• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 30 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

BBM di SPBU Parepare Masih Langka, Pengendara Terpaksa Antre Berjam-jam

Tim Redaksi Editor: Tim Redaksi
12 Juli 2024
di Peristiwa
Foto: Ikbal/Pijarnews.com 
Suasana antrean panjang kendaraan di SPBU km 3 Lapadde untuk mendapatkan BBM jenis Pertalite, Jumat (12/7/2024).

Foto: Ikbal/Pijarnews.com Suasana antrean panjang kendaraan di SPBU km 3 Lapadde untuk mendapatkan BBM jenis Pertalite, Jumat (12/7/2024).

PAREPARE, PIJARNEWS.COM– Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar masih terjadi di Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Hal tersebut terlihat dari panjangnya antrean kendaraan motor, mobil, dan truk di Pertamina.

Pantauan Pijarnews.com, di salah satu SPBU di KM 3 Lapadde di Kota Parepare atau di Jl Poros Kota Parepare menuju Sidrap, antrean kendaraan bahkan mengular hingga ke jalan raya. Seorang pengendara, Andi (26) mengaku rela antre cukup lama untuk mendapatkan BBM bersubsidi di SPBU. “Sudah cukup lama ini antre, sudah ada sekitar 30 menit demi bisa mendapatkan Pertalite,” ucapnya ke wartawan Pijarnews.com.

Namun yang disayangkan Andi, di SPBU Pertalite terbilang langka, namun penjual eceran di pinggir jalan masih cukup banyak. “Di sini (SPBU) langka, namun banyak pengecer di Kota Parepare. Banyak ji saya lihat jual Pertalite,” pungkasnya.

Warga Kecamatan Soreang ini pun berharap kelangkaan BBM bersubsidi ini tidak dalam jangka waktu lama, mengingat di Kota Parepare terdapat Fuel Pertamina. Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) bersama Depo Pertamina telah menggelar rapat dengan melibatkan para lurah dengan tujuan untuk mendapatkan informasi yang valid dari kelurahan terkait distribusi BBM.

Kepala Bagian Perekonomian Setdako Parepare, Rudy Muradi memimpin rapat itu, di Ruang Lounge, Kantor Wali Kota Parepare. Terkait dengan distribusi BBM, Rudy menyatakan akan dilakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengatasi praktek-praktek yang merugikan. Ia mengungkapkan adanya modifikasi tangki dan penggunaan plat nomor ganda oleh kendaraan yang antre BBM di Kota Parepare menyebabkan antrean panjang di SPBU. “Kita akan bekerja sama dengan aparat hukum, SKPD teknis, dan Pertamina untuk memastikan hal tersebut tidak terjadi lagi,” ucapnya.

Berita Terkait

ESDM Sulsel Pastikan BBM Bersubsidi dan LPG Aman selama Ramadan dan Idulfitri

Jelang Nataru, Elnusa Petrofin Sosialisasikan Prosedur Aman Pembongkaran BBM di SPBU Barru

Jawab Keluhan Masyarakat, Pertamina Tambah Stok BBM di Parepare

Temui Peserta Aksi, Asisten II Jelaskan Langkah Pemkot Parepare

Menurutnya, pemerintah mengimbau untuk melakukan penjatahan agar kuota tidak habis akibat praktek-praktek musiman. Selain itu, kecelakaan dan jalan rusak yang menyebabkan penumpukan kendaraan perlu dihindari. Pertamina sebagai penyalur BBM dan LPG juga diminta bertanggung jawab.

Dia menambahkan, jika masalah ini tidak diatasi dengan baik, akan berdampak pada kenaikan inflasi. “Kenaikan biaya bahan bakar akan mempengaruhi harga produksi, yang pada akhirnya meningkatkan harga jual. Kelangkaan juga dapat memicu kenaikan harga,” tandasnya.

Sementara itu, Asisten II Perekonomian dan Kesra, Andi Ardian Asyraq mewanti-wanti spekulan untuk tidak menimbun BBM yang bisa menyebabkan kelangkaan di Kota Parepare. “Jangan sampai kelangkaan ini terjadi karena ulah spekulan bukan karena kuota, dan ini yang ingin kita tahu persis,” ungkap Ardian.

“Kalau memang ini persoalan kuota tentu kita minta kebijakan untuk kuota Depo Pertamina Parepare untuk ditambahkan, tetapi jika ini karena adanya spekulan tentu APH (aparat penegak hukum) harus hadir memberikan tindakan,” pungkasnya. (*)

Terkait: #spbuparepareBBM

TerkaitBerita

Berbagi di IWD 2026, Koalisi Perempuan Indonesia dan PWI Pangkep Gaungkan Pesan Perlindungan Perempuan

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

...

Detik-detik Evakuasi Pekerja Bangunan di Pinrang yang Tersengat Listrik

Editor: Muhammad Tohir
28 Januari 2026

...

Larang Buka Paket COD Sebelum Bayar, Seorang Kurir di Pinrang Mengaku Dipukul dan Dicakar

Editor: Muhammad Tohir
17 Desember 2025

...

Angin Puting Beliung Terjang Pinrang, Puluhan Rumah Rusak

Editor: Tim Redaksi
14 Desember 2025

...

BeritaTerkini

Bupati Sidrap Pastikan 1.958 PPPK Paruh Waktu Dilantik: Anggaran Rp 98 Miliar Siap!

Bupati Sidrap Pastikan 1.958 PPPK Paruh Waktu Dilantik: Anggaran Rp 98 Miliar Siap!

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
30 Maret 2026

Tabrakan Maut Isuzu Box J&T vs Honda BR-V di Pinrang, Satu Penumpang Tewas

Tabrakan Maut Isuzu Box J&T vs Honda BR-V di Pinrang, Satu Penumpang Tewas

Editor: Muhammad Tohir
29 Maret 2026

Sidrap Open Pickleball 2026 Digelar Mei, Bupati Ajak Atlet ke Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
28 Maret 2026

Momen PSBM 2026, Bupati Ungkap Rahasia Pertumbuhan Ekonomi Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
27 Maret 2026

Wabup Sidrap dan Wabup Bone Ziarah Makam Raja Bone ke-10 di Tellu Limpoe

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan