• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 10 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026
di Ajatappareng

PINRANG, PIJARNEWS.COM — Aliran Sungai Pekkabata–Lampa di Kabupaten Pinrang tersumbat karena dipenuhi tumpukan sampah. Kondisi tersebut terpantau langsung oleh tim Pijarnews.com saat melakukan penelusuran lapangan pada Ahad, 15 Maret 2026.

Hasil pemantauan menunjukkan, penumpukan sampah paling parah berada di sekitar Pasar Sentral Pekkabata, khususnya di area Pasar Ikan dan lapak penjualan sayur. Sampah yang menumpuk terdiri dari plastik, sisa sayuran, daun-daunan, serta limbah rumah tangga yang menyebabkan aliran air sungai tersumbat.

Berdasarkan temuan di lapangan, sebagian sampah diduga berasal dari aktivitas pasar dan permukiman warga di sekitar bantaran sungai. Padahal, layanan pengangkutan sampah oleh petugas disebut telah berjalan rutin di wilayah tersebut.
Informasi yang dihimpun Pijarnews.com menyebutkan, pengangkutan sampah dilakukan hingga tiga kali dalam sepekan. Warga juga dikenakan retribusi sebesar Rp20 ribu per bulan untuk rumah tangga dan Rp25 ribu untuk pelaku usaha atau warung.

Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengaku kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama.
“Kalau air tidak mengalir, sampah menumpuk. Biasanya juga muncul bau dan banyak nyamuk,” ujarnya kepada Pijarnews.com.

Kondisi ini menunjukkan masih adanya praktik pembuangan sampah ke sungai, meskipun layanan pengangkutan telah tersedia.

Berita Terkait

Donut Boat di Pantai Ammani Terbalik, 5 Penumpang Terhempas ke Pasir

Cegah Kamacetan, Polisi Jaga SPBU Sawitto Pinrang

Perkuat Sinergi, Pemkab Pinrang Gandeng BPS Siapkan Data Akurat Jelang Sensus Ekonomi

Bupati Pinrang Pimpin Upacara Perdana Usai Lebaran, Minta ASN Tingkatkan Kinerja

Direktur Bank Sampah Induk Peduli Pinrang, Ali Topan, saat dikonfirmasi mengaku telah melihat dokumentasi kondisi sungai tersebut. Ia menyebut pihaknya memiliki layanan pengangkutan sampah rumah tangga, termasuk proses pemilahan sebelum dibawa ke tempat pembuangan akhir di Malimpung.

“Ada petugas kami yang siap mengangkut sampah rumah tangga. Namun, partisipasi warga masih terbatas,” ujarnya melalui sambungan telepon, Rabu, 18 Maret 2026.

Ia juga menyarankan agar pemerintah menyediakan fasilitas penampungan sampah, khususnya di sekitar area pasar, untuk mengurangi potensi pembuangan langsung ke sungai.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (Perindag ESDM) Kabupaten Pinrang, Nasruddin, menyatakan akan menindaklanjuti informasi tersebut.
“Terima kasih informasinya. Akan kami teruskan ke pengelola pasar untuk pengecekan lokasi dan klarifikasi,” tulisnya melalui pesan WhatsApp kepada Pijarnews.com, Rabu, 18 Maret 2026.

Upaya konfirmasi juga dilakukan kepada Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Pinrang, Muhadir Muddin. Namun, hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi yang dikirimkan melalui pesan WhatsApp maupun panggilan telepon.

Pijarnews.com akan terus menelusuri penanganan persoalan sampah di aliran Sungai Pekkabata–Lampa, termasuk langkah yang akan diambil oleh pemerintah daerah dan pihak terkait.(*)

Penulis: Alfiansyah Anwar

Terkait: PekabataPinrangSampahSungai

TerkaitBerita

Polres Parepare Sosialisasikan Call Center 110 ke Rumah Warga

Editor: Muhammad Tohir
8 April 2026

...

Cegah TPPO, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Kelurahan Lemoe

Cegah TPPO, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Kelurahan Lemoe

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
8 April 2026

...

Sah! Sekda Kota Parepare Amarun Agung Hamka Resmi Nakhodai PPM Parepare

Sah! Sekda Kota Parepare Amarun Agung Hamka Resmi Nakhodai PPM Parepare

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
8 April 2026

...

ASN Parepare WFA, Pemkot Siapkan Kanal Aduan “Lapor Pak Wali”

Tekan Anggaran BBM-Listrik, ASN Pemkot Parepare WFH Tiap Jumat

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

BeritaTerkini

Polres Parepare Sosialisasikan Call Center 110 ke Rumah Warga

Editor: Muhammad Tohir
8 April 2026

162 Siswa SMPN 9 Parepare Ikuti TKA, Sekolah Pastikan Mental dan Teknis Siap

Editor: Muhammad Tohir
8 April 2026

Perkuat Pencegahan TPPO, Imigrasi Parepare Gelar Sosialisasi Desa Binaan di Lemoe

Perkuat Pencegahan TPPO, Imigrasi Parepare Gelar Sosialisasi Desa Binaan di Lemoe

Editor: Muhammad Tohir
8 April 2026

Cegah TPPO, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Kelurahan Lemoe

Cegah TPPO, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Kelurahan Lemoe

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
8 April 2026

Sah! Sekda Kota Parepare Amarun Agung Hamka Resmi Nakhodai PPM Parepare

Sah! Sekda Kota Parepare Amarun Agung Hamka Resmi Nakhodai PPM Parepare

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
8 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan