• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Budaya dan Sastra

Belajar Memecah Kenangan dan Pagi di Bacukiki, Diluncurkan di Pales Teduh

Editor: Alfiansyah Anwar
22 Mei 2017
di Budaya dan Sastra, Sulselbar

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Dua buku terbaru karya penulis-penulis terbaik di Parepare, di-launching resmi di Kafe Pales Teduh, Senin 22/5. Masing-masing berjudul ‘Belajar Memecah Kenangan’ dan ‘Pagi di Bacukiki’.

Belajar Memecah Kenangan, adalah antologi puisi dari Komunitas Parepare Menulis. Atau buku kedua dari Parepare Menulis, yang sebelumnya berupa sehimpun cerpen, yang diberi judul ‘Benarkah Menantuku Parakang’. Di Buku Belajar Memecah Kenangan, terdapat 112 puisi yang ditulis oleh 20 penulis, pada buku setebal 118 halaman itu.

Sementara buku ‘Pagi di Bacukiki’ adalah buku perdana dari Ahmad Kohawan. Ahmad menjelaskan, sebagian dari isi bukunya adalah pesan pemberontakan. sebagian yang lainnya adalah kegelisahan didunia pendidikan, dan yang terakhir berisi mimpi-mimpi dari penulis.

“Saya ingin mengajak kita semua terlibat dalam dunia kata-kata dan tulisan. Dari kata dan tulisan, kita bisa mengenal tuhan, mengenal sesama, dan mengenal sekitar kita,” katanya.

BeritaTerkait

Penuh Energik dan Percaya Diri, Tim Swara Drumband SMAN 4 Jeneponto Tampil di Panggung Phinisi Marching Competition VII

Penuh Energik dan Percaya Diri, Tim Swara Drumband SMAN 4 Jeneponto Tampil di Panggung Phinisi Marching Competition VII

23 Oktober 2026
Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

22 Oktober 2026
Kiprah Santri di Pentas Nasional

Kiprah Santri di Pentas Nasional

21 Oktober 2026
Tak Kenal Lelah, Kakek 70 Tahun di Parepare Tetap Kayuh Becak demi Nafkah Keluarga

Tak Kenal Lelah, Kakek 70 Tahun di Parepare Tetap Kayuh Becak demi Nafkah Keluarga

21 Oktober 2026

* Tulisan adalah warisan

“Saya berharap kedepan, akan lahir penulis-penulis besar dari Parepare. Dua buku ini saya kira adalah langkah yang tepat kearah sana,” kata Tri Astoto Kodarie, yang didaulat menulis pengantar pada dua buku tersebut.

Sementara, pada pengantar acara launching tersebut, Sahran Himamaru berpesan ‘kurangi lisan, karena lisan kadang tidak meninggalkan apa-apa selain kebencian’. Perbanyak menulis, karena warisan terbaik adalah tulisan.

“Salah satu tanda kehancuran bangsa, adalah ketika warganya lebih banyak mengoleksi baju daripada buku,” demikian pesan Sahran.

Disela acara, ada musik akustik dari Explocoustic, Rusdi Bento, dan Akustik Trotoar. Juga ada pembacaan puisi berjudul ‘Kupinang kau dengan syahadat’ oleh Fajriani Ramadan. (ris-ibr)

Terkait: Ahmad KohawanKomunitas Parepare MenulisPales TeduhPenulis Parepare

Berita Terkait

Ahmad Kohawan: Takutlah Sebelum Puisi

Ahmad Kohawan: Takutlah Sebelum Puisi

Editor: Ibrah La Iman
28 April 2019

...

Ahmad Kohawan: Mengeja Cancut Taliwondo

Ahmad Kohawan: Mengeja Cancut Taliwondo

Editor: Ibrah La Iman
12 Maret 2019

...

Geliat Musik Parepare dari Senandung Rabu hingga Musikal KKI Project

Geliat Musik Parepare dari Senandung Rabu hingga Musikal KKI Project

Editor: Ibrah La Iman
7 Maret 2019

...

Berita Populer

  • Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

    Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akibat Kabut Asap Sekolah Daring 2 Hari di Parepare, KBM Tatap Muka Dievaluasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ITH Parepare Gelar Wisuda Perdana, 79 Mahasiswa Resmi Sandang Gelar Sarjana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Musyda Tarjih, Muhammadiyah Makassar Tegaskan Ustaz AI Tak Bisa Gantikan Ulama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kiprah Santri di Pentas Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi