• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Batik Resmi PP Dipakai Tanpa Izin, HUT Parepare Berbuntut Panjang

Editor: Ibrah La Iman
23 Februari 2017
di Sulselbar
Ketua Pemuda Pancasila Yapto Soerjoesoemarno bersama jajaran pimpinan PP, mengenakan batik sutra khas Pemuda Pancasila. Batik yang sama dipakai rombongan tamu Jepang pada HUT ke-57 Kota Parepare.

Ketua Pemuda Pancasila Yapto Soerjoesoemarno bersama jajaran pimpinan PP, mengenakan batik sutra khas Pemuda Pancasila. Batik yang sama dipakai rombongan tamu Jepang pada HUT ke-57 Kota Parepare.

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Perayaan HUT ke-57 Kota Parepare berbuntut masalah. Tamu asal Jepang yang memakai batik resmi Pemuda Pancasila, dianggap tidak etis dan tidak meminta izin PP terlebih dahulu. Ketua MPW PP Sulsel, Diza Rasyid Ali menagih penjelasan dari Pemkot Parepare atas insiden yang cenderung memalukan itu.

“Itu adalah hasil desain saya, tahun 1985 silam. Saat itu kami buat dalam rangka menyambut Menteri Peranan Wanita RIm Sulasikin Murpratomo di Wajo, saat itulah sutra loreng mulai dipakai,” jelas Diza, Kamis 23 Februari.

Sutra loreng PP kemudian dipatenkan untuk menjadi seragam resmi Pemuda Pancasila. Mantan manajer Persija itu mengaku telah menghubungi pabrikan batik itu, dan mereka mengaku tidak pernah menjual batik PP secara umum. “Sekarang kami meminta kejelasan dari Walikota, dari mana sutra ciri khas Pemuda Pancasila itu didapatkan?. Seharusnya kan pak wali tahu itu seragam PP?” tegasnya.

Ketua MPC PP Parepare, Fadly Agus Mante menambahkan, pihaknya tidak pernah mendapat pemberitahuan bahwa batik PP bakal dipakai. Dia juga tidak mengetahui dari mana mereka mendapatkannya. “Yang pasti batik itu tidak mereka bawa dari Jepang. Apalagi corak batik sutra itu didesain sendiri oleh Ketua MPW PP Sulsel, Diza Rasyid Ali,” ujarnya. (ris)

BeritaTerkait

KAHMI Perjuangan Gelar Dialog Nasional, Mengurai “Kegelapan” Menuju Indonesia Baru

KAHMI Perjuangan Gelar Dialog Nasional, Mengurai “Kegelapan” Menuju Indonesia Baru

26 September 2026
Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

20 September 2026
Dosen Unhas Latih Kelompok Peternak Auliah Unggas Olah Kotoran Ayam Jadi Pupuk Organik Cair

Dosen Unhas Latih Kelompok Peternak Auliah Unggas Olah Kotoran Ayam Jadi Pupuk Organik Cair

16 September 2026
Pengurus IKAPI Sulsel Resmi Dilantik, Nur Amin Saleh: Rumah Penerbit Tumbuh Bersama

Pengurus IKAPI Sulsel Resmi Dilantik, Nur Amin Saleh: Rumah Penerbit Tumbuh Bersama

1 September 2026
Terkait: HUTPareparePemuda Pancasila

Berita Terkait

Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

Editor: Tohir Muhammad
27 September 2026

...

Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

Editor: Tohir Muhammad
25 September 2026

...

Operasi Gabungan Imigrasi Parepare di Tana Toraja, 3 WNA Diperiksa   

Operasi Gabungan Imigrasi Parepare di Tana Toraja, 3 WNA Diperiksa  

Editor: Tohir Muhammad
24 September 2026

...

Berita Populer

  • Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bone BerAmal FC Juara Piala Gubernur Sulsel 2026, Tekuk Sidrap United Lewat Adu Penalti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Festival Budaya Gau Maraja Digelar 28 September, Terbuka untuk Publik dan Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masjid Al-Hijrah dan Rumah Tahfidz Muhammadiyah Akan Dibangun di Manisa, Butuhkan Anggaran Rp905 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi