• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 14 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ajatappareng

Dayadi Mahasiwa UMS Rappang Pertama yang Tidak Buat Skripsi

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
31 Agustus 2023
di Ajatappareng, Pendidikan

SIDRAP, PIJARNEWS.COM – Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan UMS Rappang, Dayadi yang juga Kepala Desa Bina Baru, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidrap, yang memilih jalur penyelesaian studi tanpa membuat skripsi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Sidenreng (UMS) Rappang, Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad Lado, S.Sos., M.Si, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (31/8/2023).

Menurut Jamaluddin, penyelesaian studi tanpa skripsi tersebut sifatnya opsional dan diserahkan sepenuhnya kepada mahasiswa.

“ Pak Kades Bina Baru Dayadi menjadi mahasiswa pertama yang memilih penyelesaian studi tanpa membuat skripsi. Dalam proposalnya ia menyanggupi akan merancang sebuah program yang berdampak langsung kepada masyarakat, judulnya “model koordinasi pembangunan desa berbasis “Ladda Ladda”. Kata Jamaluddin.

Berita Terkait

Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026, Kapolres Sidrap: Persiapan Matang Sangat Dibutuhkan

Panen Bersama Petani di Lasiwala, Bupati Sidrap Mengaku Terharu Karena Ini

Idhul Fitri, Pemkab Sidrap Siapkan Takbiran Keliling hingga Bazar Produk Lokal

Pemkab Sidrap Dukung Pemerintah Pusat Kendalikan Inflasi Jelang Idulfitri

Meski demikian, Jamaluddin menegaskan bahwa penyelesaian studi tanpa skripsi tersebut bukanlah mengikuti wisuda secara langsung tanpa tugas akhir, seperti yang dibayangkan oleh sebagian masyarakat kita.

“Jadi tetap ada dua pilihan, apakah mahasiswa tahap akhir ini memilih jalur skripsi, atau memilih penyelesaian tugas akhir melalui prototipe, atau proyek yang dampaknya bersentuhan langsung dengan masyarakat,” jelas Jamaluddin.

Menurutnya Mahasiswa yang memilih penyelesaian studi tanpa skripsi, tetap akan dibuatkan surat keputusan (SK) Dosen Pembimbing. Para mahasiswa juga nantinya tetap akan mempresentasikan proposal prototipe atau proyek yang akan mereka kerjakan.

“Adanya peraturan ini bukan berarti membuat mahasiswa tidak lagi mengerjakan apapun sebagai syarat lulus. Sebagai gantinya, jika perguruan tinggi bisa menerapkan project-based learning.” Tambahnya.

Ia menambahkan bahwa dosen pembimbing nantinya tetap melakukan penilaian, dari proyek yang dikerjakan mahasiswa. Yang membedakan mahasiswa yang memilih jalur skripsi diuji di dalam ruangan, sementara yang tanpa skripsi akan diuji di lapangan, atau ditempat dimana mahasiswa melaksanakan sebuah proyek.

Informasinya dosen pembimbing akan menilai proyek yang dikerjakan mahasiswa, dengan tetap mempertimbangkan konsistensi dari rumusan masalah, kemudian hipotesis yang dilahirkan, metode yang digunakan, hingga temuan apa yang dihasilkan oleh mahasiswa, yang berorientasi dampak, manfaat dan harapan perubahan (outcam).

“Jadi sebenarnya UMS Rappang secara kelembagaan sudah lama mencanangkan program yang berorientasi kepada outcam atau yang memberikan dampak secara langsung, bukan lagi pada output yang hanya berorientasi pada hasil yang dicapai dalam jangka pendek,” jelas pria yang akrab disapa Prof Jal tersebut

Sebelumnya Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim menyatakan mahasiswa tidak perlu skripsi.

“Kalau kita ingin menunjukan kompetensi dalam bidang yang technical, apakah penulisan karya ilmiah yang di-publish secara scientific itu adalah cara yang tepat untuk mengukur kompetensi dia dalam technical skill itu?” tanya Nadiem dalam Diskusi Merdeka Belajar Episode ke-26 yang disiarkan kanal Youtube KEMENDIKBUD RI pada Selasa, 29 Agustus 2023 lalu.(*)

Terkait: SidrapTanpa SkripsiUMS Rappang

TerkaitBerita

Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026, Kapolres Sidrap: Persiapan Matang Sangat Dibutuhkan

Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026, Kapolres Sidrap: Persiapan Matang Sangat Dibutuhkan

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

...

Polisi Bubarkan Remaja Main Perang-perangan Peluru Gel di Jalanan Parepare

Polisi Bubarkan Remaja Main Perang-perangan Peluru Gel di Jalanan Parepare

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 Maret 2026

...

Anggota Polisi yang Hanyut di Pinrang Ditemukan Meninggal, Jasad Terseret 1,2 Kilometer

Anggota Polisi yang Hanyut di Pinrang Ditemukan Meninggal, Jasad Terseret 1,2 Kilometer

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Maret 2026

...

Rumah Panggung di Pinrang Ludes Terbakar saat Pemilik Melayat

Rumah Panggung di Pinrang Ludes Terbakar saat Pemilik Melayat

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Maret 2026

...

Ramadan 1447H

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pemkot Parepare Lepas 1.000 Paket Sembako Pasar Murah Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
3 Maret 2026

BeritaTerkini

Meriahkan Syiar Islam, Pemkot Parepare Gelar Lomba Takbiran Keliling

Editor: Muhammad Tohir
13 Maret 2026

Pelayanan Publik 2025,Parepare Raih Opini Kualitas Tinggi dari Ombudsman RI

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Imigrasi Parepare Raih penghargaan Sangat Baik Opini Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 2025.

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026, Kapolres Sidrap: Persiapan Matang Sangat Dibutuhkan

Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026, Kapolres Sidrap: Persiapan Matang Sangat Dibutuhkan

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Panen Bersama Petani di Lasiwala, Bupati Sidrap Mengaku Terharu Karena Ini

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan