada pijarnews.com, Jumat (2/12/2022).

Untuk memperkenalkan produk Pinrang dalam skala nasional hingga internasional, Cahyadin mengambil bahan baku kopi kualitas terbaik dari Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang.

“Iyee semua bahan baku kopi berasal dari petani kopi di Kabupaten Pinrang Kecamatan Lembang,” jelasnya.

“Target pasar kami  yaitu pasar lokal dan mancanegara karena saat ini hampir semua wilayah sulawesi Selatan hingga Jawa, forest coffee sudah masuk dan manca negara juga sudah masuk dengan adanya penandatanganan kontrak kerja sama dengan beberapa importir asal Hongkong dan  Timur Tengah,” jelasnya.

Dalam berbisnis kopi, tentunya juga memerlukan peralatan teknologi yang baik agar menghasilkan kopi yang dapat bersaing di pasar global.

Hambatan yang dialami oleh Forest Coffee ungkap Cahyadin dalam skala lokal saat ini tidak ada.

Sehingga, menurutnya semakin banyak pelaku usaha kopi akan semakin mudah mengkomersialkan kopi Pinrang sesuai visi misi Forest Coffee  dalam memperkenalkan kopi Pinrang di skala nasional hingga manca negara.

“Karena keterbatasan peralatan pengolahan kopi kami sulit bersaing di pasar global, sedangkan hambatan kami di wilayah lokal itu tidak ada,” kata Cahyadin.

Ke depan, dia dan pihaknya akan terus berinovasi meningkatkan teknologi pengolahan kopi. Sehingga menikmati kopi lebih mudah dan penyajian yang praktis, bebas ampas dan tentunya kemasan yang digunakan ramah lingkungan. (*)

Reporter: Faizal Lupphy

Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: Pencinta Kopi

Berita Terkait

Tak Ada Konten Tersedia

Berita Populer

  • Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bone BerAmal FC Juara Piala Gubernur Sulsel 2026, Tekuk Sidrap United Lewat Adu Penalti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masjid Al-Hijrah dan Rumah Tahfidz Muhammadiyah Akan Dibangun di Manisa, Butuhkan Anggaran Rp905 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi