MAKASSAR, PIJARNEWS.COM-– Dosen Universitas Bosowa (Unibos), Muthia Mutmainnah Darmuh, S.Pd., M.Ed., dari Program Studi Bahasa Mandarin untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sastra, berhasil meraih penghargaan Best Presenter pada 8th APSMI International Conference 2026 dengan tema “Transformation of Humanities in China and Indonesia in the Society 5.0 Era: Language, Literature, Culture, History and Education yang diselenggarakan di Unhas Hotel and Convention Makassar, Rabu-Kamis (16-17/9/2026).
Konferensi internasional ini mempertemukan akademisi, peneliti, serta praktisi pendidikan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan luar negeri melalui sesi pleno dan presentasi paralel. Dalam konferensi tersebut, Muthia terpilih sebagai salah satu dari tiga Best Presenter di antara puluhan presenter yang memaparkan hasil penelitian pada forum tersebut. Dua penerima penghargaan lainnya berasal dari Nanchang Normal University, China, dan Universitas Hasanuddin.
Penghargaan tersebut diraih melalui presentasi penelitian berjudul “Navigating Intercultural Learning and Adaptation: Indonesian Students’ Experiences during Academic Exchange in China.” Penelitian ini merupakan hasil kolaborasi Muthia bersama dosen Program Studi Bahasa Mandarin untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional, Annisa Syauqina Kadar, S.Pd., M.Ed. dan Winda Ayu Utami, S.Pd., M.Ed., serta mahasiswa Andika Pratama Yudha.
Penelitian tersebut mengkaji pengalaman mahasiswa Indonesia dalam mengembangkan kemampuan pembelajaran, komunikasi, dan adaptasi antarbudaya selama mengikuti program pertukaran akademik di China. Kajian ini secara khusus menyoroti bagaimana pengetahuan bahasa dan budaya yang diperoleh melalui pembelajaran di kelas diterapkan dalam interaksi dan pengalaman nyata di lingkungan akademik maupun sosial yang berbeda.
Capaian ini mencerminkan kontribusi sivitas akademika Universitas Bosowa dalam menghasilkan dan mendiseminasikan penelitian yang relevan dengan perkembangan pendidikan global, khususnya pada bidang intercultural learning, international student mobility, pembelajaran bahasa, dan internasionalisasi pendidikan tinggi.
Prestasi tersebut juga memperkuat partisipasi Universitas Bosowa dalam jejaring akademik nasional dan internasional, sekaligus membuka peluang bagi pengembangan kolaborasi penelitian, pertukaran pengetahuan, dan kerja sama antarperguruan tinggi.
Capaian ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Bosowa untuk terus mendorong dosen dan mahasiswa berpartisipasi aktif dalam forum ilmiah nasional maupun internasional serta menghasilkan karya akademik yang relevan dan memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan. (adv)











