• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 15 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Advertorial DPRD Kota Parepare

Anggaran Program Makan Bergizi di Parepare Belum Jelas, DPRD: Tunggu Juknis

Editor: Tohir Muhammad
31 Oktober 2024
di DPRD Kota Parepare

Foto: Ikbal/Pijarnews Caption: Ketua DPRD Kota Parepare Kaharuddin Kadir.

PAREPARE, PIJARNEWS.COM – Program makan bergizi yang dicanangkan Pemerintah Pusat belum diterapkan dalam waktu dekat di Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Pasalnya program untuk ribuan siswa di Kota Parepare tersebut hingga kini belum memiliki kejelasan, terutama dalam hal alokasi anggaran.

Ketua DPRD Kota Parepare, Kaharuddin Kadir, mengungkapkan bahwa anggaran program ini belum masuk dalam APBD 2025.

Menurutnya, pemerintah pusat belum memberikan petunjuk teknis (juknis) terkait implementasi program tersebut.

BeritaTerkait

DPRD Parepare Sahkan KUA-PPAS Perubahan, Tasming Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Eksekutif-Legislatif

23 Agustus 2025

Tiga Ranperda Perlindungan Sosial Disetujui, Wali Kota Parepare Apresiasi DPRD

22 Agustus 2025

DPRD dan Pemkot Parepare Sepakati Pertanggungjawaban APBD 2024

21 Juli 2025

Sempat Diwarnai Ketegangan, DPRD Parepare Terima Pendemo dari KMPB

15 Mei 2025

“Saat ini, anggaran untuk makan pagi bergizi belum teralokasi di APBD 2025. Baru-baru ini, kami menghadiri rapat koordinasi, namun juknisnya belum ada,” jelas Kaharuddin kepada wartawan.

Ia menekankan pentingnya kesiapan pemerintah daerah dalam mengantisipasi kebutuhan anggaran, apakah akan sepenuhnya dari APBD atau berbagi dengan pemerintah pusat.

“Kami perlu siap. Ada kemungkinan pembiayaan ditanggung 26 persen oleh daerah, sementara sisanya oleh pusat,” tambah Kaharuddin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parepare, Makmur Husain, memperkirakan bahwa dengan asumsi biaya sarapan per siswa sebesar Rp15 ribu untuk 25 ribu siswa, total anggaran bisa mencapai Rp60 miliar.

Jika biaya dinaikkan menjadi Rp20 ribu per siswa, kebutuhan anggaran diproyeksikan mencapai Rp90 miliar.

Selain itu, Kaharuddin juga melaporkan adanya tambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parepare sebesar Rp66 miliar yang bersumber dari dua Badan Layanan Umum (BLU) rumah sakit senilai Rp35 miliar serta pengujian dan biaya balik nama kendaraan bermotor yang mencapai Rp28,3 miliar. (A/Ikbl)

Terkait: AnggaranDPRDMakan BergiziParepare

BeritaTerkait

Imigrasi Parepare Tinjau Ulang Standar Pelayanan, Libatkan Ombudsman hingga OPD

Imigrasi Parepare Tinjau Ulang Standar Pelayanan, Libatkan Ombudsman hingga OPD

Editor: Tohir Muhammad
14 Juli 2026

...

ITH Kenalkan VAWT Mini, Solusi Energi Alternatif bagi Nelayan Parepare

ITH Kenalkan VAWT Mini, Solusi Energi Alternatif bagi Nelayan Parepare

Editor: Tohir Muhammad
14 Juli 2026

...

Tinjau MPLS di SMPN 3, Wali Kota Parepare Ingatkan Siswa Baru Sarapan agar Lebih Fokus Belajar

Tinjau MPLS di SMPN 3, Wali Kota Parepare Ingatkan Siswa Baru Sarapan agar Lebih Fokus Belajar

Editor: Tohir Muhammad
13 Juli 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi