• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 10 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Awalnya Dikira Kayu Besar, Begitu Didekati Ternyata Bangkai Ikan Paus

Abdillah MS Editor: Abdillah MS
14 Februari 2018
di Peristiwa, Sulselbar
Bangkai ikan paus

Sejumlah warga menyaksikan adanya bangkai ikan paus yang terdampar di pesisir pantai Mallusetasi Barru (foto: Amiruddin Pujo/ pijar).

Berita Terkait

“Perjuangan” Nikmati Tiram Bakar di Barru

Jabat Wakapolres Barru, Kompol Akbar Usman Siap Bantu Pimpinan

Mahasiswi IAIN Parepare Geluti Jasa Lukis Henna Art, Yuk Intip Penghasilannya

Vaksinasi Covid-19 Belum Capai Target, Begini Instruksi Bupati

BARRU, PIJARNEWS.COM —  Warga Desa Kupa, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, dikejutkan dengan adanya bangkai ikan paus yang tedampar di pinggiran pantai. Ikan paus berukuran sekira 7 meter dan berat lebih dari 50 ton itu,  diperkirakan mati sejak sebulan lalu dan diduga karena hantaman ombak yang cukup keras, sehingga terdampar ke pesisir pantai.

Ardan, salah seorang warga setempat mengaku, awalnya mengira jika bangkai ikan paus tersebut hanya kayu besar, setelah dirinya semakin mendekat, ternyata yang ia temukan itu adalah ikan paus yang sudah mati dan telah mengelurkan aroma kurang sedap yang menyengat.

” Pertamanya saya kira hanya kayu besar, karena terseret ombak sehinngga ikan paus ini semakin dekat di perahu saya, ternyata bangkai ikan paus yang sudah baunya menyengat, panjangnya kira-kira 7 sampai 10 meterlah, kalau beratnya kira-kira 50 ton begitu,” terang Ardan, saat ditemui pijar, Rabu (14/2/2018).

Lebih lanjut Ardan mengatakan, saat pertama kali ia temukan, bangkai ikan paus ini dalam keadaan mengapung di atas perairan Mallusetasi, dengan kondisi kulit sudah mulai terkelupas dan ditumbuhi karang. Akibat mengelurkan aroma kurang sedap yang menyengat, warga pesisir pantai merasa sangat terganggu. (amr/abd)

Terkait: Desa Kupaikan pausKabupaten BarruKecamatan Mallusetasi

TerkaitBerita

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Berita Terkini

Wisuda Santri LPPTKA-BPKRMI, Tasming Hamid: Kemampuan Baca Al-Qur’an Harus Terus Diasah

Wisuda Santri LPPTKA-BPKRMI, Tasming Hamid: Kemampuan Baca Al-Qur’an Harus Terus Diasah

Editor: Muhammad Tohir
8 Juni 2026

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

ASN Pemkab Sidrap Terima Gaji ke-13, Total Anggaran Rp28 Miliar

ASN Pemkab Sidrap Terima Gaji ke-13, Total Anggaran Rp28 Miliar

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan