• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 10 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Advertorial Pemprov Sulsel

Ada 14 Ribu Anak Tidak Sekolah di Sulsel, Pemprov Kolaborasi Unicef Hadirkan Aplikasi Inovasi

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
29 Juli 2022
di Pemprov Sulsel
Ada 14 Ribu Anak Tidak Sekolah di Sulsel, Pemprov Kolaborasi Unicef Hadirkan Aplikasi Inovasi

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Di Sulawesi Selatan terdapat 14.700 anak tidak sekolah, itu diungkapkan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dalam launching sistem aplikasi Penanganan Anak Tidak Sekolah Berbasis Aksi Kolaborasi (Pasti Beraksi) di Baruga Pattingalloang, Makassar, Kamis (28/7/2022).

Jumlah anak tidak sekolah tersebut lanjutnya menunjukkan angka penurunan yang terpantau selama satu tahun terkahir.

Menurutnya permasalahan anak tidak sekolah menjadi perhatian bersama. Sehingga Pemprov melibatkan TNI-Polri yang diwujudkan dengan penandatanganan MoU antara Pemprov Sulsel bersama Kodam XIV Hasanuddin dan Polda Sulsel tentang gerakan kembali bersekolah.

“Investasi yang terbaik adalah Sumber Daya Manusia (SDM), bagaimana mendorong SDM generasi yang unggul,” ungkapnya.

Berita Terkait

Sekda Jufri Rahman: JMSI Berperan Besar Mendorong Ekonomi dan Literasi Digital

Gubernur Sulsel Resmikan Penerbangan Perdana Makassar–Bone Bersama Fly Jaya Airlines

Gubernur Sulsel dan Pangdam Takziah ke Rumah Duka Ojol Korban Pengeroyokan Demo di Makassar

Sinergi Pemprov Sulsel, Kejati, dan BPN Percepat Pembebasan Lahan Tahap IV Bendungan Jenelata

Ia juga meminta semua stakeholder berperan dalam mengentaskan anak tidak sekolah tersebut. Bahkan meminta aksi door to door untuk mencari anak tidak sekolah dan anak putus sekolah untuk kembali bisa bersekolah.

“Setiap orang memiliki hak bersekolah dan memperoleh hak pendidikan untuk mengikuti wajib belajar 12 tahun,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Unicef perwakilan Sulawesi Maluku,Henky mengatakan Unicef telah bekerjasama dengan pemerintah provinsi dalam membuat sistem aplikasi sebagai inovasi mengentaskan masalah anak putus sekolah melalui aplikasi Pasti Beraksi.

Henky, menjelaskan sistem Pasti Beraksi merupakan pilot project yang digunakan untuk mendata dan mendeteksi anak putus sekolah di Sulsel.

“Apa yang kami perbuat adalah sistem pendataan, bagaimana cara dapat data-data anak-anak yang putus sekolah. Tadi itu di sistem data, kita tau ini siapa anaknya , dimana dan mengapa mereka putus sekolah. Jadi supaya nanti solusi dan bantuan yang diberikan pemerintah atau pihak lainnya sesuai dengan kebutuhan,” ungkap Henky.

Henky juga menyebutkan, saat ini lokus daerah yang menjadi piloting yakni Kabupaten Takalar dan Kabupaten Bone.

Hal itu kata Henky, karena dua daerah itu menjadi lokus paling lama menerapkan sistem tersebut.

“Karena ini kan sudah cukup lama bergelut disana, jadi sistem di dua kabupaten ini cukup lama, sehingga bisa dijadikan lokasi pilot ,” Imbuhnya.

Namun tidak sampai disitu saja katanya, setelah diserahkan ke Provinsi, pihaknya bersama Pemprov akan melakukan uji coba di daerah lainya.

“Kemudian nanti kita juga bawa ke provinsi dan juga akan dicoba didaerah Lainya,” Katanya.

“Unicef hanya melakukan asistensi ke provinsi dan juga kami turun ke daerah untuk melihat bagaimana koordinasi dan kolaborasi antar sektor berjalan,” Sambungnya.

Selain sistem aplikasi, ia juga membeberkan sejumlah faktor anak putus sekolah, diantaranya kurangnya minat pendidikan untuk lanjut. Hal itu karena masyarakat beranggapan setelah lulus SMA sudah bisa bekerja.

Faktor lainnya yakni akses pendidikan yang jauh serta prasarana yang kurang memadai khususnya di desa. Selain itu juga faktor kemiskinan.

Kemiskinan kata Henky menyebabkan maraknya pernikahan dini sehingga menyebabkan putus sekolah.

“Karena Kemiskinan ini menjadi faktor penyebab perkawinan anak, di daerah perkawinan anaknya tinggi, maka tinggi juga Angka putus sekolahnya,” Pungkasnya.

Reporter: Sucipto Al-Muhaimin

Terkait: Anak Putus SekolahAplikasi InovasiPemprov SulselUNICEF

TerkaitBerita

Andi Sudirman Melayat Prof Paturungi Parawansa, Mertua Gubernur Jatim Khofifah

Andi Sudirman Melayat Prof Paturungi Parawansa, Mertua Gubernur Jatim Khofifah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 September 2025

...

Sinergi Pemprov Sulsel, Kejati, dan BPN Percepat Pembebasan Lahan Tahap IV Bendungan Jenelata

Sinergi Pemprov Sulsel, Kejati, dan BPN Percepat Pembebasan Lahan Tahap IV Bendungan Jenelata

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
2 Juli 2025

...

Iduladha 1446 H, Pemprov Sulsel Salurkan 26 Ekor Sapi Kurban Bagi Warga Kurang Mampu

Iduladha 1446 H, Pemprov Sulsel Salurkan 26 Ekor Sapi Kurban Bagi Warga Kurang Mampu

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
4 Juni 2025

...

Gubernur Sulsel Lepas 58 Personel Satgas Sawerigading Amankan PSU Pilkada Palopo

Gubernur Sulsel Lepas 58 Personel Satgas Sawerigading Amankan PSU Pilkada Palopo

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
22 Mei 2025

...

Ramadan 1447H

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pemkot Parepare Lepas 1.000 Paket Sembako Pasar Murah Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
3 Maret 2026

BeritaTerkini

Pemkab Sidrap Dukung Pemerintah Pusat Kendalikan Inflasi Jelang Idulfitri

Editor: Muhammad Tohir
9 Maret 2026

Komisi IX DPR RI Gandeng ICMI Muda Sulsel Sosialisasi  Program MBG di Makassar

Komisi IX DPR RI Gandeng ICMI Muda Sulsel Sosialisasi Program MBG di Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Tech & Social Summit 2026: Ruang Belajar Digital Skill dan Refleksi Etika Teknologi di Bulan Ramadan

Tech & Social Summit 2026: Ruang Belajar Digital Skill dan Refleksi Etika Teknologi di Bulan Ramadan

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Wali Kota Parepare Tasming Hamid Terima Andalusia Award pada Milad ke-9 SIT Andalusia

Editor: Muhammad Tohir
8 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan