• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 2 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Abrasi Sungai Saddang Kian Meluas, Warga Sebut Sejak 2018- Sekarang Belum Ada Tindakan

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
30 Mei 2024
di Lingkungan, Sulselbar
Foto Terbaru Abrasi Telah Memakan Lahan Warga (Rabu 29/5/2024)

Foto Terbaru Abrasi Telah Memakan Lahan Warga (Rabu 29/5/2024)

PINRANG, PIJARNEWS.COM – “Kami tidak tahu mau berbuat apa, karena sejak tahun 2018 Warga mendatangi kantor DPRD Pinrang untuk berdialog, 2020 warga juga melakukan aksi damai untuk berdialog dengan DPRD, namun sampai sekarang tak ada tindakan penanganan,”.

Demikian ungkapan keresahan salah seorang warga Kelurahan Teppo, Kabupaten Pinrang, Muhammad Taufik, setelah segala upaya swadaya serta koordinasi terkait abrasi sungai Saddang dengan pihak terkait telah dilakukan oleh warga, namun hasilnya masih nihil hingga saat ini.

Abrasi sungai Saddang terus terjadi dan semakin parah. Dampak dari abrasi tersebut sekira 200 hektare lebih lahan perkebunan dan persawahan yang menjadi sumber mata pencaharian masyarakat kelurahan Teppo telah hilang.

Sementara itu, Kurang dari 250 meter lagi pemukiman warga juga akan habis jika tidak ditangani dengan cepat.

Taufik menambahkan, selain itu pihaknya juga telah melaporkan kepada kepala Lurah, akan tetapi kelurahan juga tidak memiliki daya dalam menangani abrasi.

Berita Terkait

Meski Belum Rampung, Warga Desa Benteng Senang Jalan Indoapping-Rajang Balla Kini Diperbaiki

Santri Ponpes Tassbeh Baitul Qur’an Raih Medali Perunggu Nasional di ISO 7.0

Abrasi di Dusun Celallang, Bupati Pinrang Tinjau Lokasi

Jelang Idul Adha, Bupati Pinrang Pantau Harga di Pasar Sentral: Bahan Pokok Masih Stabil

Taufik yang juga merupakan Tokoh Pemuda ini, mengungkapkan bahwa peristiwa abrasi sungai Saddang sesungguhnya telah bermula sejak dia masih kecil.

“Sungai saddang mulai abrasi sekitar tahun 1996, karena di pinggiran sungai saddang dulunya tempat bermain mencari udang dan ikan bagi anak. Cuman diakhir tahun 2014 warga mulai mengalami keresahan tinggi karena melihat pinggiran sungai saddang yang terkadang mengalami longsor kecil-kecilan di luar dari musim hujan,” katanya.

“Apa lagi jika terjadi musim hujan air sungai saddang dapat menghilangkan tanah perkebunan dan persawahan warga sekitar 5 meter perjam,” lanjutnya.

Taufik menjelaskan bahwa hingga saat ini jika terjadi abrasi, warga hanya sekedar diam tak bisa apa-apa dan pasrah dengan apa yang terjadi.

Untuk itu, ia berharap pemerintah bisa turun tangan mengatasi persoalan tersebut. “Terkait adanya abrasi ini, setidaknya ditangani secepatnya bukan sekedar janji lagi, sebelum pemukiman warga juga ikut terdampak,” harapnya.

Ditempat terpisah, Lurah Teppo, Abdullah menyebut, pihaknya sudah melakukan upaya menghadirkan langsung DPRD Pinrang juga pemerintah terkait untuk meninjau Abrasi Sungai di Kelurahan Masolo.

“Kami sudah mendatangkan ketua DPRD Pinrang, untuk kunjungan bersama dengan anggotanya dilokasi kejadian, setelah itu kami langsung ke Makassar tepatnya di Jeneberang, bagaimana supaya dikerjakan secepatnya,” katanya.

Sehingga pada diakhir April lalu, pihak balai sungai juga turun melihat kondisi.

“Untuk sementara saya masih menunggu lagi dari komisi II anggota DPRD kabupaten Pinrang, untuk melihat kondisi,” kata Abdullah.

Abdullah berharap, abrasi sungai tersebut segera ditangani, jika tidak warga semakin resah dan juga akan berdampak lebih luas.

“Saya kira kedepannya harus dikerjakan, karena jika penanganannya terlambat, maka akan lebih parah lagi, karena abrasi ini sudah sangat dekat dengan pemukiman warga,” harapnya.

Reporter: Rizkyanti

Terkait: AbrasiDPRDPinrangSungai Saddang

TerkaitBerita

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Berita Terkini

Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tasming Hamid Ajak Warga Perkuat Persatuan

Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tasming Hamid Ajak Warga Perkuat Persatuan

Editor: Muhammad Tohir
1 Juni 2026

Meski Belum Rampung, Warga Desa Benteng Senang Jalan Indoapping-Rajang Balla Kini Diperbaiki

Meski Belum Rampung, Warga Desa Benteng Senang Jalan Indoapping-Rajang Balla Kini Diperbaiki

Editor: Muhammad Tohir
31 Mei 2026

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

Gebyar Anniversary KMKB ke-25, Pererat Solidaritas dan Perkuat Semangat Pelestarian Budaya Daerah

Gebyar Anniversary KMKB ke-25, Pererat Solidaritas dan Perkuat Semangat Pelestarian Budaya Daerah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

Indonesia Jadi Sarang Mafia Judi Online: Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

Indonesia Jadi Sarang Mafia Judi Online: Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan