• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Advertorial Pemkot Parepare

Catat Waktunya, Pemkot Parepare Gelar Pasar Murah di Enam Titik Ini

Editor: Tim Redaksi
5 Maret 2024
di Pemkot Parepare
(Humas Pemkot Parepare)

(Humas Pemkot Parepare)

PAREPARE,PIJARNEWS.COM–Kenaikan harga barang pokok kembali membuat pemerintah mengambil langkah taktis, menggelar pasar murah. Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak dilakukan di semua kota/kabupaten di Sulawesi Selatan, termasuk Parepare.

Asisten II Setdako Parepare sekaligus Sekretaris Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Parepare, Andi Ardian Asyraq, mengatakan, tujuan GPM untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok harga murah dan menjamin kebutuhan pangan terutama selama Ramadan. Gerakan Pangan Murah di Parepare diawali di pelataran Masjid Terapung BJ Habibie, Kecamatan Bacukiki Barat dan Lapangan Kavaleri Kecamatan Soreang, Senin (4/3/2024). Kegiatan dimulai pukul 09.00 Wita. Berlanjut hari kedua, Selasa (5/3/2024) di Taman Mattirotasi Kecamatan Ujung, hari ketiga Rabu (6/3/2024) di pelataran Islamic Centre, Kecamatan Ujung, hari keempat Kamis (7/3/2024) di Islamic Centre, dan hari kelima Jumat (8/3/2024) di Lapangan Lompoe, Kecamatan Bacukiki.

Andi Ardian menekankan, yang menjadi atensi adalah harga barang kebutuhan pokok yang bergejolak di antaranya beras. Berdasarkan hasil pantauan bersama jajaran terkait Pemkot Parepare di Pasar Rakyat Lakessi, Ahad (3/3/2024), Andi Ardian mengaku, sebenarnya yang bergejolak itu adalah beras jenis premium. Sementara beras medium tetap stabil terkendali.

“Beras medium atau SPHP ini stabil terkendali. Harganya Rp10.900 per kg atau Rp54.500 per 5 kg. Yang tidak terkendali itu beras premium. Tapi itu kan berlaku hukum pasar, supply and demand. Harga naik karena permintaan tinggi, namun kan yang mengkonsumsi beras premium adalah masyarakat golongan ekonomi menengah ke atas,” ungkap Andi Ardian.

BeritaTerkait

Ada MBG dan Pasar Senggol Kian Sepi, Penjual Putu Ini Mengaku Pendapatan Menurun

Ada MBG dan Pasar Senggol Kian Sepi, Penjual Putu Ini Mengaku Pendapatan Menurun

28 Oktober 2026
Hamka Dg Ruppa Pimpin KKBP Parepare 2026-2031, Wali Kota Dorong Sinergi Pembangunan

Hamka Dg Ruppa Pimpin KKBP Parepare 2026-2031, Wali Kota Dorong Sinergi Pembangunan

27 Oktober 2026
Wali Kota Parepare Apresiasi Ponpes Hilyatul Irsyad Cetak Generasi Santri

Wali Kota Parepare Apresiasi Ponpes Hilyatul Irsyad Cetak Generasi Santri

25 Oktober 2026
Sekda Parepare Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Pesantren Didorong Perkuat Peran

Sekda Parepare Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Pesantren Didorong Perkuat Peran

23 Oktober 2026

Dari laporan harga yang dikeluarkan Dinas Perdagangan Parepare per 4 Maret 2024, harga beras varietas kristal (premium) Rp16.500 per kg, beras varietas santana (premium) Rp14.700 per kg, beras varietas 74 (premium) Rp14.400 per kg, beras Bulog medium Rp10.900 per kg.

“Beras medium atau SPHP ini memiliki kualitas yang bagus dan tidak kalah dengan beras premium. Bulog pun menjamin ketersediaan beras medium ini cukup untuk 10 bulan ke depan,” kata Andi Ardian.

Karena itu, Andi Ardian mengemukakan, melalui Gerakan Pangan Murah, distribusi pangan terutama beras medium akan disebar merata ke seluruh Kecamatan dan Kelurahan di Parepare. Ditambah Rumah Pangan Kita (RPK), outlet penjualan pangan pokok untuk masyarakat binaan Bulog harus diperbanyak, jika perlu ada di setiap RW.

“Dengan distribusi sebaran merata dan mudah didapatkan masyarakat ini juga untuk mengantisipasi munculnya spekulan-spekulan. Hanya saja terlihat dari kegiatan hari pertama Gerakan Pangan Murah, pola distribusi perlu dibenahi sehingga tidak terjadi antrean atau penumpukan konsumen,” tegas Andi Ardian. (adv/art)

Terkait: #pemkotparepare

Berita Terkait

Cegah ISPA, Wali Kota Parepare Pimpin Pembagian Masker

Cegah ISPA, Wali Kota Parepare Pimpin Pembagian Masker

Editor: Tohir Muhammad
16 Oktober 2026

...

Wali Kota Parepare Apresiasi Inovasi Unhas Olah Limbah Pertanian Jadi Material Konstruksi

Wali Kota Parepare Apresiasi Inovasi Unhas Olah Limbah Pertanian Jadi Material Konstruksi

Editor: Tohir Muhammad
16 Oktober 2026

...

Pemkot Parepare Gandeng Japri Pay, Siapkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik

Pemkot Parepare Gandeng Japri Pay, Siapkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik

Editor: Tohir Muhammad
13 Oktober 2026

...

Berita Populer

  • Hamka Dg Ruppa Pimpin KKBP Parepare 2026-2031, Wali Kota Dorong Sinergi Pembangunan

    Hamka Dg Ruppa Pimpin KKBP Parepare 2026-2031, Wali Kota Dorong Sinergi Pembangunan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Benang Jadi Peluang Bisnis, Mahasiswa Kewirausahaan UMS Rappang Kembangkan Produk Rajut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Ujung Bangkala ke Panggung Nasional, Gema Swara Ujung Moncong SMAN 4 Jeneponto Raih Juara 2 PMC VII UNM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Culture Day SIT Andalusia Sukses Tampilkan Ragam Seni dan Budaya Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ustaz La Jami Ingatkan Bahaya Sifat Pemarah, Serakah hingga Sombong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi