JAKARTA,PIJARNEWS.COM- Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memaparkan potensi daerah dan peluang investasi hijau dalam program wawancara Nation Hub CNBC Indonesia TV, Kamis (15/10/2026). Sektor pangan dan energi terbarukan menjadi fokus pembahasan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sidrap, Mahluddin, Syaharuddin mengikuti wawancara di Studio CNBC Indonesia, Gedung Transmedia, Jakarta Selatan. Wawancara tersebut mengangkat tema Investasi Hijau Dibidik, Potensi Daerah Digenjot.
Dalam pembahasan itu, Syaharuddin menyoroti potensi sektor pertanian Sidrap yang selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung beras di Sulawesi Selatan. Menurutnya, pengembangan sektor pangan perlu terus didorong agar mampu menopang perekonomian daerah sekaligus membuka peluang investasi baru.
Tantangan perubahan iklim dan kemarau panjang turut menjadi perhatian, terutama dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan. Pengembangan pertanian modern, regenerasi tenaga kerja pertanian, serta penguatan industri pengolahan pangan dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas dan nilai tambah komoditas daerah.
Selain beras dan telur yang menjadi komoditas unggulan, Sidrap juga menjajaki potensi pengembangan industri pengolahan pangan. Langkah ini diharapkan dapat memperluas peluang usaha sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk lokal.
Peluang investasi di sektor energi terbarukan juga menjadi salah satu topik pembahasan. Potensi energi angin melalui pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB), serta pemanfaatan sampah dan kotoran ayam untuk menghasilkan energi listrik, dinilai dapat menjadi alternatif pengembangan ekonomi daerah.
Namun, realisasi investasi tersebut memerlukan dukungan berbagai aspek, mulai dari kesiapan infrastruktur dan lahan, perizinan, serta pembiayaan hingga kepastian pasokan bahan baku dan pembeli listrik. Berbagai aspek itu menjadi faktor penting dalam menentukan kelayakan dan keberlanjutan proyek investasi.
Pengembangan sektor pangan dan energi hijau diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi Sidrap, tetapi juga membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan petani dan peternak, serta menggerakkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Melalui wawancara tersebut, potensi Sidrap di sektor pangan dan energi terbarukan menjadi bagian dari pembahasan mengenai peluang diversifikasi ekonomi daerah serta pengembangan investasi yang berkelanjutan.












