• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 8 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Peristiwa

DEMA IAIN Parepare Minta Revisi SSBOPT, Ini Penjelasan Rektor

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
22 Mei 2024
di Peristiwa
DEMA IAIN Parepare Minta Revisi SSBOPT, Ini Penjelasan Rektor

PAREPARE, PIJARNEWS.COM – Aliansi Mahasiswa yang tergabung dalam DEMA IAIN Parepare melakukan aksi penolakan Standar Satuan Biaya Operasional Perguruan Tinggi (SSBOPT) yang berdampak pada naiknya Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga 2 kali lipat.

Selain UKT Melambung tinggi Presiden Mahasiswa, Muhammad Risal menyebutkan bahwa sistem wawancara juga tidak diberlakukan pihak kampus seperti yang dilakukan pada tiga tahun terakhir.

“Penetapan UKT saat ini hanya sekedar formalitas saja,” kata dia di Gerbang Moderasi IAIN Parepare, Selasa (21/5/2024).

Dia menganggap, SSBOPT yang disusun pihak kampus tidak sesuai dengan komponen yang berlaku. Dirinya juga meminta untuk merincikan pengelompokkan UKT.

Berita Terkait

PBI BPJS Tukang Es Dicabut, Dimana Keberpihakan Negara?

Pesan Warek III IAIN Parepare ke Pengurus DEMA Baru: Jangan Cuma Seremoni, Fokus Kualitas!

Satu-satunya Ahli Fikih Munakahat, Prof Rahmawati Ukir Sejarah Jadi Guru Besar IAIN Parepare

Kisah Inspiratif Prof Darma: 28 Tahun Mengabdi, Empat Malam “Mati Lampu” Demi Gelar Guru Besar

“SSBOPT yang telah disusun oleh kampus itu ada beberapa hal atau komponen yang dimasukkan yang semestinya tidak dimasukkan oleh kampus l,” ungkapnya.

“Kami menuntut agar merevisi SSBOPT tahun 2024, kemudian pengelompokan UKT lebih di rincikan lagi dalam artian UKT dua, tiga, empat hasil dari SSBOPT di kelompok 5 itu sendiri,” jelasnya.

Risal mengatakan besaran UKT saat ini sekira Rp. 3,1 juta, sistem pembagian UKT yang naik secara signifikan ini disesuaikan dengan SSBOPT disetiap Program Studi (Prodi).

“Besaran UKT saat ini 3.1 lebih. Tidak sama semua 3,1 itu, jadi sistem dari pembagian-pembagian UKT disesuaikan dengan SSBOPT di tiap prodi itu sendiri,” ujarnya.

Kemudian dia mengungkap, ada prodi yang menambahkan item-item sesuai yang tidak sesuai dengan pembayaran UKT.

“Ada beberapa prodi yang menambahkan item-item yang tidak sesuai komponen atau tidak dirasakan mahasiswa itu sendiri,” terangnya.

Mahasiswa berharap kepada presiden terpilih Prabowo Subianto, agar menindak lanjuti pihak-pihak yang melakukan komersialisasi pendidikan seperti yang dikeluhkan di kampus yang ada di Sulawesi dan Jawa.

“Seperti yang kita telah rasakan sekarang bahwa Kampus-kampus saat ini sangat mengeluhkan yang namanya UKT,” harapnya.

Sementara itu, Rektor IAIN Parepare Prof Hannani menyebutkan bahwa telah memperingati pengurus SEMA dan DEMA dari hasil diskusi tahun lalu terkait penggunaan sistem SSBOPT memerlukan biaya yang tinggi.

“Memang kita sudah ingatkan kalau memang bayar SSBOPT itu maka UKT itu naik, karena tergantung dari pembiayaan,” tuturnya.

Dia menegaskan, penerapan SSBOPT memiliki aturan langsung dan tidak langsung. Seperti biaya komparatif dari awal hingga selesai.

“Biaya langsung itu adalah biaya komparatif dari awal sampai selesai. Sehingga mahasiswa perlu membayar di semester 1 sampai 8, bahkan sampai semester 14 itu,” tegasnya.(*)

Reporter: Faizal Lupphy

Terkait: IAIN ParepareSSBOPTUKT

TerkaitBerita

Detik-detik Evakuasi Pekerja Bangunan di Pinrang yang Tersengat Listrik

Editor: Muhammad Tohir
28 Januari 2026

...

Larang Buka Paket COD Sebelum Bayar, Seorang Kurir di Pinrang Mengaku Dipukul dan Dicakar

Editor: Muhammad Tohir
17 Desember 2025

...

Angin Puting Beliung Terjang Pinrang, Puluhan Rumah Rusak

Editor: Tim Redaksi
14 Desember 2025

...

Tujuh Dusun di Sidrap Diterjang Longsor, 1.414 Warga Terjebak Tanpa Akses Jalan

Editor: Muhammad Tohir
27 September 2025

...

BeritaTerkini

Wali Kota Parepare dan Kapolres Jajal Lapangan Padel Royal Metro Sky

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Resmikan Masjid Anas Bin Malik dan SIT An Naas, Tasming Hamid Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Lelaki Berbadik di Pinrang Nyaris Bentrok, Aksi Heroik Danpos Watang Sawitto Tuai Pujian

Lelaki Berbadik di Pinrang Nyaris Bentrok, Aksi Heroik Danpos Watang Sawitto Tuai Pujian

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 Maret 2026

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan