• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 8 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Didampingi PASERE, SMK Budi Bangsa dan SMKS Jaya Syafri Pinrang Gelar Studi Tur di Soppeng

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
28 Mei 2023
di Ajatappareng
SMK Budi Bangsa dan SMKS Jaya Syafari Kabupaten Pinrang melakukan Studi Tur ke beberapa titik lokasi wisata di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (28/5/2023)

SMK Budi Bangsa dan SMKS Jaya Syafari Kabupaten Pinrang melakukan Studi Tur ke beberapa titik lokasi wisata di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (28/5/2023)

SOPPENG, PIJARNEWS.COM – SMK Budi Bangsa dan SMKS Jaya Syafri Kabupaten Pinrang melakukan Studi Tur ke beberapa titik lokasi wisata di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (28/5/2023).

Sekira 60 orang dari siswa-siswi dan guru dari kedua sekolah tersebut dipandu oleh seorang pemandu atau pemerhati budaya dari komunitas PASERE Riadi Bakhtiar atau akrab disapa dengan nama organisasi Fhalet.

Beberapa titik wisata budaya yang dikunjungi di antaranya, rumah adat Sao Mario dan Permandian Air Panas Lejja di Kecamatan Marioriawa, Masjid Agung, Taman Kalong dan Villa Yuliana di Kecamatan Lalabata.

Guru Seni Budaya SMK Budi Bangsa Nurjannah mengatakan studi tur ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan oleh SMK Budi Bangsa SMKS Jaya Syafri Pinrang. “Kegiatan ini kami susun tak lain untuk mengenalkan dan menambah wawasan budaya siswa khususnya wilayah kunjungan kita yaitu Soppeng,” kata Jannah.

Selain itu, lanjutnya siswa dapat mengenal dan mengetahui objek pembelajaran di luar lingkungan sekolah dan memberikan motivasi dalam belajar, melihat langsung lapangan dan tak kalah penting adalah dengan kegiatan ini dapat meningkatkan minta siswa dalam menghargai dan melestarikan budaya daerah.

Berita Terkait

Pj Wali Kota Parepare Imbau Study Tour Siswa Harus Izin Orang Tua

Kembali Gelar Study Tour, Siswa SMAN 5 Parepare Minat Pilih Kampus UI, UGM hingga Kedinasan

Study Tour SMAN 5 Parepare Diapresiasi Orang Tua Siswa

“Selain itu, tujuan lainnya kami berharap dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam melakukan pengamatan secara langsung terhadap kebudayaan yang beragam di daerah kunjungan,” jelasnya.

Jannah berharap dari kegiatan ini kreativitas dan pengetahuan siswanya terkait budaya lokal dapat meningkat. “Antusias belajar pun kami sangat harapkan bisa semakin meningkat setelah kunjungan lapangan ini. Selain itu pihak sekolah terus mensuport kegiatan semacam ini demi meningkatkan kualitas siswa,” ujar Jannah.

“Saya berterima kasih kepada kepala sekolah telah memberikan izin untuk pelaksanaan kegiatan ini, juga kepada guru-guru yang  telah membantu demi terlaksananya studi tur ini. Tak lupa kepada PASERE sebagai tour guide dalam kegiatan kami yang memberikan pengaruh dan membantu memberikan penjelasan yang mudah dan membuat siswa nyaman menangkap segala penyampaian,” ungkapnya.

Muhammad Syawal salah seorang siswa mengaku sangat merasakan tujuan pembelajaran dari kegiatan tersebut.

“Kami sebagai siswa sangat merasakan tujuannya, merasakan belajar langsung di lapangan, membuka wawasan kami tentang budaya daerah yang sebelumnya sama sekali tidak tahu bahwa di daerah lain ada seperti itu seperti adanya budaya peninggalan orang terdahulu yang terawat sampai sekarang. Ini memotivasi saya untuk tidak berdiam diri lagi karena Indonesia khususnya Sulawesi Selatan itu indah,” ucapnya.

“Saya berterima kasih banyak kepada guru-guru pendamping perjalanan yang selalu memperhatikan dan menjaga kami khususnya guru seni budaya Nurjannah dan Haslinah. Termasuk juga disiapkan pemandu wisata yang luar biasa mampu menjawab semua ketidaktahuan kami tentang budaya  daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Riadi Bakhtiar menjelaskan saat di lokasi Rumah Adat Sao Mario dia mengungkapkan di lahan yang luasnya sekitar 12 hektare tersebut dibangun 4 rumah ada dari 4 suku terbesar di Sulawesi Selatan.

“Rumah adat dari Bugis atau disebut Sao Mario, rumah adat Makassar atau disebut Balla Mario, rumah adat Toraja disebut Tongkonan dan rumah adat Mandar atau disebut  Boyang Mario,” jelas Fhalet.

Tampak antuasias tidak hanya siswa bahkan guru juga ikut menyimak penjelasan dari pemandu menjelaskan detail dari isi peninggalan sejarah yang berada di dalam rumah adat masing-masing. (*)

Reporter : Wahyuddin

Terkait: Study Tour

TerkaitBerita

Cegah TPPO, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Kelurahan Lemoe

Cegah TPPO, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Kelurahan Lemoe

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
8 April 2026

...

Sah! Sekda Kota Parepare Amarun Agung Hamka Resmi Nakhodai PPM Parepare

Sah! Sekda Kota Parepare Amarun Agung Hamka Resmi Nakhodai PPM Parepare

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
8 April 2026

...

ASN Parepare WFA, Pemkot Siapkan Kanal Aduan “Lapor Pak Wali”

Tekan Anggaran BBM-Listrik, ASN Pemkot Parepare WFH Tiap Jumat

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

Usut Mafia Tanah di Maccorowalie, Kapolres Pinrang Bentuk Satgas Khusus

Usut Mafia Tanah di Maccorowalie, Kapolres Pinrang Bentuk Satgas Khusus

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

BeritaTerkini

162 Siswa SMPN 9 Parepare Ikuti TKA, Sekolah Pastikan Mental dan Teknis Siap

Editor: Muhammad Tohir
8 April 2026

Perkuat Pencegahan TPPO, Imigrasi Parepare Gelar Sosialisasi Desa Binaan di Lemoe

Perkuat Pencegahan TPPO, Imigrasi Parepare Gelar Sosialisasi Desa Binaan di Lemoe

Editor: Muhammad Tohir
8 April 2026

Cegah TPPO, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Kelurahan Lemoe

Cegah TPPO, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Kelurahan Lemoe

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
8 April 2026

Sah! Sekda Kota Parepare Amarun Agung Hamka Resmi Nakhodai PPM Parepare

Sah! Sekda Kota Parepare Amarun Agung Hamka Resmi Nakhodai PPM Parepare

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
8 April 2026

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan