• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ajatappareng

Bupati Irwan Hamid dan IAS Sumbang Pembangunan Masjid Bugis Wakka

Editor: Tohir Muhammad
9 Agustus 2022
di Ajatappareng

PINRANG, PIJARNEWS.COM — Dalam waktu dekat, Dusun Wakka akan tercatat dalam sejarah. Dusun yang terletak di Desa Tadang Palie, Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan tersebut kelak menjadi daerah pertama di dunia yang memiliki masjid bernuansa rumah adat Bugis.

Masjid ini yang diberi nama Masjid Bugis Wakka itu mulai dibangun secara resmi, pada Ahad (7/8/ 2022) lalu.

Itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh sejumlah tokoh dengan berbagai latar belakang dan profesi.

Bupati Pinrang, Andi Irwan Hamid memulai peletakan batu pertama dan pengecoran pondasi masjid. Disusul Kapolres Pinrang, AKBP Muhammad Roni Mustofa, Dandim Pinrang, Letkol Infantri Aris Barunawan, Ketua Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), Wakapolres Sidrap, Kompol Mukhtar, Ketua Pembangunan Masjid Bugis Wakka, Dr Bastian Jabir Pattara dan sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat Pinrang.

BeritaTerkait

Sudah Dua Tahun, Masjid Raya Parepare Rutin Bagikan 500 Porsi Makanan Tiap Jumat

Sudah Dua Tahun, Masjid Raya Parepare Rutin Bagikan 500 Porsi Makanan Tiap Jumat

23 Oktober 2026
Bupati Pinrang Serahkan Bantuan PPSE, Dorong Kemandirian Ekonomi Warga

Bupati Pinrang Serahkan Bantuan PPSE, Dorong Kemandirian Ekonomi Warga

19 Oktober 2026
Dari Masjid Istiqlal, Kapolsek Ujung Serukan Warga Lawan Narkoba dan Waspadai Kebakaran

Dari Masjid Istiqlal, Kapolsek Ujung Serukan Warga Lawan Narkoba dan Waspadai Kebakaran

16 Oktober 2026
Kebakaran Lahan di Parepare Nyaris Merembet ke Permukiman Warga

Kebakaran Lahan di Parepare Nyaris Merembet ke Permukiman Warga

16 Oktober 2026

Irwan Hamid mengaku mengapresiasi inisiatif pembangunan masjid pertama bernuansa rumah adat bugis ini. Irwan bersama anggota Forkopimda Pinrang bahkan menyumbang 500 zak semen untuk pembangunan masjid bugis.

“Saya bersama Forkopimda menyumbang 500 zak semen. Tapi saya juga mengajak warga Wakka dan Cempa harus bersatu membantu pembangunan Masjid Bugis,” ujar mantan Ketua DPRD Pinrang ini.

Irwan mengatakan, ada dua hal ditemukan dari gagasan pembangunan masjid ini. Pertama, urusan akhirat dan kedua urusan melestarikan kearifan local.

Sebelumnya, saat memberi sambutan pada peletakan batu pertama Masjid Wakka, Ketua KBPP Polri Sulsel yang juga mantan Wali Kota Makassar Ilham Arif Sirajuddin (IAS) juga menyumbang Rp50 juta untuk pembangunan masjid dengan desain rumah adat tersebut.

Menurutnya, dana tersebut diambil dari dana celengan atau sumbangan jamaah di Masjid Terapung Amirul Mukminin, Makassar. Masjid terapung tersebut dibangun IAS saat menjadi Wali Kota Makasar.

“Jadi uang celengan Masjid Amirul Mukminin ini cukup banyak. Makanya kami sisihkan sebagian untuk membantu pembangunan masjid di sejumlah daerah,” kata Aco sapaan akrab Ilham Arif Sirajuddin.

Ketua Pembangunan Masjid Bugis Wakka, Dr Bastian Jabir Pattara mengatakan, anggaran yang dibutuhkan untuk membangun masjid bugis sekira Rp8 miliar.
“Konsep masjid rumah adat bugis ini merupakan pertama di dunia. Karena itu, diharapkan seluruh umat muslim, khususnya muslim suku bugis di berbagai belahan dunia bisa memberikan sumbangan untuk membangun masjid ini,” kata Bastian.

Saat ini, lanjut Lulusan Program Doktor Ilmu Komunikasi Padjajaran Bandung ini, sudah ada komunitas bugis di Sabah Malaysia yang telah meninjau lokasi pembangunan dan hendak memberikan bantuan.

Selain sebagai tempat ibadah, sambung Bastian, Masjid Bugis Wakka juga akan digunakan sebagai sarana pendidikan dan wisata religi. Apalagi Dusun Wakka ini sejak dulu dikenal dengan wisata bahari atau wisata pantainya. (*)

Penulis : Alfiansyah Anwar

Terkait: BupatiIASMasjid Adat BugisMasjid Bugis WakkaPinrang

Berita Terkait

Curi Emas di Sidrap, Terduga Pelaku Ini Ditangkap di Bantaeng

Curi Emas di Sidrap, Terduga Pelaku Ini Ditangkap di Bantaeng

Editor: Tohir Muhammad
15 Oktober 2026

...

Bupati Pinrang Tinjau Rehabilitasi Sekolah, Pastikan Fasilitas Mendukung Pembelajaran

Bupati Pinrang Tinjau Rehabilitasi Sekolah, Pastikan Fasilitas Mendukung Pembelajaran

Editor: Tohir Muhammad
8 Oktober 2026

...

Pemkab Pinrang dan PT Pos Indonesia Jalin Kerja Sama Tingkatkan Pelayanan Publik

Pemkab Pinrang dan PT Pos Indonesia Jalin Kerja Sama Tingkatkan Pelayanan Publik

Editor: Tohir Muhammad
6 Oktober 2026

...

Berita Populer

  • Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

    Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Musyda Tarjih, Muhammadiyah Makassar Tegaskan Ustaz AI Tak Bisa Gantikan Ulama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kiprah Santri di Pentas Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kenal Lelah, Kakek 70 Tahun di Parepare Tetap Kayuh Becak demi Nafkah Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Juta Sarjana Menganggur, Siapa yang Bertanggung Jawab?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi