• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 10 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama COVID-19

FEATURE: Masa Pandemi Bangkitkan Inspirasi, Perempuan Ini Buka Warung 30 Varian Mi Instan

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
24 November 2021
di COVID-19, Feature, Kuliner, Wirausaha
FEATURE: Masa Pandemi Bangkitkan Inspirasi, Perempuan Ini Buka Warung 30 Varian Mi Instan

Suasana di Warmindo Hasanah Kitchen, Jl Politeknik (Pintu Nol Unhas) Tamalanrea, Makassar, Selasa (23/11/2021)

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM—Bagi sebagian orang, masa pandemi menawarkan peluang untuk merintis bisnis. Sebab, mereka percaya di balik kesempitan, ada kesempatan. Setidaknya, dibuktikan oleh Siti Choiryatul Tasrifah alias Ifah. Justru di masa pandemi, ide-idenya mencuat membuka usaha baru.

Ya, di Jl Politeknik (Pintu Nol Unhas) Tamalanrea, Makassar, ibu satu putri ini membuka warung makan. Namanya, Warmindo Hasanah Kitchen. Menunya tak main-main. Ada 30 varian mi instan dengan 40 varian topping. Itu pun berbagai merek dengan aneka rasa. Bagi pengunjung yang hendak menyicipi, silakan lebih dahulu memilih mi dalam kemasan. Di pajang di rak warung. Soal rasa, nanti menyesuaikan selera. Bisa pilih topping sendiri.

Tiap hari, warung ini diserbu pengunjung. Mereka datang  dari kalangan anak-anak hingga pegawai kantoran.  Terlebih mereka yang berdomisili di sekitar area kampus Merah tersebut.

“Bonus keviralan tempo hari membuat informasi warung kami diserbu bocah-bocah hingga pegawai kantoran ke sini,” ujar Ifah kepada Pijarnews.com, Selasa (23/11/2021).

Berita Terkait

Wali Kota Parepare Dukung Drag Race Diesel di Mattirotasi, Dorong UMKM dan Sport Tourism

Wali Kota Parepare Sebut UMKM Kini Jadi Tren, Anak Muda Tak Malu

Dinasnakertrans, dan UMKM Kota Parepare Sebut 64 Persen UMKM Parepare Dikelola Perempuan

Optimalisasi Pemasaran Digital UMKM Pare Takoyaki melalui Teknologi Augmented Reality

“Terlebih menu mi instan. Siapa sih yang tidak suka dengan sajian menu yang satu ini. Tak jarang konsumen kami datang dari luar daerah seperti Gowa, Maros, Bone, Soppeng,” tambah Ifah. Sepintas, parkiran warung tidak terlalu lapang. Tetapi tak jarang, pengguna roda empat pun menyambangi di warung yang buka mulai pukul 10.00 hingga 20.00 itu.

Di sela-sela melayani pembeli, Ifah melanjutkan cerita. Ide mendirikan warung tersebut muncul dari target market dan lokasi yang sudah dianalisis. Persisnya muncul sejak tahun 2020 lalu. Dan terealisasi  1 Juli 2021.

“Di sini daerah kampus, rata-rata mahasiswa jadi kita membuat konsep makan mi tidak harus dengan telur dan bakso. Tapi bisa disajikan dalam bentuk apapun dan harus menjadi beda di kawasan kuliner mahasiswa,” tambahnya.

Memang, Ifah berupaya agar mi ramuannya menjadi daya tarik di antara yang lain terutama dengan kompetitor yang sudah legend di kawasan itu. Kalau mengusung dengan tema yang sama, lanjutnya, jelas bakal susah menggaet hati para mahasiswa.

Meski tiap hari diserbu pengunjung, Warmindo Hasanah Kitchen tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Manajemen warung selalu menyiapkan sabun dan alat untuk mencuci tangan di area outdoor,  handsanitizer di meja kasir, menganjurkan pemakaian masker sebelum dan sesudah makan. Apalagi tingginya animo pengunjung membuat manajemen  tak mau abai soal risiko penyebaran virus Covid-19.

Di warung yang halaman parkirnya selalu dipadati motor ini tak hanya menawarkan menu mi.  Namun ada juga menu andalan lainnya seperti roti maryam, susu kurma, nasi goreng kampung, nasi goreng magelang, dan lain-lain. Khusus mi, menu kreasi yang tersedia antara lain mi ramen, seblak, pizza, kebab, dan lain-lain dengan standar harga kisaran Rp500-Rp30 ribu per menu.

Keunikan lainnya di warung ini bahkan terlihat adanya “Pojok Snack” khusus kepada driver ojek online. Diberikan gratis sesuai kebutuhan. Nah, berani mencoba? (Dian Muhtadiah Hamna, Penulis adalah Peserta dari Program FJPP)

Terkait: Covid-19UMKM

TerkaitBerita

UMS Rappang Kembangkan “Long Bean Choco”, Inovasi Cokelat dari Biji Kacang Panjang di Desa Damai

Editor: Tim Redaksi
15 November 2025

...

Wali Kota Makassar Harap Most Favorit Culinary Award 2025 TERKINI.ID Menjadi Sumber Inovasi Kuliner

Wali Kota Makassar Harap Most Favorit Culinary Award 2025 TERKINI.ID Menjadi Sumber Inovasi Kuliner

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
18 September 2025

...

Syarif

Pemuda Parepare Jadi Delegasi Workshop Internasional di Malaysia

Editor: Tim Redaksi
28 Juni 2025

...

Sempat Diragukan Tetangga, Pemuda di Parepare Sukses Raup Cuan dari Kedai Kopi Pusa

Editor: Muhammad Tohir
28 Februari 2025

...

Ramadan 1447H

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pemkot Parepare Lepas 1.000 Paket Sembako Pasar Murah Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
3 Maret 2026

BeritaTerkini

BPJS Kesehatan Buka Layanan Tatap Muka di Kantor Cabang Selama Libur Lebaran 2026

BPJS Kesehatan Buka Layanan Tatap Muka di Kantor Cabang Selama Libur Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Maret 2026

Anggota Polisi yang Hanyut di Pinrang Ditemukan Meninggal, Jasad Terseret 1,2 Kilometer

Anggota Polisi yang Hanyut di Pinrang Ditemukan Meninggal, Jasad Terseret 1,2 Kilometer

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Maret 2026

Rumah Panggung di Pinrang Ludes Terbakar saat Pemilik Melayat, Kerugian Capai Rp 400 Juta  PINRANG, PIJARNEWS.COM – Sebuah rumah panggung milik warga di Barakasanda, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, ludes dilalap si jago merah pada Senin (9/3/2026). Kebakaran hebat tersebut terjadi saat rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya pergi melayat.  Kapolsek Suppa, AKP Ahmad, mengonfirmasi bahwa rumah yang terbakar adalah milik seorang warga bernama Haji Muna. Begitu menerima laporan, pihak kepolisian bersama aparat pemerintah setempat langsung bergerak ke lokasi.  “Jadi awal dari laporan kami, kebakaran terjadi di Barakasanda rumahnya Haji Muna. Pak Desa dan Pak Camat pun langsung menuju ke TKP,” ujar Ahmad saat dikonfirmasi di lokasi.  Kronologi dan Penanganan Api Menurut keterangan polisi, api pertama kali terlihat muncul dari bagian belakang rumah. Sebanyak enam unit armada pemadam kebakaran (Damkar) dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api agar tidak merambat ke pemukiman padat di sekitarnya.  Ahmad menjelaskan, saat kejadian rumah tersebut sedang tidak berpenghuni. “Menurut informasi, rumah ini dalam keadaan kosong. Karena diketahui pemilik rumah sedang pergi melayat ke keluarga yang berada di Kota Pinrang,” tuturnya.  Meski api diduga berasal dari area dapur, pihak kepolisian belum bisa memastikan pemicu utama munculnya percikan api tersebut. “Penyebab sementara diketahui dari arah belakang sekitar dapur, namun penyebab utamanya kita belum tahu persis apa yang menimbulkan api itu muncul,” tambah Ahmad.  Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun seluruh bangunan rumah panggung beserta isinya hangus tak bersisa. Kerugian materiel diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah mengingat banyaknya barang berharga yang ikut terbakar.  Berdasarkan pendataan sementara, kerugian yang dialami korban meliputi Uang tunai senilai Rp 80 juta, Perhiasan emas, Satu unit sepeda motor dan Barang-barang berharga lainnya.  “Taksiran kerugian hampir semuanya mencapai Rp 400 juta,” pungkas Ahmad. Hingga saat ini, area kebakaran telah dipasang garis polisi guna penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti kebakaran.  Reporter: Faizal Lupphy

Rumah Panggung di Pinrang Ludes Terbakar saat Pemilik Melayat, Kerugian Capai Rp 400 Juta PINRANG, PIJARNEWS.COM – Sebuah rumah panggung milik warga di Barakasanda, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, ludes dilalap si jago merah pada Senin (9/3/2026). Kebakaran hebat tersebut terjadi saat rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya pergi melayat. Kapolsek Suppa, AKP Ahmad, mengonfirmasi bahwa rumah yang terbakar adalah milik seorang warga bernama Haji Muna. Begitu menerima laporan, pihak kepolisian bersama aparat pemerintah setempat langsung bergerak ke lokasi. “Jadi awal dari laporan kami, kebakaran terjadi di Barakasanda rumahnya Haji Muna. Pak Desa dan Pak Camat pun langsung menuju ke TKP,” ujar Ahmad saat dikonfirmasi di lokasi. Kronologi dan Penanganan Api Menurut keterangan polisi, api pertama kali terlihat muncul dari bagian belakang rumah. Sebanyak enam unit armada pemadam kebakaran (Damkar) dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api agar tidak merambat ke pemukiman padat di sekitarnya. Ahmad menjelaskan, saat kejadian rumah tersebut sedang tidak berpenghuni. “Menurut informasi, rumah ini dalam keadaan kosong. Karena diketahui pemilik rumah sedang pergi melayat ke keluarga yang berada di Kota Pinrang,” tuturnya. Meski api diduga berasal dari area dapur, pihak kepolisian belum bisa memastikan pemicu utama munculnya percikan api tersebut. “Penyebab sementara diketahui dari arah belakang sekitar dapur, namun penyebab utamanya kita belum tahu persis apa yang menimbulkan api itu muncul,” tambah Ahmad. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun seluruh bangunan rumah panggung beserta isinya hangus tak bersisa. Kerugian materiel diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah mengingat banyaknya barang berharga yang ikut terbakar. Berdasarkan pendataan sementara, kerugian yang dialami korban meliputi Uang tunai senilai Rp 80 juta, Perhiasan emas, Satu unit sepeda motor dan Barang-barang berharga lainnya. “Taksiran kerugian hampir semuanya mencapai Rp 400 juta,” pungkas Ahmad. Hingga saat ini, area kebakaran telah dipasang garis polisi guna penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti kebakaran. Reporter: Faizal Lupphy

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Maret 2026

Pemkab Sidrap Dukung Pemerintah Pusat Kendalikan Inflasi Jelang Idulfitri

Editor: Muhammad Tohir
9 Maret 2026

Komisi IX DPR RI Gandeng ICMI Muda Sulsel Sosialisasi  Program MBG di Makassar

Komisi IX DPR RI Gandeng ICMI Muda Sulsel Sosialisasi Program MBG di Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan