• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 12 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

ESAI; Selesai Studi S1

Tim Redaksi Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2021
di Esai
Ibrahim Fattah

Oleh : Ibrahim Fattah*

Berita Terkait

Aklamasi di Musda VI, Prof Mahsyar Idris Kembali Pimpin ICMI Parepare

Dr. Suherman Luruskan Soal Pengurus ICMI Tak Harus Sarjana

Menuju Musda VI, ICMI Parepare Perkuat Sinergi Orsat dan Banom

Delapan Akademisi Masuk Bursa Calon Rektor UMPAR 2025-2029

Ibrahim Fattah
Ibrahim Fattah. –foto dok pribadi–

Kembali ke yunior saya tadi, tentu saja semasa kulihanya kurikulum MBKM belum diiterapkan. Terlepas dari kurikulum MBKM ini, masalah besar yang dihadapi luaran perguruan tinggi khususnya luaran program studi ilmu sosial, sejak dulu adalah belum bisa menjadi tenaga kerja siap pakai. Setelah bekerja barulah berupaya menyesuaikan diri dalam hal kapasitas yang dibutuhkan di tempat kerja. Artinya tidak ada korelasi langsung antara ilmu pengetahuan yang diperolehnya di kampus dengan kebutuhan di tempat kerja. Kurikulum MBKM ini ingin menjawab masalah besar itu agar luaran perguruan tinggi kita memiliki kapasitas dan kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia kerja. Sampai disini, kurikulum MBKM kelihatan sangat sederhana menyelesaikan masalah dunia kerja tetapi ketika si mahasiswa S1 itu telah mengantongi ijazah tentu akan menghadapi tantangan yang tetap sama dimasa lalu yaitu terbatasnya lapangan kerja.

Aktivis mahasiswa itu berbeda karakternya dengan mahasiswa pada umumnya, biasanya lebih banyak memiliki cara untuk keluar dari status pengangguran intelektual. Sebuah status yang sungguh tidak mengenakkan sehingga faktor ini menjadi tantangan yang terus menyemangati untuk berubah status menjadi orang yang bisa disebut sarjana yang sudah bekerja, setidaknya sudah tak canggung menjawab jika ada yang bertanya, anda kerja dimana?, sudah mulai tumbuh percaya diri bisa memberi jawaban spontan menyebut nama pekerjaannya. Aktivis mahasiswa itu kalau sudah bekerja lebih responsif, cepat menyesuaikan diri dengan tempat kerjanya serta biasanya memiliki jejaring yang luas sehingga relatif lebih cepat menemukan alternatif solusi atas masalah di tempat kerjanya.

Masalah pengangguran intelektual, hemat saya, solusinya hanya dua yaitu pertama, si alumi S1 itu melamar pekerjaan, kedua membuka lapangan kerja. Mengakhiri tulisan ini saya ingin mendapat respon dari pembaca, jika suatu waktu anda didatangi oleh mahasiswa yang sudah menyelesaikan studi S1 dan bertanya tentang bagaimana agar tidak menjadi sarjana pengangguran, apa alternatif solusi yang anda tawarkan?

Laman 2 dari 2
sebelumnya12
Terkait: Fakultas Hukum UM ParepareIbrahim FattahKemendikbud DiktiKota ParepareMerdeka Belajar Kampus MerdekaS1Sarjana

TerkaitBerita

Sang Vespa, Si Saksi Perjuangan

Sang Vespa, Si Saksi Perjuangan

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 April 2026

...

ESAI: Komunikasi Digital sebagai Pembawa Harapan bagi Generasi Z

ESAI: Komunikasi Digital sebagai Pembawa Harapan bagi Generasi Z

Editor: Tim Redaksi
9 Juli 2024

...

ESAI: Balla Barakka Polrestabes Makassar (Dari Makassar Mengedukasi Generasi Muda Indonesia)

ESAI: Balla Barakka Polrestabes Makassar (Dari Makassar Mengedukasi Generasi Muda Indonesia)

Editor: Tim Redaksi
30 Juni 2024

...

Menggambar dan Mewarnai Hijaiyah untuk Mengasah Perkembangan Kognitif Anak Usia 4-5 Tahun

Menggambar dan Mewarnai Hijaiyah untuk Mengasah Perkembangan Kognitif Anak Usia 4-5 Tahun

Editor: Amrihani
1 September 2023

...

Berita Terkini

Perdana Digelar Terpusat di UMS Rappang, 496 Murid TK ABA se-Sidrap Ikuti Penamatan

Perdana Digelar Terpusat di UMS Rappang, 496 Murid TK ABA se-Sidrap Ikuti Penamatan

Editor: Muhammad Tohir
11 Juni 2026

Maksimalkan PAD dan Penataan, BKD Parepare Bakal Kosongkan Pojok UMKM

Maksimalkan PAD dan Penataan, BKD Parepare Bakal Kosongkan Pojok UMKM

Editor: Muhammad Tohir
11 Juni 2026

Wisuda Santri LPPTKA-BPKRMI, Tasming Hamid: Kemampuan Baca Al-Qur’an Harus Terus Diasah

Wisuda Santri LPPTKA-BPKRMI, Tasming Hamid: Kemampuan Baca Al-Qur’an Harus Terus Diasah

Editor: Muhammad Tohir
8 Juni 2026

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan