Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ajatappareng

Anak Kaum Dhuafa di Parepare Ikuti Sunnat Massal, Dapat Uang Plus Bingkisan

Editor: Tohir Muhammad
25 Desember 2020
di Ajatappareng, Peristiwa
sunnat massal

sunnPAREPARE, PIJARNEWS.COM – Sekira 27 anak kaum dhuafa di Parepare ikuti sunat massal gratis di Gazebo Rumah Baca Cinta Damai (RBCD) Parepare Jumat, (25/12/2020).

Sunatan massal tersebut diselenggarakan gabungan komunitas di Kota Parepare diantaranya, RBCD Parepare, Yayasan Pendampingan Kesehatan Terpadu, IKA Smansa 91, Kagama Sulsel, Aisyiyah Umpar dan Kurir Langit.

Ayyistiqamah Saleh Ketua Panitia mengatakan, sunatan massal itu merupakan kegiatan dalam rangka memperingati hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember lalu.

“Kegiatan ini kami khususkan kepada kaum dhuafa. Awalnya kami berupaya melakukan sosialisasi secara langsung dengan mendatangi, itu untuk mengetahui anak tersebut betul merupakan kaum dhuafa dan juga pengumuman dalam bentuk pamflet dan disebarkan,” katanya.

BeritaTerkait

IPNU-IPPNU Parepare Cetak Kader Muda Lewat Makesta di MAN 2

IPNU-IPPNU Parepare Cetak Kader Muda Lewat Makesta di MAN 2

3 November 2026
Dari Benang Jadi Peluang Bisnis, Mahasiswa Kewirausahaan UMS Rappang Kembangkan Produk Rajut

Dari Benang Jadi Peluang Bisnis, Mahasiswa Kewirausahaan UMS Rappang Kembangkan Produk Rajut

26 Oktober 2026
Sudah Dua Tahun, Masjid Raya Parepare Rutin Bagikan 500 Porsi Makanan Tiap Jumat

Sudah Dua Tahun, Masjid Raya Parepare Rutin Bagikan 500 Porsi Makanan Tiap Jumat

23 Oktober 2026
Bupati Pinrang Serahkan Bantuan PPSE, Dorong Kemandirian Ekonomi Warga

Bupati Pinrang Serahkan Bantuan PPSE, Dorong Kemandirian Ekonomi Warga

19 Oktober 2026

Kenapa kaum duafa lanjutnya, karena merasa banyak anak-anak yang seharusnya disunat tapi terkendala dibiaya. Oleh karena itu, pihaknya berusaha untuk memberikan fasilitas.

Dalam pelaksanaannya, Ia mengaku warga mengikuti kegiatan sangat antusias. “Warga sangat antusias karena awalnya kami batasi 20 anak saja, namun ternyata lebih banyak dari itu yang ingin mendaftar. Namun karena beberapa pertimbangan jadi kami batasi hingga 27 orang saja,” jelasnya.

Ayyi sapaan akrabnya menambahkan, usai disunat, setiap peserta diberikan uang Rp. 50 ribu dan bingkisan untuk dibawa pulang. “Jadi ada amplop dan bingkisan berisi snack-snack, celengan, obat, dan ada juga sarung yang diberikan,” katanya.

Kegiatan itu mendapat izin dari Pemkot Parepare dan tentu menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

“Jadi adik-adik yang datang dengan pendampingnya itu kami arahkan dengan baik untuk mengikuti ptotokol kesehatan memberikan masker dan mencuci tangangan. Pedamping juga disediakan tempat khusus tidak diperkenankan masuk ke tempat sunatan agar tidak berķerumun,” terangnya.

Ia berharap orang-orang yang butuh betul-betul merasakan apa yang mereka butuhkan melalui kegiatan tersebut.

“Semoga dengan kegiatan ini lebih banyak yang memiliki kepedulian tinggi terhadap orang-orang yg membutuhkan dan semoga generasi muda ini bisa tetap sehat dan meskipun terbebani biaya tapi mereka sudah bisa disunat,” harapnya.

Reporter : Hamdan

Terkait: DhuafaKomunitasParepareSunnat MassalUang

Berita Terkait

Imigrasi Gelar Operasi Gabungan di Toraja Utara, Awasi 36 WNA di Sejumlah Hotel

Imigrasi Gelar Operasi Gabungan di Toraja Utara, Awasi 36 WNA di Sejumlah Hotel

Editor: Tohir Muhammad
4 November 2026

...

Imigrasi Buka Beranda Layanan di Barru, Pengurusan Paspor Makin Mudah

Imigrasi Buka Beranda Layanan di Barru, Pengurusan Paspor Makin Mudah

Editor: Tohir Muhammad
30 Oktober 2026

...

Ada MBG dan Pasar Senggol Kian Sepi, Penjual Putu Ini Mengaku Pendapatan Menurun

Ada MBG dan Pasar Senggol Kian Sepi, Penjual Putu Ini Mengaku Pendapatan Menurun

Editor: Tohir Muhammad
28 Oktober 2026

...

Berita Populer

    Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

    © 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil

    © 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi